• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 7 November 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Penjara Banceuy, Jejak Perjuangan Bangsa

Editor
Jumat, 19 Januari 2024 - 02:01
Penjara Banceuy

Penjara Banceuy (kemenkumham)

Penjara Banceuy menjadi bagian dari saksi bisu sejarah perjuangan rakyat Indonesia.

Di penjara ini, presiden pertama Republik Indonesia Soekarno pernah mendekam selama delapan bulan atas tuduhan pemberontakan.

RelatedPosts

Geoteater Rancakalong Sumedang Jadi Ruang Belajar 500 Mahasiswa Unpad

7 Banteng Jawa Penghuni Pangandaran yang Selamat dari Kepunahan

Warisan Budaya Jabar: Menengok Tradisi ‘Kawin Cai’ di Kuningan

Soekarno dijerat pasal-pasal karet haatzai artikelen.

Saat itu, pada akhir Desember 1929, Soekarno yang menjabat Ketua PNI dijebloskan ke Penjara Banceuy bersama rekan satu pergerakannya, yaitu R. Gatot Mangkoepradja (Sekretaris II PNI Pusat PNI), Maskoen Soemadiredja (Sekretaris II Cabang Bandung), dan Soepriadinata (Anggota PNI Cabang Bandung).

Di penjara itu, Soekarno menempati sel nomor 5 yang hanya berukuran 2,5 x 1,5 meter dan berisi kasur lipat juga toilet nonpermanen.

Pada ruangan pengap ini pula, Soekarno menyusun pidato pembelaan (pledoi) yang dibacakan pada sidang Pengadilan Hindia Belanda di Gedung Landraad (kini Gedung Indonesia Menggugat) di Jalan Perintis Kemerdekaan (dahulu Jalan Gereja).

Pledoi dengan judul Indonesie Klaagt Aan (Indonesia Menggugat) pun menjadi terkenal.

 

DIBANGUN 1877

Penjara Banceuy dibangun oleh pemerintah Belanda pada tahun 1877.

Awalnya penjara ini diperuntukkan bagi tahanan politik tingkat rendah dan kriminal.

Di penjara ini ada 2 macam sel yaitu sel untuk tahanan politik di lantai atas dan sel untuk tahanan rakyat jelata di lantai bawah. Sel penjaranya sendiri berukuran 1,5 x 2,5 meter.

Inilah yang menjadi titik tolak kenapa bangunan ini bersejarah.

Pada tahun 1983 penjara Banceuy dipindahkan ke Jalan Soekarno-Hatta. Yang kemudian penjara Banceuy ini sendiri dibongkar untuk dijadikan kompleks pertokoan dan disisakan hanyalah sel penjara Bung Karno dan menara pos penjaga.

Pada tahun 1985 melalui prakarsa Ka. Lapas Banceuy Bandung (R.A . Basarah) semua penghuni Lapas Banceuy Bandung (Jalan Banceuy No. 8 Bandung) dipindahkan ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) di Jalan Jakarta No. 29 Bandung.

Pada tahun 1990, setelah kebutuhan minimal standar Lapas sebagai tempat hunian Narapidanabangunan kantor, blok hunian, listrik, dan air, serta fasilitas lainnya tersedia.

Kepala Kantor Wilayah Dep. Kehakiman Jawa Barat (KOHAR SAYUTI, S.H.) bersama Ka Lapas Banceuy (Marsono, Bc.IP., S.H.) Lapas Banceuy silam resmi dihuni oleh narapidana pindahan dari Rutan Kebon Waru jalan Jakarta No. 29 Bandung.

Sumber: wikipedia

Tags: banceuylapaspenjararutan

Related Posts

Mahasiswa Unpad di Geoteater Rancakalong.(Foto: Diskominfo Kab. Sumedang)

Geoteater Rancakalong Sumedang Jadi Ruang Belajar 500 Mahasiswa Unpad

Editor
3 November 2026

SUMEDANG - Kawasan Geoteater Rancakalong tidak hanya menjadi destinasi wisata dan ruang ekspresi budaya, tetapi juga mulai dimanfaatkan sebagai ruang...

Seekor anak Banteng Jawa (Bos javanicus) berjenis kelamin jantan lahir di Pusat Reintroduksi Banteng Jawa Pangandaran (Purbajapa), Cagar Alam Pananjung Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.(Foto: Kemenhut/BKSDA Jabar)

7 Banteng Jawa Penghuni Pangandaran yang Selamat dari Kepunahan

Editor
31 Oktober 2026

JAKARTA - Malam itu, Selasa (27/10/2026) pukul 22.23 WIB, sebuah keindahan monumental terjadi di sebuah padang rumput berpagar di Cagar...

Ketua TP PKK Bunda Ela di acara ‘Kawin Cai’.(Foto: Diskominfo Kab. Kuningan)

Warisan Budaya Jabar: Menengok Tradisi ‘Kawin Cai’ di Kuningan

Editor
31 Oktober 2026

KUNINGAN - Tradisi Kawin Cai di Desa Babakan Mulya Kecamatan Jalaksana Kabupaten Kuningan, yang digelar pada hari kamis 29/10/2026 menjadi...

Seekor anak Banteng Jawa (Bos javanicus) berjenis kelamin jantan lahir di Pusat Reintroduksi Banteng Jawa Pangandaran (Purbajapa), Cagar Alam Pananjung Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.(Foto: Kemenhut/BKSDA Jabar)

Kabar Gembira dari Dunia Satwa, Anak Banteng Jawa Ketiga Lahir di Pangandaran

Editor
29 Oktober 2026

PANGANDARAN - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melalui Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat mengumumkan kelahiran seekor anak Banteng...

Pekan Seni Media Rupakala 2026 di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, mulai tanggal 26 Oktober hingga 1 November 2026.(Foto: Diskominfo Kab. Bogor)

Pekan Seni Media Rupakala Dorong Apresiasi & Kontemplasi

Editor
28 Oktober 2026

CIBINONG – Pekan Seni Media Rupakala 2026 menjadi ruang dialog antara seniman dan masyarakat melalui berbagai karya seni berbasis teknologi,...

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, mengunjungi Padepokan Seni Giri Harja, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Padepokan Seni Giri Harja merupakan pusat pertunjukan seni wayang golek yang didirikan oleh alm. Abah Asep Sunandar Sunarya.(Foto: Dok. Kemenbud)

Di Padepokan Giri Harja, Menbud Bilang Perlunya Pelestarian Ekosistem Wayang Golek dan Pengrajin Tradisional

Editor
26 Oktober 2026

BANDUNG - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menegaskan pentingnya menjaga regenerasi dalang dan pembuat wayang sebagai upaya menjaga wayang golek...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.