SATUJABAR, BANDUNG – Planogram Goes to Mandalika 2023 dihadirkan Kemenparekraf untuk mendukung penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2023.
Hal itu juga sekaligus menjadi ruang promosi bagi produk-produk ekonomi kreatif UMKM terkurasi yang dapat menjadi pilihan wisata belanja para penonton MotoGP Mandalika 2023.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno melakukan kunjungan kerja ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), salah satunya untuk meninjau Planogram Goes to Mandalika.
Selain itu agenda Menparekraf Sandiaga dalam kunjungan tersebut di antaranya untuk menghadiri event wisata olahraga (sport tourism) kelas dunia, MotoGP Mandalika (IndonesianGP) 2023 di Pertamina Mandalika International Circuit.
Menparekraf Sandiaga tiba di Bandar Udara Internasional Zainuddin Abdul Majid (BIZAM) Lombok, Sabtu (14/10/2023) siang dan langsung meninjau “Planogram Goes to Mandalika 2023”. Planogram itu dihadirkan Kemenparekraf untuk mendukung penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2023 sekaligus menjadi ruang promosi bagi produk-produk ekonomi kreatif UMKM terkurasi yang dapat menjadi pilihan wisata belanja para penonton MotoGP Mandalika 2023.
“Kami berkolaborasi menghadirkan planogram dan ini adalah tahun kedua Kemenparekraf melakukan amplifikasi agar produk-produk UMKM kita dapat terlibat sesuai dengan pendekatan yang lebih kekinian, yakni pemasaran secara online dan offline dalam waktu bersamaan,” katanya dikutip situs Kemenparekraf.
Planogram Goes to Mandalika 2023 merupakan instalasi interaktif yang menampilkan 100 jenama dari subsektor fesyen, kriya, kuliner, dan intellectual property yang diseleksi melalui serangkaian kurasi. Produk ekonomi kreatif mewakili beberapa daerah di Indonesia, khususnya Provinsi NTB sebagai tuan rumah.
Planogram memuat informasi dan foto-foto produk kreatif, beserta QR Code yang tersambung dengan akun resmi pelaku kreatif di marketplace atau platform penjualan lain (media sosial, website, dan lainnya).
Pembayaran produk kreatif dapat dilakukan secara cashless menggunakan QRIS yang didukung oleh Bank Indonesia, lalu produk kreatif akan dikirim ke lokasi pembeli melalui jasa ekspedisi pengiriman barang. Selain itu, terdapat juga produk display yang dapat dibeli secara langsung.