• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 1 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Antisipasi Megathrust dan Patahan Lembang, Pemkot Bandung Tambah Dua Kampung Siaga Bencana

Editor
Senin, 12 Mei 2025 - 04:26
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung, Soni Bakhtiyar.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung, Soni Bakhtiyar.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana dengan menambah dua Kampung Siaga Bencana (KSB) baru pada tahun ini. Langkah ini merupakan bagian dari upaya antisipasi terhadap potensi gempa bumi akibat megathrust dan Patahan Lembang.

Dua wilayah yang menjadi prioritas penambahan KSB tahun ini adalah Kecamatan Sukasari dan Kecamatan Cidadap. Dengan demikian, jumlah Kampung Siaga Bencana di Kota Bandung bertambah dari dua menjadi empat, setelah sebelumnya hanya terdapat di wilayah Ujungberung dan Mandala Jati.

RelatedPosts

Puncak Haji Selesai, Menhaj Apresiasi Ketertiban Jemaah

Pencuri Sepeda Motor di Purwakarta Jatuh ke Got Tewas Dihajar Massa

Harga Emas Minggu 31/5/2026 Antam Rp 2.799.000 Per Gram

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung, Soni Bakhtiyar, menyatakan bahwa perluasan wilayah KSB dilakukan berdasarkan hasil analisis risiko bencana.

“Kita melihat potensi ancaman, termasuk Patahan Lembang dan potensi gempa megathrust berdasarkan hasil kajian dari ITB. Maka kita pilih kecamatan yang memiliki risiko tinggi,” ujar Soni melalui keterangan resmi.

Menurutnya, dari total 30 kecamatan di Kota Bandung, terdapat 15 kecamatan yang masuk prioritas untuk pengembangan KSB berdasarkan zonasi risiko bencana. Penentuan dilakukan berdasarkan klasifikasi wilayah ke dalam zona merah, kuning, atau hijau.

Untuk membentuk sebuah Kampung Siaga Bencana, berbagai aspek perlu dipersiapkan. Mulai dari pelatihan warga, penyediaan alat mitigasi, hingga penentuan lokasi evakuasi, logistik, dan layanan medis darurat. Tempat evakuasi pun ditentukan melalui analisis para ahli dari Institut Teknologi Bandung (ITB), agar benar-benar aman dari potensi dampak bencana.

Soni menekankan bahwa keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam membangun kesiapsiagaan tersebut.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan bantuan pemerintah. Warga harus siap, tahu apa yang harus dilakukan saat terjadi bencana,” tegasnya.

Sebagai bagian dari upaya ini, kelompok masyarakat juga dibentuk dan dibina agar memiliki peran seperti Taruna Siaga Bencana (Tagana). Mereka diharapkan dapat menjadi garda terdepan saat bencana terjadi, sekaligus menjadi agen edukasi mitigasi di lingkungan masing-masing.

Tags: megathrust patahan lembangMegathrust Selat Sunda

Related Posts

Menteri Haji dan Umrah, Moch. Irfan Yusuf.(Foto: Dok. Kemenhaj)

Puncak Haji Selesai, Menhaj Apresiasi Ketertiban Jemaah

Editor
31 Mei 2026

SATUJABAR, MAKKAH - Puncak haji di Mina resmi berakhir pada 13 Zulhijjah 1447 H. Seluruh jemaah haji Indonesia yang mengambil...

Ilustrasi aksi pencurian sepeda motor.(Foto:Istimewa).

Pencuri Sepeda Motor di Purwakarta Jatuh ke Got Tewas Dihajar Massa

Editor
31 Mei 2026

SATUJABAR, PURWAKARTA--Seorang pencuri sepeda motor di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, tewas dihajar massa. Pelaku menjadi 'bulan-bulanan' massa setelah jatuh ke...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Minggu 31/5/2026 Antam Rp 2.799.000 Per Gram

Editor
31 Mei 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Minggu 31/5/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.799.000 per gram...

Pelaku pemalakan pengendara mobil saat konvoi Persib Juara di kawasan Dago, Kota Bandung.(Foto:Istimewa).

Pelaku Pemalak Mobil Pelat ‘B’ Viral Saat Konvoi Persib Juara di Dago Ditangkap

Editor
31 Mei 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Pelaku pemalakan terhadap pengendara mobil berpelat nomor 'B' saat konvoi Persib Juara di kawasan Dago Atas, Kota Bandung, Jawa...

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Ichsan Marsha, menegaskan bahwa permasalahan tersebut bukan disebabkan oleh tidak tersedianya makanan, melainkan akibat kesalahan dalam prosedur distribusi di lapangan.(Foto: HUmas Kemenhaj)

Ada Jamaah Tak Kebagian Makanan di Mina, Ini Respon Kemenhaj

Editor
31 Mei 2026

SATUJABAR, MAKKAH - Menanggapi pemberitaan mengenai sejumlah jemaah haji asal Bangkalan yang tergabung dalam kelompok terbang SUB-72 dan disebut tidak...

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak (tengah) bersama jajaran.(Foto: Humas Kemenhaj)

Wamenhaj: Seluruh Jemaah Haji Indonesia Sudah Tinggalkan Mina

Editor
31 Mei 2026

SATUJABAR, MINA - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan bahwa fase puncak ibadah haji...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.