• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 29 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

BMKG: Cuaca Ekstrem di Bandung Barat Penyebab 520 Rumah dan 9 Fasum Rusak Diterjang Puting Beliung

Editor
Kamis, 29 Oktober 2026 - 02:51
Prakiraan cuaca.(Image: BMKG)

Prakiraan cuaca.(Image: BMKG)

SATUJABAR, BANDUNG–Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), mengungkapkan, cuaca ekstrem sebagai penyebab 520 rumah dan sembilan fasilitas umum (fasum) di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, rusak diterjang puting beliung. Cuaca ekstrem terjadi akibat kondisi atmosfer pada masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan.

Menurut Ketua Tim Meteorologi dan Klimatologi Stasiun Geofisika Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bandung, Muhamad Iid Mujtahiddin, cuaca ekstrem sebagai penyebab 520 rumah dan sembilan fasilitas umum (fasum) di wilayah Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat, rusak diterjang puting beliung, masih perlu diwaspadai. Potensinya bisa kembali terjadi selama masa transisi peralihan musim kemarau ke musim hujan.

RelatedPosts

Gas Kaustik Pabrik di Karawang Bocor, Puluhah Warga Keracunan Dibawa ke Rumah Sakit

Buka Akses Ekonomi Petani, Tim Ekspedisi Patriot Kementrans–ITB Usung Misi Perbaikan Jalan dan Jembatan di SP 3 Lereh Jayapura

Pembunuh Bobotoh Persib di Bogor Sudah Siapkan Celurit Bukan Supporter

Masyarakat diminta tidak menganggap kondisi cuaca relatif cerah, tanda risiko hujan lebat dan angin kencang telah berakhir.

“Hujan lebat, ekstrem, atau ada angin kencang, angin puting beliung, juga hujan es, bisa terjadi selama masa transisi peralihan musim kemarau ke musim hujan. Bisa dibilang masuk peralihan musim, dan tidak ada batasan,” ujar Iid dalam keterangannya di Bandung, Kamis (29/10/2026).

Iid mengatakan, musim hujan diprediksi dasarian dua bulan November. Dasarian merupakan periode waktu selama sepuluh hari, prediksi awal musim hujan pada dasarian kedua November, mengacu pada periode 11 hingga 20 November 2026.

Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin puting beliung melanda wilayah Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Senin 26 Oktober 2026. Peristiwa tersebut, mengakibatkan 520 rumah dan sembilan fasilitas umum rusak, mulai kategori rusak ringan hingga berat.

Desa Padalarang menjadi wilayah paling parah terdampak angin puting beliung. Sebagian wilayah Jawa Barat, termasuk Kabupaten Bandung Barat secara umum, berpotensi terjadi hujan ringan.

Hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat, petir, dan angin kencang, berpotensi terjadi di lokasi tertentu. Fenomena tersebut dapat berlangsung secara lokal dengan durasi relatif singkat, sehingga masyarakat perlu tetap waspada selama masa transisi

“Selama beberapa hari ke depan kondisi kelembapannya ketinggian 700 mb, atau 3,5 km di atas permukaan laut, relatif cukup lembab. Ini mendukung adanya potensi pertumbuhan awan hujan,” jelas Iid.

BMKG mengidentifikasi sejumlah faktor pendukung pertumbuhan awan konvektif di Jawa Barat. Suhu muka laut yang relatif hangat meningkatkan suplai uap air ke atmosfer sebagai unsur pembentukan awan.

Aktivitas gelombang atmosfer Rossby Ekuator dan Madden-Julian Oscillation (MJO), yang mempengaruhi pembentukan awan dan distribusi curah hujan, serta kondisi labilitas atmosfer kategori sedang hingga kuat berkaitan dengan kecenderungan udara untuk bergerak naik. Ketika udara lembap terdorong naik dan kondisi atmosfer mendukung, awan konvektif dapat berkembang lebih intensif.

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, telah menerjunkan personel untuk pendataan kerusakan akibat diterjang angin kencang di Padalarang. Masyarakat diminta waspada dan tetap bersiap siaga dalam masa peralihan musim kemarau ke musim hujan.

Tags: bmkgcuaca ekstremjawa baratkabupaten bandung baratKecamatan PadalarangPenyebab 520 Rumah dan 9 Fasum Rusak Diterjang Puting Beliung

Related Posts

Ilustrasi tempat kejadian perkara (TKP).(Foto:Istimewa).

Gas Kaustik Pabrik di Karawang Bocor, Puluhah Warga Keracunan Dibawa ke Rumah Sakit

Editor
29 Oktober 2026

SATUJABAR, KARAWANG--Insiden kebocoran gas kaustik di sebuah pabrik, terjadi di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Kebocoran tersebut mengakibatkan puluhan warga dilaporkan...

Tim Ekspedisi Patriot Kementerian Transmigrasi (Kementrans) Tahun 2026 bersama Institut Teknologi Bandung (ITB) melaksanakan pembangunan infrastruktur vital di kawasan transmigrasi Lereh, Distrik Yapsi, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua pada 7–14 Oktober 2026.(Foto: Istimewa)

Buka Akses Ekonomi Petani, Tim Ekspedisi Patriot Kementrans–ITB Usung Misi Perbaikan Jalan dan Jembatan di SP 3 Lereh Jayapura

Editor
29 Oktober 2026

JAYAPURA - Tim Ekspedisi Patriot Kementerian Transmigrasi (Kementrans) Tahun 2026 yang bermitra dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) mengusung misi perbaikan...

MR (29), pelaku pembacokan Arief Rahman Kusuma (16), supppoter, atau bobotoh Persib hingga tewas.(Foto:Istimewa).

Pembunuh Bobotoh Persib di Bogor Sudah Siapkan Celurit Bukan Supporter

Editor
29 Oktober 2026

SATUJABAR, BOGOR--Pelaku pembacokan yang menewaskan Arief Rahman Kusuma, supporter, atau bobotoh Persib Bandung, di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, telah mempersipkan...

Hak Ekonomi Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta Jamin Kebebasan Pers

Hak Ekonomi Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta Jamin Kebebasan Pers

Editor
29 Oktober 2026

SURABAYA - Perlindungan hak cipta atas karya jurnalistik menjadi salah satu isu penting di tengah perkembangan kecerdasan buatan/Artificial Intelligent (AI)...

Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Kepala Badan Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya, menyampaikan sambutan kunci pada Indonesia Digital Media Conference (IDMC) 2026 di Surabaya, Rabu (28/10).

Media Digital Masuk Industri Kreatif, Menteri Ekraf Dorong Kolaborasi

Editor
29 Oktober 2026

SURABAYA - Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Kepala Badan Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya, mengatakan media digital tidak hanya berfungsi...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Antam Kamis 29/10/2026 Senilai Rp 2.559.000 Per Gram

Editor
29 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Antam Kamis 29/10/2026 jenis batangan, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.559.000 per gram...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.