• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 16 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kemendag dan Astra Luncurkan Program “Astra Export Champion: UMKM BISA Ekspor” untuk Dorong UMKM Tembus Pasar Global

Editor
Selasa, 20 Mei 2025 - 05:23
Menteri Perdagangan Budi Santoso bersama Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Fajarini Puntodewi, Chief of Corporate Affairs PT Astra International Boy Kelana Soebroto, dan Head of Environment Social Responsibility PT Astra International Diah Suran Febrianti meluncurkan Astra Export Champion: UMKM BISA Ekspor di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (19 Mei).

Menteri Perdagangan Budi Santoso bersama Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Fajarini Puntodewi, Chief of Corporate Affairs PT Astra International Boy Kelana Soebroto, dan Head of Environment Social Responsibility PT Astra International Diah Suran Febrianti meluncurkan Astra Export Champion: UMKM BISA Ekspor di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (19 Mei).

BANDUNG – Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersinergi dengan PT Astra International Tbk resmi meluncurkan program “Astra Export Champion: UMKM BISA Ekspor” di kantor Kemendag, Jakarta, pada Senin (19/6). Program ini bertujuan untuk memperkuat inisiatif prioritas Kemendag dalam mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu menembus pasar ekspor global.

Program “Astra Export Champion: UMKM BISA Ekspor” merupakan bentuk konkret dari implementasi Nota Kesepakatan Bersama (MoU) antara Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kemendag dan PT Astra International Tbk. Melalui pembinaan yang terarah dan berkelanjutan, program ini diharapkan mampu mencetak UMKM baru yang berorientasi ekspor.

RelatedPosts

Farhan: Ekspor Sepatu Kota Bandung Harus Meningkat

Sepuluh Produk UMKM Pangan Binaan Kemendag Tembus Jaringan Ritel AEON Indonesia

Garut Plaza Direbranding, Dorong Ekonomi Daerah dan UMKM

Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta merupakan kunci penting dalam membangun kapasitas UMKM. “Semoga program ini menjadi inspirasi dan pemacu semangat bagi UMKM Indonesia untuk terus naik kelas,” ujar Mendag Budi.

Hadir dalam peluncuran tersebut antara lain Chief of Corporate Affairs PT Astra International Boy Kelana Soebroto, Environment Social Responsibility Division Head Astra Diah Suran, serta perwakilan dari beberapa kementerian dan lembaga terkait, termasuk Kementerian Desa, Kementerian Pertanian, Kementerian Koperasi dan UKM, dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia. Turut mendampingi Mendag, Dirjen PEN Fajarini Puntodewi.

Mendag Budi menyampaikan harapan agar peserta program tidak hanya memahami proses ekspor, tetapi juga mampu mengatasi tantangan perdagangan global, meningkatkan daya saing produk, dan membuka akses pasar internasional. “Mari kita manfaatkan momen ini untuk memperkuat sinergi pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam mewujudkan ekosistem ekspor yang inklusif dan berkelanjutan,” tambahnya.

Program pendampingan dalam “Astra Export Champion: UMKM BISA Ekspor” akan berlangsung pada Juni—Oktober 2025, mencakup pelatihan daring dan luring melalui tiga tahap: kelas umum, bootcamp inkubasi, dan finalisasi rencana bisnis serta eksekusi awal ekspor. Program ini ditargetkan akan memilih 20 UMKM terbaik (champions) yang berkesempatan mengikuti Trade Expo Indonesia pada 15—19 Oktober 2025.

Peserta berasal dari sektor strategis seperti pertanian, perikanan, makanan dan minuman olahan, serta wastra dan kerajinan. Hingga 18 Mei 2025, tercatat 486 pelaku UMKM telah mendaftar sejak pembukaan perekrutan pada 5 Mei 2025.

Menurut Mendag Budi, kolaborasi ini memperkuat strategi Kemendag dalam memperluas pasar ekspor melalui pemberdayaan UMKM dan optimalisasi peran perwakilan dagang RI. “UMKM yang terpilih telah melalui seleksi berdasarkan potensi produk, kesiapan produksi, dan daya saing ekspor,” jelasnya.

Sepanjang Januari—April 2025, Kemendag mencatat telah melaksanakan 246 kegiatan business matching, terdiri dari 165 sesi pitching dan 81 pertemuan dengan buyer, menghasilkan transaksi senilai USD 57,61 juta. Nilai ini mencakup purchase order sebesar USD 36,11 juta dan potensi transaksi USD 21,49 juta.

Dirjen PEN Fajarini Puntodewi menambahkan bahwa program ini ditargetkan menjangkau lebih banyak daerah melalui sinergi dengan kementerian, lembaga, dinas perdagangan, dan mitra lainnya. “Diharapkan, program ini membentuk ekosistem ekspor yang inklusif serta melahirkan lebih banyak eksportir baru dari berbagai daerah di Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Boy Kelana menyatakan bahwa program ini sejalan dengan komitmen Astra dalam memberdayakan UMKM dan memperkuat ekosistem ekspor nasional yang berkelanjutan. Ia menekankan bahwa program ini mendukung peningkatan kualitas produk lokal serta akses pasar global. Program ini juga selaras dengan inisiatif sosial Astra, seperti Desa Sejahtera Astra dan Kampung Berseri Astra, yang sejak 2013 telah membina 1.515 desa di 35 provinsi, dengan valuasi ekspor produk unggulan desa mencapai Rp349 miliar.

Yayasan Dharma Bhakti Astra, yang berfokus pada pembinaan UMKM, telah mendampingi 13.663 UMKM di seluruh Indonesia dan menyerap lebih dari 75.000 tenaga kerja.

Peluncuran program ini juga dirangkai dengan talkshow bertema “Gelar Wicara Bersama UMKM”, yang menghadirkan narasumber dari sektor ekspor dan pemberdayaan UMKM. Narasumber antara lain Miftah Farid (Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer Ditjen PEN), Triyanto (Head of CSR Astra), Ahmad Sobirin (Champion Desa Sejahtera Astra dan Ketua Koperasi Manises Sejahtera), serta dimoderatori oleh Zahra Margautami, pendiri Akademi Mudah Ekspor.

Dalam diskusi tersebut, Miftah menjelaskan strategi Kemendag dalam penguatan daya saing UMKM melalui pengembangan produk, pelatihan pelaku ekspor, dan fasilitasi pemasaran. Sementara Triyanto menyoroti komitmen Astra dalam peningkatan kapasitas UMKM, termasuk fasilitasi akses modal. Ahmad Sobirin turut membagikan pengalaman suksesnya dalam ekspor gula semut berkat pendampingan Astra dan Kemendag.

Dengan sinergi lintas sektor ini, Kemendag dan Astra berharap dapat melahirkan lebih banyak eksportir baru yang tangguh dan berdaya saing, sekaligus membuka jalan bagi produk lokal Indonesia untuk semakin dikenal di pasar dunia.

Tags: astrakemendagukmumkm

Related Posts

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Dyah Roro Esti Widya Putri, ke salah satu industri sepatu lokal, Fortuna Shoes, di Jalan Soekarno-Hatta, Senin 14 September 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Farhan: Ekspor Sepatu Kota Bandung Harus Meningkat

Editor
14 September 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung terus mendorong penguatan sektor manufaktur dan industri kreatif sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus...

Menteri Perdagangan Budi Santoso “Launching Akses Pasar UMKM Pangan Kemasan ke AEON Indonesia” di AEON Mall BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Rabu, (9/9).(Foto: Dok. Kemendag)

Sepuluh Produk UMKM Pangan Binaan Kemendag Tembus Jaringan Ritel AEON Indonesia

Editor
10 September 2026

TANGERANG – Sepuluh produk pangan dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Kementerian Perdagangan siap menembus jaringan ritel AEON...

Garut Plaza diharapkan menjadi pendorong ekonomi dan menopang UMKM usai diaktivasi lagi dan menjalani rebranding, ungkap Asisten Daerah II Kabupaten Garut Dedy Mulyadi. Foto: APPSI Kabupaten Garut/Garut Plaza)

Garut Plaza Direbranding, Dorong Ekonomi Daerah dan UMKM

Editor
7 September 2026

GARUT - Garut Plaza diharapkan menjadi pendorong ekonomi dan menopang UMKM usai diaktivasi lagi dan menjalani rebranding. Garut Plaza juga...

Suasana bimtek lebah trigona di Gunungkidul.(Foto: Humas Kemenhut)

Budidaya Lebah Trigona Kemenhut Diikuti Gen Z

Editor
7 September 2026

GUNUNGKIDUL - Kementerian Kehutanan melalui Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan (Pusgenri) menggelar Bimbingan Teknis Budidaya dan Digitalisasi Pemasaran Produk Lebah...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan di acara pemberdayaan UMKM.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

1.000 UMKM Urus Sertifikasi Halal, Didampingi Pemkot Kota Bandung

Editor
3 September 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dan berbagai komunitas pengusaha memperkuat dukungan bagi pelaku...

Sentra Tekstil Cigondewah Plus Kuliner Jadi Magnet Wisata

Editor
30 Agustus 2026

BANDUNG - Sentra Tekstil Cigondewah di Kecamatan Bandung Kulon didorong menjadi destinasi wisata berbasis masyarakat yang memadukan belanja tekstil, kuliner...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.