• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 26 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Fenomena Bunuh Diri di Pasupati, Pemkot Lakukan Pengawasan dan Siagakan Psikolog

Editor
Rabu, 11 Maret 2026 - 07:51
Jembatan Pasupati Kota Bandung

Jembatan Pasupati Kota Bandung (FOTO: bandung.go.id)

SATUJABAR, BANDUNG – Dalam beberapa waktu terakhir terdapat kejadian yang sangat mengejutkan di area jalan layang Mochtar Kusumaatmadja atau kerap dikenal sebagai jalan layang Pasupati. Di sana tercatat terdapat peristiwa bunuh diri dan upaya percobaan bunuh diri.

Menurut data yang dihimpun terdapat satu kejadian bunuh diri dan sedikitnya lima upaya percobaan bunuh diri.

RelatedPosts

Diduga Pasutri Bawa Kabur Sepeda Motor di Bogor Terekam CCTV

Pengurus AMSI Kepri 2025–2028 Dilantik, Siap Perkuat Media Digital Berkualitas

TNI Gadungan Tipu Pedagang Telur Modus Beli Banyak Ditangkap Di Cimahi

Kejadian tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Bandung. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menilai meningkatnya kasus tersebut menunjukkan tingkat stres dan depresi warga yang tidak lagi bisa diabaikan.

Farhan menyebut, hampir setiap pekan selalu ada warga yang mencoba mengakhiri hidupnya, terutama di kawasan Jembatan Pasupati. Kondisi ini dinilai sangat mengkhawatirkan karena menunjukkan persoalan kesehatan mental yang semakin nyata di masyarakat.

“Fenomena bunuh diri di Kota Bandung ini menunjukkan bahwa tingkat stres dan depresi warga sudah tidak bisa diabaikan lagi. Terbukti hampir setiap minggu selalu ada saja orang yang berusaha bunuh diri di Bandung, khususnya di Jembatan Pasupati,” ujar Farhan saat wawancara di Pendopo Kota Bandung, Senin, 9 Maret 2026 dilansir laman Pemkot Bandung.

Menurut Farhan, upaya pencegahan saat ini dilakukan melalui patroli gabungan oleh Forkopimcam Bandung Wetan. Namun ia mengakui patroli tidak selalu bisa menjamin kejadian tersebut dapat dicegah sepenuhnya.

“Itulah sebabnya Forkopimcam Bandung Wetan melakukan patroli setiap hari. Namun patroli tentu ada kemungkinan meleset. Kalau patroli meleset dan ternyata ada yang terjun, itu sangat berbahaya,” katanya.

Karena itu, Pemkot Bandung memilih pendekatan pencegahan sejak dini, terutama melalui lingkungan pendidikan. Berdasarkan hasil survei, sekitar 75 ribu pelajar di Kota Bandung dari tingkat SD hingga SMA mengalami stres ringan hingga depresi berat.

Farhan menjelaskan, tindakan bunuh diri umumnya tidak terjadi secara spontan. Kebanyakan kasus muncul setelah seseorang mengalami depresi berat dalam waktu yang cukup lama.

“Biasanya mereka sudah mengalami depresi selama dua tahun terakhir, bahkan depresi yang sangat kuat. Jadi bunuh diri itu hampir tidak pernah terjadi secara spontan. Artinya, penanganannya harus dilakukan sejak awal,” ujarnya.

Sebagai langkah penanganan, Pemkot Bandung tengah menunggu program dari Kementerian Kesehatan yang akan menempatkan psikolog klinis di puskesmas. Nantinya masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan mental secara langsung di fasilitas kesehatan tingkat pertama.

“Di puskesmas nanti akan ada layanan psikologis. Pada saat bersamaan para psikolog juga akan melatih guru BK agar mampu mengidentifikasi murid-murid yang mengalami gangguan psikologis,” kata Farhan.

Meski demikian, layanan tersebut belum dapat tersedia di seluruh puskesmas karena keterbatasan jumlah tenaga psikolog klinis. Dari sekitar 80 puskesmas di Kota Bandung, layanan tersebut akan dimulai secara bertahap.

Selain pendekatan kesehatan mental, Pemkot Bandung juga tengah mengkaji langkah pengamanan di Jembatan Pasupati. Farhan mengaku telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat karena infrastruktur tersebut merupakan kewenangan pemerintah pusat.

Untuk tahap awal, Pemkot mempertimbangkan pemasangan CCTV guna meningkatkan pengawasan, sembari melakukan kajian teknis terkait kemungkinan peninggian pembatas jembatan atau pemasangan sistem pengaman lainnya.

“Kita harus kaji matang-matang. Kalau pengamannya ditinggikan pun bisa saja dipanjat. Memasang jaring juga tidak sederhana karena harus cukup kuat menahan orang. Jadi banyak aspek teknis yang harus dipertimbangkan,” ujarnya.

