• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 4 November 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Karya Seniman Difabel Terpampang di Bandara Husein

Editor
Jumat, 04 September 2026 - 06:51
Instalasi karya seni karya seniman difabel di Bandara Husein Sastranegara

Instalasi karya seni karya seniman difabel di Bandara Husein Sastranegara

BANDUNG – Keterbatasan tidak menghalangi Maulana Yusuf As-Shauqi, atau yang akrab disapa Uqi, untuk berkarya. Kreator difabel yang merupakan alumni Artherapy Center (ATC) Widyatama tersebut berhasil membawa karyanya hingga dipajang di Bandara Internasional Husein Sastranegara Kota Bandung.

Direktur Artherapy Center Widyatama, Firli Herdiana mengatakan, Uqi merupakan salah satu alumni yang membanggakan.

RelatedPosts

Karhutla 2026: Hotspot Masih Terpantau, Kemenhut Terus Intensif Operasi Pemadaman

BNPB: Bencana Hidrometeorologi Terjadi di Sejumlah Wilayah

OJK Luncurkan 3 Pedoman Produk Perbankan Syariah

Karyanya terpilih dalam rangkaian Asia Afrika Festival 2026 dan kemudian mendapat ruang untuk dipajang di Bandara Internasional Husein Sastranegara Kota Bandung.

“Uqi merupakan alumni dari Artherapy Center Widyatama. Dengan karyanya dia mampu memberikan dampak. Salah satu karyanya terpilih di Asia Afrika Festival tahun 2026 dan juga karyanya dipajang di Bandara Husein Sastranegara,” ujar Firli di Universitas Widyatama, Kamis, 3 September 2026 dikabarkan Humas Pemkot Bandung.

Firli mengatakan, sejumlah karya peserta didik dan alumni telah diterima industri, baik untuk kebutuhan merchandising maupun pembuatan jingle.

“Dari kesenangan sebetulnya, apa yang mereka suka kita kembangkan menjadi suatu bentuk yang bernilai jual. Alhamdulillah karya-karyanya sudah mulai diterima oleh industri,” katanya.

Sejumlah karya alumni ATC Widyatama lainnya juga pernah mendapat ruang apresiasi. Karya Abian dan Lutfi, misalnya, pernah dipamerkan di Galeri Nasional Jakarta setelah melalui proses kurasi bersama seniman disabilitas dari luar negeri.

Firli menilai, keberhasilan Uki merupakan bukti bahwa keterbatasan bukan akhir dari kreativitas.

Menurutnya, setiap anak memiliki potensi yang dapat berkembang apabila mendapatkan lingkungan, pendidikan dan dukungan yang tepat.

“Setiap anak punya kreativitas dan punya potensi. Tinggal bagaimana kita bisa memberikan wadah dan pendidikan yang tepat,” tutur Firli.

Ia berharap kolaborasi antara keluarga, masyarakat, institusi pendidikan, industri dan pemerintah terus diperkuat untuk menciptakan ekosistem yang inklusif dan ramah disabilitas di Kota Bandung.

Bagi keluarga, pencapaian tersebut merupakan perjalanan panjang yang berawal dari bakat Uqi sejak masih kecil. Sang ayah, Nana Sutisna menceritakan, ketertarikan Uqi terhadap gambar sudah terlihat sejak usia dini.

“Memang dari kecil sudah kelihatan. Kalau dikasih buku, dia senangnya bukan ABCD, malah bikin bulat-bulat, disambung-sambung sampai hampir membentuk binatang,” tutur Nana.

Bakat tersebut terus berkembang ketika Uqi menempuh pendidikan. Ia sempat bersekolah di SLB Cicendo dan kemudian melanjutkan pendidikan.

Ketertarikannya terhadap dunia visual semakin terlihat, termasuk ketika ia mengikuti kegiatan ekstrakurikuler dan kemudian mempelajari komputer saat bersekolah di SMK.

Melihat potensi tersebut, Nana sempat kebingungan mencari tempat pendidikan yang dapat mengembangkan kemampuan anaknya sekaligus sesuai dengan kebutuhan penyandang disabilitas.

“Saya sempat bingung, ini anak saya harus disalurkan ke mana. Jurusan apa, universitas mana yang bisa menerima anak disabilitas,” katanya.

Nana kemudian mendapat informasi mengenai Widyatama dan mendaftarkan Uqi. Sempat masuk kelas reguler, Uqi akhirnya berpindah ke ATC Widyatama setelah merasa lebih sesuai dengan lingkungan pembelajaran di sana.

