• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 21 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

UMKM Dapat Ilmu Teknologi Kemasan dari BRIN di Bandung

Editor
Sabtu, 02 Mei 2026 - 01:08
(Foto: Humas BRIN)

(Foto: Humas BRIN)

Dalam kegiatan tersebut, BRIN mengenalkan berbagai teknologi pengemasan pangan inovatif. Teknologi ini berfungsi untuk perlindungan fisik produk, menjaga kualitas, memperpanjang masa simpan, serta meningkatkan nilai estetika dan citra produk.

SATUJABAR, BANDUNG – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memberikan Bimbingan Teknis (Bimtek) Teknologi Pengemasan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Bandung, pada Kamis (30/4). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas produk UMKM melalui pengemasan yang baik dan sesuai standar.

RelatedPosts

IKM Didorong Cerdas Lihat Perilaku Konsumen

Parfum Stick Balm “Timeless by Six” Berawal dari Tugas Kuliah

Bootcamp Wiramuda Hebat di Garut Terus Berinovasi

Bimtek tersebut merupakan program Diseminasi dan Peningkatan Kapasitas Pengguna Riset dan Inovasi (DPKPRI) dari Direktorat Kemitraan Riset dan Inovasi BRIN.

Dalam kegiatan tersebut, BRIN mengenalkan berbagai teknologi pengemasan pangan inovatif. Teknologi ini berfungsi untuk perlindungan fisik produk, menjaga kualitas, memperpanjang masa simpan, serta meningkatkan nilai estetika dan citra produk.

Peneliti Ahli Madya Pusat Riset Teknologi Manufaktur Peralatan BRIN, Ashri Indriati, menjelaskan bahwa pengemasan adalah cara melindungi produk agar tidak mudah rusak dan siap disimpan atau didistribusikan hingga ke tangan konsumen.

“Faktor yang mempengaruhi kerusakan produk secara keseluruhan dapat dikontrol dengan mendeteksi kerusakan mekanis, perubahan kadar air, absorbsi, interaksi dengan oksigen, serta perubahan cita rasa,” ucap Ashri dilansir laman BRIN.

Ia menambahkan, fokus utama teknologi pengemasan meliputi kemasan aktif dan pintar (smart packaging), Modified Atmosphere Packaging (MAP), coating, serta teknologi retort.

MAP merupakan metode pengemasan yang mengatur komposisi atmosfer seperti oksigen, karbon dioksida, dan uap air di dalam kemasan untuk memperlambat laju respirasi buah dan produk segar. Sementara teknologi coating adalah pengembangan lapisan pelindung yang berfungsi memperpanjang masa simpan produk pangan segar.

“Kini telah hadir teknologi steril komersial atau retort. Teknologi ini menggunakan retort pouch dan High Barrier Retort Grade (HBRG) container untuk produk olahan agar awet tanpa bahan pengawet,” jelas Ashri.

Sementara itu, CEO Rumah BUMN Bandung, A. Radinal Pramudha Sirat, menegaskan bahwa kemasan yang baik melindungi produk dari kerusakan, mempermudah distribusi, dan meningkatkan kepercayaan konsumen.

“Inovasi kemasan, seperti desain menarik dan informasi jelas, terbukti meningkatkan daya saing,” tegas Radinal.

Radinal mengungkapkan, kegiatan ini menjadi bentuk dukungan nyata bagi UMKM. Para periset BRIN memberikan pendampingan dan pelatihan penerapan teknologi pengemasan guna meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk UMKM tradisional agar layak dipasarkan secara global.

“Pengemasan yang baik memberikan banyak kemanfaatan,” pungkasnya.

 

Tags: BRINkemasanpengemasanUMKM Bandung

Related Posts

Produk IKM Indonesia.(Foto: Dok. Kemenperin)

IKM Didorong Cerdas Lihat Perilaku Konsumen

Editor
20 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Industri kreatif nasional memiliki peluang besar untuk terus tumbuh seiring meningkatnya jumlah konsumen dari kalangan generasi muda...

Parfum Stick Balm “Timeless by Six”.(Foto: Dok. Kemendag)

Parfum Stick Balm “Timeless by Six” Berawal dari Tugas Kuliah

Editor
18 Juni 2026

Jumat pagi (12/6/2026) di Auditorium Andi Hakim Nasution, IPB University, Bogor, Jawa Barat. Auditorium ramai dengan mahasiswa, pelaku usaha muda,...

Kegiatan Bootcamp Wiramuda Hebat Tahun 2026, yang bertempat di Gedung Bela Negara, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Rabu (17/6/2026). ‎(Foto: Nijma Tazkiyatun Nafsi/ Diskominfo Kab. Garut)

Bootcamp Wiramuda Hebat di Garut Terus Berinovasi

Editor
18 Juni 2026

Bootcamp Wiramuda Hebat diikuti pemuda pilihan yang menyisihkan ratusan pendaftar lainnya. Dari 265 pendaftar, hanya 40 peserta yang lolos seleksi....

Jeni Tahu Populer dari kedelai

Perajin Tahu Tempe Tertekan Harga Kedelai, Farhan: Lebih Efisien

Editor
13 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Perajin tahu dan tempe adalah salah satu klaster UMKM yang terdampak kenaikan harga kedelai. Gejolak harganya menjadi...

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.(Foto: Dok. Kemenperin)

Kemenperin Buka Jalan IKM Masuk Rantai Pasok Kendaraan Listrik

Editor
12 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian mengakselerasi pengembangan ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) nasional melalui peningkatan keterlibatan industri kecil...

Belanja sepatu produk UMKM Kota Bandung.pph FINAL umkm

PPh Final 0,5 Persen Resmi Berlaku, Omzet hingga 500 Juta Tetap Bebas Pajak

Editor
11 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan bahwa tarif Pajak Penghasilan (PPh) Final UMKM sebesar 0,5...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.