Sering Terjadi Percobaan Bunuh Diri

Sementara itu, Camat Bandung Wetan Rizka Aryani menjelaskan, patroli gabungan yang melibatkan kecamatan, Koramil, Polsek, serta unsur kewilayahan sudah berjalan sekitar dua pekan terakhir.

Menurutnya, dalam kurun waktu tersebut telah terjadi sedikitnya lima kasus percobaan bunuh diri di kawasan Pasupati. Beberapa di antaranya berhasil digagalkan berkat patroli maupun bantuan warga yang melintas.

“Dua pekan berjalan itu sudah lima kali kejadian. Yang terekspos di media sosial mungkin hanya tiga, tapi sebenarnya lebih dari itu. Alhamdulillah beberapa bisa dicegah karena patroli atau karena warga yang kebetulan lewat,” kata Rizka, Selasa 10 Maret 2026.

Ia mengakui upaya patroli cukup berat karena keterbatasan personel, sementara kecamatan juga harus menangani berbagai persoalan lain seperti pengaturan lalu lintas, penertiban pedagang kaki lima hingga persiapan menjelang Idulfitri.

“Berat sekali dengan kekuatan personel yang terbatas. Linmas kami hanya sekitar 25 orang. Tapi ini sudah menjadi kewajiban kami, jadi tetap dijalankan,” ujarnya.

Selain patroli, pihak kecamatan juga telah berkoordinasi dengan Balai Besar Jalan dan Kementerian PUPR untuk membahas kemungkinan pemasangan pengaman tambahan seperti ram besi di bagian jembatan.

Meski demikian, Rizka menilai persoalan bunuh diri tidak cukup diselesaikan hanya dengan pengamanan fisik di jembatan. Menurutnya, persoalan kesehatan mental masyarakat menjadi akar masalah yang harus ditangani bersama.

“Ini sebenarnya bukan hanya masalah pengamanan di Pasupati. Tapi bagaimana kita menangani persoalan mental health warga. Sekarang semakin banyak warga yang mengalami tekanan mental,” katanya.

Ia berharap seluruh pihak, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat, dapat terlibat dalam upaya pencegahan agar tidak ada lagi warga yang memilih mengakhiri hidupnya.

“Mudah-mudahan ke depan tidak ada lagi warga yang berniat bunuh diri. Ini persoalan kemanusiaan yang harus kita tangani bersama,” harapnya.

Tags: bunuh diriFenomena Bunuh Diri di PasupatiJalan Layang PasupatiMuhammad Farhanwali kota bandung

Related Posts

Ilustrasi aksi pencurian sepeda motor.(Foto:Istimewa).

Diduga Pasutri Bawa Kabur Sepeda Motor di Bogor Terekam CCTV

Editor
25 April 2026

SATUJABAR, BOGOR--Pasangan diduga suami-istri di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terekam kamera pengawas, CCTV, mencuri sepeda motor. Pelaku pria membawa kabur...

Pengurus AMSI Kepri 2025–2028 Dilantik, Siap Perkuat Media Digital Berkualitas

Editor
25 April 2026

BATAM – Kepengurusan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Provinsi Kepulauan Riau periode 2025–2028 resmi dilantik dalam prosesi yang digelar di...

TNI gadungan yang melakukan aksi penipuan terhadap pedagang telur di Kabupaten Sumedang ditangkap.(Foto:Istimewa).

TNI Gadungan Tipu Pedagang Telur Modus Beli Banyak Ditangkap Di Cimahi

Editor
25 April 2026

SATUJABAR, SUMEDANG--Pelaku penipuan menyamar sebagai anggota TNI di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, berhasil ditangkap. Pelaku menipu pedagang telur dengan modus...

Foto : Personil BPBD Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, melakukan asesmen terhadap rumah warga terdampak angin kencang yang menerjang wilayah Kelurahan Sabintang pada Rabu (22/4). (BPBD Kabupaten Takalar)

Kejadian Bencana Per Sabtu (25/4/2026) dan Penanganan oleh BNPB

Editor
25 April 2026

Peringatan dini cuaca ekstrem masih akan berpotensi terjadi dengan intensitas sedang hingga lebat untuk sebagian besar wilayah Indonesia. Ini berpotensi...

(Foto: Humas BRIN)

Studi BRIN Ungkap Paparan Unsur Toksik di Kawasan Geotermal Dieng

Editor
25 April 2026

Dalam penelitiannya, Riostantieka mengidentifikasi sejumlah unsur toksik prioritas di lanskap geotermal, yaitu arsenik (As), antimoni (Sb), kadmium (Cd), kromium (Cr),...

(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Yoga Sinergikan Pemkot Bogor dan Kedubes India

Editor
25 April 2026

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar India berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan International...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.