Menurut Nana, perkembangan kemampuan Uqi semakin terlihat selama mengikuti pendidikan di ATC Widyatama.

Ia menyebut kemampuan menggambar anaknya terus meningkat hingga akhirnya mampu menghasilkan karya secara mandiri.

“Dari sini sudah kelihatan bakatnya. Makin bagus saja cara menggambar-gambarnya,” ujarnya.

Setelah lulus, Nana kembali meminta bantuan ATC Widyatama agar kemampuan Uqi tidak berhenti begitu saja. Uqi kemudian tetap mendapat ruang untuk mengembangkan kemampuannya, termasuk dalam bidang fotografi.

Selain mengembangkan kemampuan peserta didik, ATC Widyatama juga mengarahkan karya mereka agar memiliki nilai ekonomi.

Bagi Nana, kesempatan untuk berkembang dan bekerja sesuai kemampuan menjadi hal penting bagi penyandang disabilitas.

Ia berharap masyarakat tidak memandang rendah kemampuan mereka dan memberikan kesempatan yang lebih luas.

Ia menilai penyandang disabilitas seharusnya tidak hanya diarahkan pada pekerjaan yang dianggap sederhana, tetapi juga diberikan kesempatan sesuai dengan pendidikan, keterampilan dan potensi yang dimiliki.

“Harapannya, anak-anak disabilitas jangan disepelekan. Kalau bisa diangkat sesuai dengan kemampuannya,” kata Nana.

Ia juga berharap pemerintah dapat membuka lebih banyak akses bagi penyandang disabilitas untuk mendapatkan pekerjaan, termasuk kesempatan menjadi aparatur negara sesuai ketentuan yang berlaku.

“Bukan untuk anak saya saja, tetapi untuk semua anak disabilitas. Mudah-mudahan bisa diangkat sesuai dengan kemampuannya,” ujarnya.

Tags: bandara huseinKarya SeniWidyatama

Related Posts

Operasi pemadaman karhutla.(Foto: Humas Kemenhut)

Karhutla 2026: Hotspot Masih Terpantau, Kemenhut Terus Intensif Operasi Pemadaman

Editor
4 November 2026

JAKARTA - Jumlah hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi (high confidence) secara nasional meningkat pada pemantauan Senin, 2 November 2026 pukul...

Foto : Tanah longsor terjadi di kawasan Glamping Pelaga Eco Park, Banjar Bukit Buluk Tihing, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali, pada Minggu (1/11). (BPBD Kabupaten Badung)

BNPB: Bencana Hidrometeorologi Terjadi di Sejumlah Wilayah

Editor
4 November 2026

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Selasa (3/11), melaporkan jumlah kejadian bencana di Indonesia mencapai 2.285 kejadian. Angka...

Logo OJK,Stabilitas sektor jasa keuangan,Survei Penilaian Integritas 2024,penyelesaian masalah pinjol,POJK,perbankan

OJK Luncurkan 3 Pedoman Produk Perbankan Syariah

Editor
4 November 2026

MAKASSAR - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan tiga pedoman produk perbankan syariah untuk memperkuat karakteristik produk syariah dan mendukung pembiayaan...

Ilustrasi tempat kejadian perkara (TKP).(Foto:Istimewa).

Perampokan Rumah Mewah di Indramayu, Istri Pemilik Dianiaya dan Diculik

Editor
3 November 2026

SATUJABAR, INDRAMAYU--Sebuah rumah mewah di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, disatroni kawanan peramok. Selain menguras uang tunai, perhiasan emas, dan mobil, pelaku...

Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) kedatangan satu individu anak Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) dan terekam kamera jebak (camera trap) pada tanggal 10 Oktober 2026. Anak badak tersebut terpantau sedang berkubang bersama induknya yang teridentifikasi bernama Desy.(Foto: Dok. TNUK Via Kemenhut)

Kabar Gembira! Keluarga Badak Jawa Penghuni Ujung Kulon Punya Anggota Baru

Editor
3 November 2026

JAKARTA - Kabar gembira datang dari Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK). Satu individu anak Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) kembali...

Tambang batubara dan mineral

Pasok Hampir Separuh Pasar Global tapi Dijual Murah, Bahlil Kendalilan Batu Bara

Editor
3 November 2026

JAKARTA - Tahun lalu, Indonesia memasok hampir separuh batu bara yang diperdagangkan di dunia. Namun, harga batu bara justru jatuh...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.