• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 30 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Diduga Cabuli 6 Santri, Pimpinan Ponpes di Sukabumi Diburu Polisi

Editor
Senin, 30 Maret 2026 - 07:40
Ilustrasi korban pencabulan.(Foto:Istimewa).

Ilustrasi korban pencabulan.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, SUKABUMI–Seorang pimpinan pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, berinisial MSL, ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap enam orang santri. Tersangka diburu Polres Sukabumi, setelah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), karena diduga melarikan diri.

Menurut Kasatreskrim Polres Sukabumi, AKP Hartono, pimpinan pondok pesantren (ponpes) di wikayah Kabupaten Sukabumi, berinisial MSL, ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap enam orang santri sudah sejak lama. Tim Satreskrim sedang bergerak di lapangan untuk memburu tersangka yang diduga telah melarikan diri dari wilayah Kabupaten Sukabumi.

RelatedPosts

bank bjb Salurkan Rp700 Miliar untuk 35.000 Rumah di Jawa Barat

Wamen Haji Indonesia dan Arab Bertemu di Madina, Ini yang Dibahas

Wali Kota Bandung Janji Prioritaskan Jalan Rusak

“Sudah lama berstatus tersangka (dugaan pencabulan). Tim Satreskrim sedamg bergerak maraton melakukan pengejaran, yang ditetapkan sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang), karena diduga telah melarikan diri dari wilayah Kabupaten Sukabumi,” ujar Hartono kepada wartawan, Senin (30/03/2026).

Hartono menjelaskan, kasus dugaan pencabulan terhadap enam orang santri tersebut, sepenuhnya ditangani Satreskrim Polres Sukabumi. Sebelumnya, tersangka sempat dilaporkan ke Polres Sukabumi Kota.

“Ada pengaduan ke Polres Sukabumi Kota sebelumnya, baru besok dilimpahkan ke kita (Polres Sukabumi),” jelas Hartono.

Kasus yang mencoreng dunia pondok pesantren tetsebut, dilaporkan Bantuan Hukum (LBH) Pro Umat selaku kuasa hukum para korban. Berdasarkan data yang dihimpun, aksi bejat pelaku diduga telah berlangsung selama lima tahun, terhitung sejak 2021 hingga awal 2026.

Kuasa hukum korban dari LBH Pro Umat, Rangga Suria Danuningrat, mengungkapkan, pihaknya menerima informasi dari keluarga korban. Sejauh ini, enam orang telah teridentifikasi, namun baru dua korban yang telah resmi membuat laporan polisi (LP).

“Usia (korban) rata-rata 14 hingga 15 tahun pada saat kejadian. Tindakan pelecehannya dari tahun 2021, sekarang korban sudah berusia 18 tahun,” ujar Rangga kepada wartawan.

Rangga menyebutkan, kasusnya terbongkar pada tahun 2023. Namun, keluarga korban diduga terus-menerus mendapatkan intimidasi secara verbal, sehingga tidak berani bersuara.

“Awalnya korban dibujuk rayu, ada juga modus pengobatan agar dapat ilmu. Pelecehannya tidak sampai berhubungan, ada yang diraba-raba, ditelanjangi, hingga dibawa ke hotel, dipegang-pegang dan diciumi,” ungkap Rangga.

Tags: AKP Hartonojawa baratKasatreskrim Polres SukabumiKasus Dugaan Pencabulan Santri Ponpespolres sukabumiSatreskrim Polres SukabumiTersangka Pimpinan Ponpes

Related Posts

(Foto: Istimewa)

bank bjb Salurkan Rp700 Miliar untuk 35.000 Rumah di Jawa Barat

Editor
30 Maret 2026

BANDUNG - bank bjb terus memperkuat peran strategisnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui perluasan kolaborasi dan sinergi dengan berbagai...

Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak dan Wakil Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Abdulfattah bin Sulaiman Mashat, di Madinah, Minggu (29/03/2026).(Foto: Dok. Kementerian Haji dan Umrah)

Wamen Haji Indonesia dan Arab Bertemu di Madina, Ini yang Dibahas

Editor
30 Maret 2026

SATUJABAR, MADINAH - Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak  menegaskan keselamatan jemaah menjadi prioritas utama, terutama terkait...

Perbaikan jalan di Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Wali Kota Bandung Janji Prioritaskan Jalan Rusak

Editor
30 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Sebanyak 17 ruas jalan menjadi prioritas Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan untuk segera diperbaiki pada triwulan kedua...

Sidang kasus ujaran kebencian penghinaan Suku Sunda, dengan terdakwa, Muhammad Adimas Firdaus alias 'Resbob' kembali digelar di Pengadilan Negeri Bandung, Senin (30/03/2026).

Pengakuan Youtuber ‘Resbob’ dalam Sidang Kasus Menghina Suku Sunda

Editor
30 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Sidang lanjutan kasus ujaran kebencian penghinaan terhadap Suku Sunda di media sosial, dengan terdakwa Yotuber sekaligus Streamer, Muhammad Adimas...

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto disambut Kaisar Jepang Naruhito. Presiden melakukan kunjungan kehormatan kepada Kaisar Jepang Naruhito di Istana Kekaisaran Jepang, Tokyo, Senin (30/03/2026). (Foto: Setneg)

Presiden Prabowo Disambut Hangat Kaisar Jepang Naruhito

Editor
30 Maret 2026

SATUJABAR, TOKYO - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan kunjungan kehormatan kepada Kaisar Jepang Naruhito di Istana Kekaisaran Jepang, Tokyo,...

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Wakil Menteri Perhubungan Suntana.(Foto: Istimewa)

Jumlah Perjalanan Orang Selama Angkutan Lebaran 2026 capai 147,55 Juta

Editor
30 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Jumlah orang melakukan perjalanan selama masa Angkutan Lebaran (13-29 Maret 2026) mencapai 147,55 juta orang atau naik...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.