• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 16 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Karena WFH, Jum’at Ngangkot ASN Sumedang Geser Ke Hari Rabu

Editor
Jumat, 24 April 2026 - 07:08
(Image: Humas Pemkab Sumedang)

(Image: Humas Pemkab Sumedang)

Menurut Bupati Sumedang, program itu bagian dari upaya hadapi tantangan krisis global, khususnya isu lingkungan dan keberlanjutan sumber daya.

SATUJABAR, SUMEDANG – Pemberlakuan kebijakan work from home (WFH) setiap Jumat untuk ASN membuat Pemkab Sumedang menggeser program ASN naik Angkot setiap Jumat pindah ke Rabu atau Rabu Ngangkot. Melalui program ini ASN di lingkungan Pemda Kabupaten Sumedang diwajibkan berjalan kaki, bersepeda, atau menggunakan transportasi umum seperti angkutan kota (angkot) saat berangkat ke tempat kerja setiap hari Rabu.

RelatedPosts

Satu Warga Garut Korban KM Virgo Tenggelam Ditemukan Selamat, 8 Masih Hilang

Harga Patokan Ekspor Komoditas Emas Periode Kedua September 2026 Naik 1,63 Persen

Tatap Masa Depan, Indonesia dan India Sepakati Kerja Sama Telekomunikasi

Bupati Sumedang menjelaskan, program ini bertujuan untuk mendorong efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM), mengurangi polusi udara, sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya para pemilik dan pengemudi angkot. “Tujuannya untuk menghemat BBM, mengurangi polusi udara, serta meningkatkan pendapatan pemilik dan pengemudi angkot agar ekonomi masyarakat bisa bergerak,” ujarnya saat Rapat Paripurna Istimewa DPRD memperingati Hari Jadi ke-448 Sumedang di Gedung DPRD Sumedang, Rabu (22/4/2026) dilansir laman Pemkab Sumedang.

Bupati juga menekankan pentingnya pengelolaan lingkungan di setiap perangkat daerah. Ia meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) menyediakan tempat pemilahan sampah organik dan nonorganik sebagai langkah nyata pengurangan sampah. “Setiap SKPD harus memiliki tempat pemilahan sampah. Jika tidak tersedia, akan ada pengurangan penghasilan. Di Sumedang juga sudah ada program Rabu Bersih dan Jumat Bersih. Mari kita maksimalkan gerakan tersebut sekaligus mengurangi penggunaan air minum dalam kemasan,” tegasnya.

Menurut Bupati, berbagai program tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Daerah dalam menghadapi tantangan krisis global, khususnya yang berkaitan dengan lingkungan dan keberlanjutan sumber daya. “Itulah langkah-langkah kami untuk mengatasi krisis global yang sedang kita hadapi,” katanya.

Terkait peringatan Hari Jadi Sumedang ke-448, Bupati menyampaikan bahwa momentum tersebut merupakan hajat seluruh masyarakat Kabupaten Sumedang. Ia mengajak seluruh warga untuk merayakannya dengan penuh kebersamaan dan partisipasi. “Ini adalah hajat bersama. Mari rayakan dengan kebersamaan, serta terus mendoakan Sumedang agar selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa, semakin maju daerahnya, dan semakin sejahtera masyarakatnya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, usia 448 tahun menjadi perjalanan panjang yang sarat dengan perjuangan, pengabdian, serta doa dari para pendahulu dan masyarakat. Hal tersebut menjadi modal penting untuk terus mendorong kemajuan daerah. “Sumedang terus tumbuh, terus berbenah, dan terus melangkah maju. Mari kita tanamkan rasa cinta kepada Sumedang, bangga menjadi warga Sumedang, serta menghadirkan diri sebagai bagian dari solusi untuk membangun daerah yang kita cintai,” tuturnya.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa tujuan utama pemerintah adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, yang salah satu indikatornya tercermin dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Meski capaian IPM dinilai cukup baik, masih terdapat sejumlah tantangan yang harus dihadapi ke depan. “Beberapa tantangan kita di antaranya angka kemiskinan sekitar 8 persen yang harus ditekan, tingkat pengangguran terbuka sekitar 6 persen yang harus dikurangi, serta masih ada sekitar 10 persen infrastruktur yang perlu ditingkatkan,” jelasnya.

Ia menegaskan, berbagai program dan kebijakan ke depan akan difokuskan pada upaya pengentasan kemiskinan, penurunan angka pengangguran, peningkatan kemantapan jalan, serta peningkatan produksi pertanian. “Itulah beberapa pekerjaan rumah kami ke depan. Kami akan menghadirkan program dan kebijakan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumedang.”

Tags: ASN Sumedangbupati sumedangDony Ahmad Munir

Related Posts

Kapal Motor Virgo Transport 8, yang terbalik dan tenggelam di Laut Jawa, setelah hilang kontak.(Foto:Istimewa).

Satu Warga Garut Korban KM Virgo Tenggelam Ditemukan Selamat, 8 Masih Hilang

Editor
15 September 2026

SATUJABAR, GARUT--Satu dari sembilan warga Kabupaten Garut, Jawa Barat, korban hilang dalam tragedi tenggelamnya Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8...

Cadangan devisa emas,harga patokan ekspor emas

Harga Patokan Ekspor Komoditas Emas Periode Kedua September 2026 Naik 1,63 Persen

Editor
15 September 2026

JAKARTA - Harga Patokan Ekspor (HPE) dan Harga Referensi (HR) komoditas emas untuk periode kedua September 2026. HPE emas ditetapkan...

Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Hafid bersama Menteri Komunikasi India Jyotiraditya M Scindia telah menyepakati penandatanganan MoU. Kesepakatan tersebut menegaskan komitmen kedua negara untuk mengembangkan layanan telekomunikasi melalui kerja sama yang setara dan saling menguntungkan.(Foto: Humas Kemkomdigi)

Tatap Masa Depan, Indonesia dan India Sepakati Kerja Sama Telekomunikasi

Editor
15 September 2026

JAKARTA - Indonesia dan India memperkuat kerja sama di bidang teknologi dan layanan telekomunikasi. Kerja sama tersebut dituangkan dalam Memorandum...

Ilustrasi korban tindak kekerasan seksual.(Foto:Istimewa).

Dugaan Pelecehan Siswi PKL, Oknum Pejabat Dishub Sukabumi Terancam Dipecat

Editor
15 September 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, merespons dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oknum...

Penegakan hukum pada kasus pelanggaran yang akibatkan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.(Image: Humas Kemenhut)

Kemenhut Proses 31 Kasus Pelanggaran yang Akibatkan Karhutla

Editor
15 September 2026

JAKARTA - Kementerian Kehutanan Republik Indonesia berkomitmen menindak tegas setiap pihak yang melakukan pelanggaran dan mengakibatkan kebakaran hutan. Saat ini...

Pemadaman api di TPAS Galuga.(Foto: Humas Pemkot Bogor)

TPAS Galuga Sudah Tidak Membara, Kerja Keras Semua Pihak

Editor
15 September 2026

BOGOR - Petugas gabungan penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga berhasil memadamkan seluruh titik api. Dengan peralatan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.