• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 26 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Penjara Banceuy, Jejak Perjuangan Bangsa

Editor
Jumat, 19 Januari 2024 - 02:01
Penjara Banceuy

Penjara Banceuy (kemenkumham)

Penjara Banceuy menjadi bagian dari saksi bisu sejarah perjuangan rakyat Indonesia.

Di penjara ini, presiden pertama Republik Indonesia Soekarno pernah mendekam selama delapan bulan atas tuduhan pemberontakan.

RelatedPosts

Nuansa Budaya Kasumedangan di Hari Jadi Sumedang Ke-448

Akar Budaya Perlu Dilestarikan, Revitalisasi Keraton Menjadi Keharusan

Lomba Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda, Tidak Sekadar Nyanyi-Nyanyi

Soekarno dijerat pasal-pasal karet haatzai artikelen.

Saat itu, pada akhir Desember 1929, Soekarno yang menjabat Ketua PNI dijebloskan ke Penjara Banceuy bersama rekan satu pergerakannya, yaitu R. Gatot Mangkoepradja (Sekretaris II PNI Pusat PNI), Maskoen Soemadiredja (Sekretaris II Cabang Bandung), dan Soepriadinata (Anggota PNI Cabang Bandung).

Di penjara itu, Soekarno menempati sel nomor 5 yang hanya berukuran 2,5 x 1,5 meter dan berisi kasur lipat juga toilet nonpermanen.

Pada ruangan pengap ini pula, Soekarno menyusun pidato pembelaan (pledoi) yang dibacakan pada sidang Pengadilan Hindia Belanda di Gedung Landraad (kini Gedung Indonesia Menggugat) di Jalan Perintis Kemerdekaan (dahulu Jalan Gereja).

Pledoi dengan judul Indonesie Klaagt Aan (Indonesia Menggugat) pun menjadi terkenal.

 

DIBANGUN 1877

Penjara Banceuy dibangun oleh pemerintah Belanda pada tahun 1877.

Awalnya penjara ini diperuntukkan bagi tahanan politik tingkat rendah dan kriminal.

Di penjara ini ada 2 macam sel yaitu sel untuk tahanan politik di lantai atas dan sel untuk tahanan rakyat jelata di lantai bawah. Sel penjaranya sendiri berukuran 1,5 x 2,5 meter.

Inilah yang menjadi titik tolak kenapa bangunan ini bersejarah.

Pada tahun 1983 penjara Banceuy dipindahkan ke Jalan Soekarno-Hatta. Yang kemudian penjara Banceuy ini sendiri dibongkar untuk dijadikan kompleks pertokoan dan disisakan hanyalah sel penjara Bung Karno dan menara pos penjaga.

Pada tahun 1985 melalui prakarsa Ka. Lapas Banceuy Bandung (R.A . Basarah) semua penghuni Lapas Banceuy Bandung (Jalan Banceuy No. 8 Bandung) dipindahkan ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) di Jalan Jakarta No. 29 Bandung.

Pada tahun 1990, setelah kebutuhan minimal standar Lapas sebagai tempat hunian Narapidanabangunan kantor, blok hunian, listrik, dan air, serta fasilitas lainnya tersedia.

Kepala Kantor Wilayah Dep. Kehakiman Jawa Barat (KOHAR SAYUTI, S.H.) bersama Ka Lapas Banceuy (Marsono, Bc.IP., S.H.) Lapas Banceuy silam resmi dihuni oleh narapidana pindahan dari Rutan Kebon Waru jalan Jakarta No. 29 Bandung.

Sumber: wikipedia

Tags: banceuylapaspenjararutan

Related Posts

Penampilan yang kental dengan nuansa Budaya Kasumedangan hadir di Halaman Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Sumedang, Jumat (24/04/2026). (Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Nuansa Budaya Kasumedangan di Hari Jadi Sumedang Ke-448

Editor
25 April 2026

SATUJABAR, SUMEDANG – Penampilan yang kental dengan nuansa Budaya Kasumedangan  hadir di Halaman Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Sumedang, Jumat...

Menteri Ekraf Teuku Riefky Harga di sela-sela Seminar Nasional dan Pameran Lukisan ‘Grand Design Revitalisasi Keraton Nusantara’ di Gedung Antara, Jakarta, pada Jumat (24/4/2026).(Foto: Dok. Ekraf)

Akar Budaya Perlu Dilestarikan, Revitalisasi Keraton Menjadi Keharusan

Editor
25 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Akar budaya dan kreativitas suatu negara perlu diarahkan menjadi sumber nilai ekonomi baru. Untuk itu pemerintah mendukung...

‎(Foto: Moch Ahdiansyah/ Diskominfo Kab. Garut)

Lomba Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda, Tidak Sekadar Nyanyi-Nyanyi

Editor
24 April 2026

Bupati Garut melihat ajang paduan suara ini bukan sekadar kompetisi seni, melainkan wadah bagi perempuan untuk menyuarakan aspirasi dan membangun...

Mahkota Binokasih.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Kirab Mahkota Binokasih yang Terbuat Dari Emas 8 Kilo Kembali Digelar

Editor
22 April 2026

Mahkota Binokasih adalah Tahta Kerajaan Sunda abad ke-14 yang terbuat dari emas murni 8 kg dan batu giok. SATUJABAR, CISARUA...

Upacara Hari Jadi Kabupaten Sumedang Ke-488.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Hari Jadi Kabupaten Sumedang Ke-448 Diwarnai Refleksi dan Kebersamaan

Editor
21 April 2026

Bupati berharap momentum tersebut dapat memperkuat rasa cinta dan kebanggaan masyarakat terhadap Kabupaten Sumedang. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk...

Hajat Bumi Cikeleng di Kabupaten Kuningan.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Hajat Bumi Cikeleng: Merawat Warisan Leluhur, Meneguhkan Komitmen Jaga Alam

Editor
17 April 2026

Suasana khidmat menyelimuti kawasan Pemakaman Manangga (Astana Desa Cikeleng), Kecamatan Japara, saat masyarakat menggelar tradisi Hajat Bumi, Kamis (16/4/2026) Di...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.