• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 1 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Omzet Pedagang di Street Food Cikuray Kota Bandung Melejit 70 Persen, Kenapa?

Editor
Selasa, 27 Januari 2026 - 07:30
(Foto: Humas Pemkot Bandung)

(Foto: Humas Pemkot Bandung)

SATUJABAR, BANDUNG – Inilah dampak dari penataan kawasan Street Food Cikuray di Jalan Cikuray, Kota Bandung yang akhirnya membawa dampak positif bagi para pedagang.

Dari keterangan sejumlah pemilik lapak mengaku omzet penjualan meningkat signifikan seiring ramainya pengunjung sejak kawasan kuliner tersebut resmi dibuka dan ditata oleh Pemerintah Kota Bandung.

RelatedPosts

Dots Indonesia Tembus Ritel Modern Berkat Kurasi Kemendag

Wajah Baru Koperasi Kota Bandung, Farhan: Bangkit oleh Talenta

OJK Genjot Kinerja UMKM Wilayah Timur Lewat Digitalisasi Keuangan

Street Food Cikuray yang diresmikan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan pada Jumat, 12 Desember 2025 kini menjadi salah satu destinasi kuliner favorit warga.

Kawasan ini menaungi 21 tenant yang menyajikan beragam menu, mulai dari aneka stik, sate, ayam kukus, dimsum, bebek goreng, kopi, mie tek-tek, iga bakar, seafood, sop buah, hingga tongseng.

Salah satu pedagang, Faisal PIC Steak Satay mengaku, merasakan lonjakan omzet yang cukup signifikan setelah kawasan ditata dan fasilitas dilengkapi.

Menurutnya, penataan membuat kawasan kuliner tersebut lebih terkoordinir dan menarik minat pengunjung.

“Omzet kami naik sekitar 70 persen. Sekarang lebih ramai dan fasilitasnya juga lengkap,” ujar Faisal dikabarkan Humas Pemkot Bandung.

Tenant Steak Satay menawarkan berbagai menu seperti sate maranggi, steak, sate taichan, hingga nasi goreng kebuli dengan harga mulai Rp20.000 hingga Rp99.000 per paket.

Sementara itu, Inal, owner Ayam Kukus Tjikoeray mengungkapkan, kenyamanan kawasan menjadi daya tarik utama bagi pengunjung. Meski baru berjualan sekitar satu bulan, ia merasakan respons masyarakat yang cukup baik.

“Menurut saya ini street food yang paling nyaman. Parkirnya tertata, enggak ada getok harga, enggak bising, dan enggak banyak pengamen. Jadi pengunjung bisa makan dengan tenang,” ujar Inal saat ditemui, Jumat 23 Januari 2026.

Inal menyebutkan, penjualan ayam kukusnya pada hari kerja mencapai sekitar 40 porsi per hari, dan meningkat hampir dua kali lipat saat akhir pekan.

Menu andalannya ayam kukus pejantan dibanderol Rp22.000 per porsi, dengan berbagai menu pendamping seperti paru crispy, perkedel, dan tahu sutra.

Peningkatan omzet juga dirasakan Isak, pegawai tenant Yuk Dimsum, yang telah berjualan di kawasan tersebut sejak sebelum penataan. Menurutnya, kondisi Cikuray Street Food saat ini jauh lebih tertata, bersih, dan aman.

“Sekarang lebih nyaman, lebih bersih, dan lebih enak dilihat. Ada peningkatan omzet sekitar 20 persen dibanding sebelum penataan,” katanya.

Ia menambahkan, penjualan dimsum kini bisa mencapai lebih dari 100 porsi per hari, dengan harga mulai Rp16.000.

Hal serupa disampaikan Aliya, pegawai tenant Enperani Pizza. Ia mengatakan, setelah penataan kawasan, jumlah pengunjung terus meningkat. Pada hari kerja, penjualan pizza bisa mencapai lebih dari 100 loyang, dan meningkat hingga 200 loyang saat akhir pekan.

“Alhamdulillah sekarang semakin ramai dan semakin rapi. Pengunjung juga jauh lebih banyak dibanding sebelumnya,” tuturnya.

Enperani Pizza menawarkan menu dengan rentang harga Rp35.000 hingga Rp50.000 per porsi.

Selain penataan fisik, lokasi Street Food Cikuray yang berdekatan dengan Museum Kavaleri dinilai strategis karena berada di kawasan wisata edukasi. Hal tersebut turut mendukung meningkatnya jumlah kunjungan masyarakat ke kawasan kuliner tersebut.

Para pedagang pun mengajak warga Bandung untuk datang dan merasakan langsung suasana baru Cikuray Street Food.

“Ayo warga Bandung, datang saja ke Street Food Cikuray. Tempatnya nyaman, bersih, parkir tertata, dan makanannya lengkap,” ajak Isak dari Yuk Dimsum.

Senada, Faisal dari Steak Satay mengundang masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga maupun teman.

“Di sini sudah komplit, dari makanan ringan sampai makanan berat. Cocok buat nongkrong bareng keluarga, teman, atau pasangan,” ujarnya.

Tags: Street Food Cikuray Kota Bandungukmumkm

Related Posts

Mendag Budi Santoso di Metro Department Store Cibubur, Kota Depok, Jawa Barat, Kamis 9 Juli 2026. Dots Indonesia menjadi salah satu UMKM fesyen yang dikurasi Kemendag.(Foto: Humas Kemendag)

Dots Indonesia Tembus Ritel Modern Berkat Kurasi Kemendag

Editor
31 Juli 2026

Dots Indonesia berawal dari pengalaman pribadinya yang merasa pilihan busana batik untuk bekerja masih didominasi model yang konvensional. SATUJABAR, JAKARTA...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat memberikan sambutan di acara peringatan ke-79 Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) Kota Bandung di Hotel Harris Festival Citylink, 28 Juli 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Wajah Baru Koperasi Kota Bandung, Farhan: Bangkit oleh Talenta

Editor
29 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menjadikan peringatan ke-79 Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) sebagai momentum mempercepat transformasi koperasi agar...

Narasumber dan peserta foto bersama usai Focus Group Discussion (FGD) bertema "Pengembangan Potensi UMKM Wilayah Timur melalui Program Digitalisasi Keuangan" yang diselenggarakan di Kantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Makassar, Senin 27 Juli 2026(Foto: Dok. OJK)

OJK Genjot Kinerja UMKM Wilayah Timur Lewat Digitalisasi Keuangan

Editor
28 Juli 2026

SATUJABAR, MAKASSAR - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) termasuk di Indonesia Timur...

Belyanza.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Belyanza, Kreativitas yang Tembus Mega Halal Bangkok 2026

Editor
24 Juli 2026

Di tengah deretan jenama modest fashion yang terus bermunculan, Belyanza memilih tumbuh dengan jalannya sendiri. Berawal dari kreativitas memodifikasi pakaian...

Menteri Perdagangan, Budi Santoso mengunjungi UMKM Coklat nDalam dan Base Artisan di Yogyakarta, Kamis 23 Jul 2026.(Foto: Humas Kemendag)

Mendag Kunjungi UMKM Coklat nDalam dan Base Artisan di Yogyakarta

Editor
24 Juli 2026

SATUJABAR, YOGYAKARTA - Menteri Perdagangan, Budi Santoso mengunjungi UMKM Coklat nDalam dan Base Artisan di Yogyakarta, Kamis 23 Jul 2026....

Rumah Sayur Kuningan.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Rumah Sayur Kuningan, Bupati: Dorong Ekonomi Petani

Editor
24 Juli 2026

Rumah Sayur menjadi langkah strategis untuk memperkuat rantai pasok pangan, menjaga stabilitas harga, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. SATUJABAR, KUNINGAN -...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat