• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 2 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kabar Baik! BRIN–PT Cosmax Kembangkan Kosmetik Alami Berbasis Mangga dan Temulawak

Editor
Minggu, 03 Mei 2026 - 05:21
Mangga

Mangga.(Pexels)

Buah mangga (Mangifera indica L) sebagai bahan aktif pencerah kulit, serta temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb) untuk pengembangan bahan aktif anti jerawat.

SATUJABAR, TANGERANG SELATAN – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkuat langkah hilirisasi riset melalui kolaborasi dengan PT Cosmax Indonesia dalam pengembangan bahan baku aktif kosmetik berbasis alam. Kerja sama ini difokuskan pada pengembangan ekstrak kaya senyawa bioaktif (bioactive-rich extract) yang berpotensi menjadi bahan unggulan industri kosmetika nasional.

RelatedPosts

Jakarta Sneakers Day Blok M Festival 2026 Diapresiasi

Apresiasi Menteri Ekraf pada Pameran Poster Global di Universitas Paramadina

Festival Literasi Pages and Plates, Kolaborasi Pemkot Bandung dan Big Bad Wolf

Kepala Pusat Riset Bahan Baku Obat dan Obat Tradisional (PRBBOT) BRIN, Sofa Fajriah, menegaskan bahwa tren riset kosmetik berbasis bahan alam terus meningkat seiring pertumbuhan industri kosmetik nasional. Menurutnya, kolaborasi riset dengan industri menjadi kunci untuk mempercepat inovasi teknologi sekaligus mendorong hilirisasi produk.

“Kolaborasi ini merupakan langkah nyata untuk mempercepat pengembangan inovasi dan pemanfaatan hasil riset di bidang kosmetika berbasis bahan alam,” ujar Sofa dalam penandatanganan Perjanjian Kerja Sama di Gedung Graha Widya Bhakti, Kawasan Sains dan Teknologi B.J. Habibie, Serpong, pada Rabu (29/4/2026) seperti dikabarkan Humas BRIN.

Dalam kerja sama ini, kata Sofa, dua komoditas unggulan Indonesia menjadi fokus utama riset, yakni mangga (Mangifera indica L) sebagai bahan aktif pencerah kulit, serta temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb) untuk pengembangan bahan aktif anti jerawat. Riset mencakup proses ekstraksi dengan berbagai metode, pengujian bioaktivitas melalui bioassay in vitro, hingga pendekatan in silico untuk memastikan efektivitas senyawa yang dihasilkan.

Selain menghasilkan publikasi ilmiah dan paten bersama, menurutnya, kolaborasi ini juga diarahkan untuk menghasilkan prototipe hingga tahap pilot project yang siap dikembangkan dalam skala industri. Pemanfaatan fasilitas riset kedua pihak menjadi bagian penting untuk mempercepat seluruh tahapan penelitian.

Serbuk temulawak.(Pexels)
Serbuk temulawak.(Pexels)

Sofa menambahkan bahwa sinergi ini diharapkan memperkuat ekosistem inovasi melalui kolaborasi ABG (Academia, Business, Government), sekaligus mendorong daya saing industri kosmetika berbasis bahan alam di tingkat nasional maupun global.

Dari sisi industri, Research & Innovation Skincare Manager PT Cosmax Indonesia, Youngkwan Cho, menyampaikan komitmen perusahaan dalam mengembangkan berbagai produk kosmetik berbasis bahan alami Indonesia. Ia menilai kolaborasi dengan BRIN akan memberikan nilai tambah signifikan, baik dari sisi ilmiah maupun perspektif industri.

“Kerja sama ini membuka peluang pertukaran pengetahuan yang saling memperkaya antara peneliti PRBBOT BRIN dan tim kami di industri,” ujar Cho.

Sementara itu, Ketua Tim Pemanfaatan Riset dan Inovasi pada Industri IV – Direktorat Pemanfaatan Riset dan Inovasi Pada Industri BRIN, Eko Purwito Hidayat, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) antara kedua pihak. Ia menjelaskan bahwa hasil riset akan diarahkan pada pembentukan kekayaan intelektual bersama sebagai dasar hilirisasi dan komersialisasi.

“Melalui Kekayaan Intelektual (KI) Bersama yang dihasilkan akan dilakukan hilirisasi dan komersialisasi sesuai dengan kebutuhan pasar, membuat formulasi sehingga siap untuk di-scale up dan diadopsi secara nyata oleh industri,” pungkas Eko.

Melalui kolaborasi ini, BRIN dan PT Cosmax Indonesia optimistis dapat menghadirkan inovasi kosmetik berbasis bahan alam yang tidak hanya bernilai ekonomi tinggi, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai sumber bahan baku alami unggulan di kancah global.

Tags: BRINKosmetik Alami

Related Posts

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya mencoba salah satu produk sepatu di Jakarta Sneakers Day (JSD) Blok M Festival 2026, Jakarta, Jumat (31/07/2026).(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif)

Jakarta Sneakers Day Blok M Festival 2026 Diapresiasi

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, mengapresiasi penyelenggaraan Jakarta Sneakers Day (JSD) Blok...

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menghadiri pembukaan Re:Rasa International Poster Biennale 2026 di Universitas Paramadina, Jakarta. (Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif.)

Apresiasi Menteri Ekraf pada Pameran Poster Global di Universitas Paramadina

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menghadiri pembukaan Re:Rasa International Poster Biennale 2026...

Festival Literasi Pages and Plates 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Festival Literasi Pages and Plates, Kolaborasi Pemkot Bandung dan Big Bad Wolf

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berkolaborasi dengan Big Bad Wolf Books Indonesia dengan menghadirkan Festival Literasi Pages and...

Gerbang Desa Hantu.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Desa Hantu Cicadas Kota Bandung: Warga Kreatif, Dongkrak UMKM

Editor
1 Agustus 2026

Suasana berbeda tampak di RT 05 RW 06, Kelurahan Cicadas, Kecamatan Cibeunying Kidul. Kawasan permukiman tersebut disulap menjadi Desa Hantu,...

Mall shopping

Indonesia Shopping Festival 2026 Digelar 7–23 Agustus 2026

Editor
31 Juli 2026

Indonesia Shopping Festival 2026 berlangsung pada 7–23 Agustus 2026 sekaligus merayakan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 RI. ISF 2026....

GIIAS 2026

GIIAS 2026: Dibuka 30 Juli, Tiket Rp 50.000 – Rp 100.000

Editor
30 Juli 2026

SATUJABAR, TANGERAN - GIIAS 2026 secara resmi dibuka untuk seluruh masyarakat umum. Selama 11 hari penyelenggaraan hingga 9 Agustus 2026,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat