SATUJABAR, KARAWANG–Insiden kebocoran gas kaustik di sebuah pabrik, terjadi di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Kebocoran tersebut mengakibatkan puluhan warga dilaporkan mengalami keracunan hingga harus dievakuasi ke rumah sakit.
Insiden kebocoran gas kaustik di sebuah pabrik, terjadi di Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang. Kejadiannya pada Kamis (29/10/2026) pagi, yang mengakibatkan sedikitnya 43 warga dilaporkan mengalami keracunan dan harus dievakuasi ke rumah sakit.
Cemaran dari kebocoran gas kaustik tersebut, diduga terhirup warga saat tengah bersiap memulai aktivitas. Cemarannya berupa asap yang muncul dari cerobong pabrik menyerupai kabut.
Kondisi fisik warga yang berada di luar rumah mendadak melemah, setelah menghirup kebocoran gas kaustik. Warga terdampak tinggal di sekitar lokasi pabrik.
Warga yang mengalami keracunan dievakuasi menggunakan ambulans desa menuju Rumah Salit Rosela. Mereka langsung mendapat penanganan medis di Unit Gawat Darurat (UGD).
Pihak kepolisian membenarkan, insiden kebocoran gas kaustik dari pabrik yang berdampak terhadap warga sekitar. Penyidik dari Polres Karawang bersama Tim Inafis telah terjun dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi pabrik.
“Iya benar, kami sudah terima laporannya. Penyidik Polres Karawang berasama Tim Inafis telah melakukan olah TKP di lokasi pabrik yang mengalami kebocoran gas,” ujar Kelapa Seksi (Kasi) Humas Polres Karawang, Ipda Asim, saat dihubungi wartawan.
Penyidik Polres Karawang juga telah mendatangi rumah sakit. Pendataan terhadap warga terdampak kebocoran gas kaustik, yang harus mendapatkan penanganan medis masih dilakukan.







