Bekerja dalam kondisi sakit bisa menjadi situasi yang rumit dan tergantung pada beberapa faktor. Berikut beberapa hal yang perlu dipertimbangkan:
Tingkat Kesehatan: Jika sakit Anda cukup ringan dan tidak mengganggu kemampuan Anda untuk bekerja secara efektif, mungkin Anda bisa terus bekerja. Namun, jika sakit Anda membuat Anda sulit berkonsentrasi atau berisiko menyebar ke orang lain, lebih baik istirahat.
Jenis Pekerjaan: Pekerjaan yang melibatkan interaksi langsung dengan orang lain atau tugas yang memerlukan konsentrasi tinggi mungkin tidak ideal untuk dilakukan saat Anda sakit. Pekerjaan yang bisa dilakukan dari rumah atau dengan sedikit interaksi mungkin lebih cocok jika Anda masih merasa bisa bekerja.
Kesehatan Orang Lain: Jika penyakit Anda menular, lebih baik untuk tidak pergi ke tempat kerja agar tidak menulari rekan kerja. Ini penting terutama jika Anda bekerja dalam lingkungan yang penuh dengan orang lain, seperti kantor atau fasilitas kesehatan.
Kebijakan Perusahaan: Beberapa perusahaan memiliki kebijakan tentang sakit dan cuti yang bisa memberi Anda panduan tentang apa yang seharusnya dilakukan. Jika ada kebijakan mengenai cuti sakit atau work-from-home, ikuti prosedur tersebut.
Perawatan Diri: Istirahat yang cukup adalah penting untuk pemulihan. Jika bekerja saat sakit bisa memperburuk kondisi Anda atau memperlambat pemulihan, lebih baik untuk mengambil cuti dan fokus pada kesehatan Anda.
Akhirnya, mendiskusikan kondisi Anda dengan atasan atau HR bisa membantu menentukan langkah terbaik. Mereka bisa memberi Anda panduan tentang opsi yang tersedia dan bagaimana menangani pekerjaan Anda saat Anda sakit.

