• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 18 Mei 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Omlet Masala, dari Sudut Jalan India ke Hidangan Pesawat First Class

Editor
Sabtu, 02 Mei 2026 - 07:33
Omlet Masala.(Wikipedia)

Omlet Masala.(Wikipedia)

SATUJABAR, BANDUNG – Penulis baru saja menyimak konten Sam Chui, vlogger penerbangan top dunia terkait penerbangan First Class The Emirates tahun 2024 lalu. Pada salah satu scene saat berada di Lounge, dia mengulas terkait hidangan breakfast yang disediakan di Lounge Emirates di Dubai Uni Emirat Arab tersebut. Dan dia mengatakan ‘Jangan lupa pesan omlet masala’ atau dalam Bahasa Inggris masala omelette.

Penulis penasaran dengan menu sarapan yang dibilang rekomended tersebut. Kemudian menelusurinya di Wikipedia. Begini ceritanya:

RelatedPosts

IP Lokal Harus Berkibar Ke Tingkat Global, Kata Wamen Ekraf

Main Hape Saat Nyetir, Bahaya Lho!

Chocolatos X-Quest di Sumedang, Bupati Sempat Menjajalnya

Di sudut-sudut jalan India yang sibuk, aroma rempah yang menguar di udara pagi sering kali bermuara pada sebuah wajan datar yang mendesis. Di sanalah masala omelette lahir—sebuah mahakarya sederhana yang mengubah telur dadar biasa menjadi sebuah petualangan rasa yang kaya.

Kisah kelezatan ini dimulai dari mangkuk kecil tempat telur-telur segar dikocok hingga mengembang sempurna. Namun, ini bukan sekadar telur dadar. Masala omelette adalah cerminan dari keberagaman wilayah India itu sendiri. Di dalam kocokan telur itu, berpadu harmonis cabai hijau yang diiris halus, bawang merah yang renyah, daun ketumbar segar, serta sejumput garam dan jeera (jintan) yang menghangatkan.

Di beberapa daerah lain, para koki lokal menambahkan parutan kelapa segar, lada hitam, daun kari yang harum, hingga potongan tomat merah yang berair. Bahkan, untuk sentuhan yang lebih mewah, parutan keju yang meleleh sering kali ditaburkan di atasnya, atau diisi dengan udang dan daging ayam berbumbu kari yang menggugah selera.

 

Sentuhan Teknik yang Berbeda

Ada seni unik di balik pembuatannya. Berbeda dengan teknik memasak ala Barat yang membutuhkan wajan sangat panas, masala omelette dimasak dengan kesabaran.

Suhu Awal yang Rendah: Wajan biasanya tidak dipanaskan terlalu tinggi sebelum adonan telur dituangkan.

Proses Memasak Perlahan: Api kompor baru dinyalakan tepat saat telur menyentuh wajan, membiarkannya memadat perlahan dan menyerap seluruh sari dari rempah-rempah yang ada di dalamnya.

Keunikan dan kehangatan rasa inilah yang membuat George Frederick Scotson-Clark, penulis buku kuliner ternama Eating Without Fears, terpikat. Dalam catatannya, ia menggambarkan hidangan ini bukan sekadar menu sarapan, melainkan sebuah hidangan larut malam yang luar biasa (“an excellent late supper dish”).

Hingga kini, masala omelette terus bertahan—tidak hanya sebagai pengisi perut yang lapar di malam yang dingin, tetapi juga sebagai sebuah warisan kuliner yang merayakan kekayaan rempah dalam setiap gigitannya.

Tags: omlet masala

Related Posts

Wamen Ekraf Irene Umar menyampaikan gagasan tentang pengembangan IP lokal.(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/ Badan Ekonomi Kreatif.)

IP Lokal Harus Berkibar Ke Tingkat Global, Kata Wamen Ekraf

Editor
17 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – IP local harus tumbuh dan berkembang dengan dukungan semua elemen masyarakat Indonesia. Dengan demikian industri kreatif Indonesia...

Nyetir sambil main hape.(Image: pexels)

Main Hape Saat Nyetir, Bahaya Lho!

Editor
17 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Main hape saat nyetir benar-benar berbahaya. Kebiasaan yang sudah seharusnya tidak dilakukan sebab keselamatan di jalan raya...

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menjajal Chocolatos X-Quest, Jumat (15/5/2026).(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Chocolatos X-Quest di Sumedang, Bupati Sempat Menjajalnya

Editor
17 Mei 2026

SATUJABAR, SUMEDANG - Chocolatos X-Quest, destinasi wisata dengan wahana futuristik mengundang respon positif Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir Jum’at 15...

Naik sepeda motor boncengan.(Foto: Korlantas Polri)

Boncengan Itu Ada Aturannya Loh! Simak Ini

Editor
16 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Boncengan naik sepeda motor ada aturannya. Keselamatan berkendara di jalan raya bukan hanya menjadi tanggung jawab pengemudi...

Libur sekolah di BBWI Travel Fair x BINA 2026

Libur Sekolah: Ini Program Wisata Menarik Kemenpar

Editor
16 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Libur sekolah mendorong Kementerian Pariwisata (Kemenpar) melahirkan program liburan edukatif. Kemenpar mengajak masyarakat menemukan ragam inspirasi baru...

Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya menerima audiensi jajaran Riot Games di Gedung Autograph Tower Thamrin Nine, Jakarta, Kamis 14 Mei 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Esport : Kemenekraf & Riot Games Kolaborasi Perkuat Ekosistem

Editor
15 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Esport Indonesia dinilai sangat menjanjikan. Oleh karena itu, Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) menjajaki peluang kolaborasi...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.