• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 23 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Dugong, Mamalia Laut yang Lucu Ini Ternyata Punya Peran Penting Simpan Karbon dan Jaga Iklim

Editor
Senin, 30 Juni 2025 - 02:16
Dugong (Foto: Dok. BRIN)

Dugong (Foto: Dok. BRIN)

JAKARTA – Dugong, mamalia laut yang sering dijuluki “sapi laut” karena penampilannya yang jinak dan menggemaskan, ternyata memiliki peran ekologis penting dalam menjaga keseimbangan iklim. Fakta ini diungkap dalam Oceanography Biweekly Meeting (OBM) yang digelar secara daring oleh Pusat Riset Oseanografi Badan Riset dan Inovasi Nasional (PRO BRIN), Senin (23/6).

Peneliti PRO BRIN, Sekar Mira, memaparkan bahwa dugong berkontribusi dalam penyimpanan karbon biru melalui interaksinya dengan padang lamun, yang merupakan habitat sekaligus sumber makanan utamanya. Dalam presentasinya, ia menjelaskan bagaimana aktivitas makan dugong memengaruhi cadangan dan aliran karbon di ekosistem pesisir.

RelatedPosts

Liburan Lebaran Ke Tempat Sejuk di Bandung, Ke Tahura Djuanda Aja

Cosplayer Asia Afrika Bandung Agar Jaga Kenyamanan Wisatawan

5 Rekomendasi Hotel di Kota Bandung untuk Libur Lebaran

“Selama ini kita mengenal lamun sebagai penyimpan karbon biru yang efektif. Namun, dugong adalah satu-satunya mamalia laut yang sepenuhnya bergantung pada lamun sebagai sumber makanannya,” ujar Mira dikutip dari situs BRIN.

Ia mempertanyakan lebih jauh: apakah keberadaan dugong hanya mengurangi cadangan karbon lamun, atau justru berkontribusi lebih dalam pada siklus karbon tersebut?

Karbon biru sendiri merujuk pada karbon yang tersimpan di ekosistem pesisir seperti mangrove, padang lamun, dan rawa pasang surut. Mira mengungkapkan bahwa riset karbon biru selama ini lebih banyak berfokus pada vegetasi. Namun, studi yang melibatkan dugong menunjukkan bahwa mamalia ini juga berperan penting, terutama lewat aktivitas herbivori-nya.

Jejak makan dugong, menurutnya, tak hanya memengaruhi pertumbuhan lamun tetapi juga mempercepat siklus biomassa masuk ke dalam sedimen, yang berpotensi meningkatkan penyimpanan karbon jangka panjang. “Dugong bukan hanya pemakan lamun, tapi juga penggerak proses ekologi yang mendukung mitigasi perubahan iklim,” tegas Mira.

Temuan awal dalam riset ini menyebutkan bahwa dugong juga dapat berfungsi sebagai indikator kesehatan ekosistem padang lamun sekaligus agen ekologis dalam dinamika karbon pesisir. Aktivitasnya dinilai dapat mempercepat dekomposisi dan meningkatkan penyerapan karbon ke sedimen laut.

Selain peran ekologis, diskusi dalam forum OBM juga menyoroti potensi pemanfaatan DNA lingkungan untuk memperkirakan populasi dugong secara lebih akurat. Pendekatan ini diharapkan bisa mendukung pelestarian spesies lewat integrasi studi genetika dalam rencana aksi nasional perlindungan dugong.

Mira menutup paparannya dengan menekankan pentingnya menjadikan dugong sebagai bagian dari solusi perubahan iklim. “Dugong bukan hanya bagian dari keanekaragaman hayati laut, tetapi juga komponen penting dalam kestabilan iklim global. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi kebijakan konservasi berbasis sains dan penguatan agenda karbon biru dalam mitigasi perubahan iklim nasional,” pungkasnya.

Tags: dugong

Related Posts

Tahura Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Liburan Lebaran Ke Tempat Sejuk di Bandung, Ke Tahura Djuanda Aja

Editor
20 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Banyak pilihan lokasi untuk mengisi masa libur Lebaran 2026 di Kota Bandung. Salah satunya menuju lokasi dengan...

Cosplayer Asia Afrika Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Cosplayer Asia Afrika Bandung Agar Jaga Kenyamanan Wisatawan

Editor
19 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung memastikan aktivitas cosplayer di kawasan Jalan Asia Afrika kembali berjalan...

hotel.tempat tidur

5 Rekomendasi Hotel di Kota Bandung untuk Libur Lebaran

Editor
19 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Pada liburan Lebaran 2026 ini, banyak hotel menawarkan promo menarik bagi Anda dan keluarga. Tentunya disertai dengan...

Garuda Official Store.(Foto: Dok. PSSI)

Garuda Official Store Hadir di Balikpapan dan Batam

Editor
17 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Antusiasme Garuda Fans terhadap Tim Nasional Indonesia terus tumbuh di berbagai daerah. Seiring dengan itu, kebutuhan akan...

Gerakan Ramadan Global di Jepang.(Foto: Istimewa)

ParagonCorp Bersama Wardah dan Kahf Gelar Gerakan Ramadan Global, Jangkau Komunitas Muslim di 8 Negara

Editor
16 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - ParagonCorp menghadirkan berbagai inisiatif Ramadan berskala global yang menjangkau komunitas Muslim di delapan negara. Bersama brand-brandnya, Wardah...

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar di tradisi jelang Lebaran di Kuningan Gobyak Lauk.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Tradisi Jelang Lebaran di Sumedang, Ratusan Orang Meriahkan Gobyag Lauk Situ Arja

Editor
15 Maret 2026

KUNINGAN – Suasana meriah dan penuh kegembiraan terlihat di Situ Arja, Kelurahan Cirendang, Sabtu (14/3/2026), saat masyarakat mengikuti pesta rakyat...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.