• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 7 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Wamendag Dyah Roro Tekankan Pentingnya Sistem Logistik Adaptif Hadapi Tantangan Global

Editor
Sabtu, 26 April 2025 - 06:19
Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti menjadi pembicara kunci dalam Round Table Discussion Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) di Menara Kadin, Jakarta, Jumat, (25 Apr).

Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti menjadi pembicara kunci dalam Round Table Discussion Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) di Menara Kadin, Jakarta, Jumat, (25 April 2025).(Foto: Humas Kemendag)

BANDUNG – Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri menegaskan pentingnya penguatan sistem logistik nasional yang adaptif dan kompetitif sebagai bagian dari strategi besar Indonesia dalam menghadapi dinamika ekonomi global, khususnya kebijakan tarif resiprokal dari Amerika Serikat.

Hal ini disampaikan Wamendag Roro saat menjadi pembicara kunci dalam Round Table Discussion yang digelar Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) di Menara Kadin, Jakarta, Jumat (25/4). Acara ini dibuka oleh Ketua Umum DPP ALFI Akbar Djohan dan dihadiri oleh Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya N. Bakrie, serta Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi.

RelatedPosts

Puluhan Siswa SD di Bogor Keracunan MBG, KPPG Ungkap 2 Pelanggaran

Kasus Kematian Satpam Sumarna Terborgol di Waduk Jatiluhur Purwakarta, Polisi Sudah Periksa 30 Saksi

Warga ‘Duel’ Sama Beruang Madu, Petugas Siapkan Box Trap

Mengangkat tema “Tarif 32% AS: Tantangan dan Peluang Baru dalam Ekspor, Forwarding, dan Logistik”, diskusi ini membahas langkah-langkah strategis untuk menjaga daya saing Indonesia di pasar global.

“Kita tidak bisa menghindari tantangan global seperti proteksionisme. Namun, Indonesia bisa mengarahkan strategi nasional agar situasi ini justru memperkuat fondasi ekonomi kita, salah satunya dengan membangun sistem logistik yang lebih kuat dan adaptif,” ujar Wamendag Roro melalui keterangan resmi.

Ia menekankan bahwa sistem logistik merupakan tulang punggung ekspor, terutama dalam upaya Indonesia mendiversifikasi pasar ke kawasan nontradisional. Saat ini, Indonesia telah memiliki 21 perjanjian dagang, dengan 16 lainnya masih dalam proses negosiasi, termasuk dengan Kanada, Iran, Peru, Uni Eropa, serta langkah aksesi ke dalam CPTPP dan blok dagang BRICS+.

“Agar ekspor ke pasar-pasar tersebut berjalan efisien, transformasi digital sistem logistik menjadi sangat krusial,” tegasnya.

Pemerintah, lanjutnya, menargetkan pembangunan sistem e-logistics yang terintegrasi, seperti konektivitas data antarpelabuhan. Hal ini membutuhkan kolaborasi aktif antara instansi pemerintah, badan usaha pelabuhan, dan pelaku industri logistik. Para forwarder nasional juga harus dilengkapi dengan infrastruktur digital mumpuni agar mampu bersaing secara global.

Lebih jauh, Wamendag Roro mendorong agar diplomasi perdagangan juga masuk ke dalam ranah diplomasi logistik, menyangkut kelancaran alur logistik lintas batas seperti kepabeanan, inspeksi karantina, hingga pengakuan dokumen digital antarnegara.

“Indonesia akan memperkuat kerja sama teknis dan harmonisasi standar logistik dengan negara mitra sebagai bagian dari diplomasi perdagangan aktif,” katanya.

Salah satu indikator efisiensi sistem logistik adalah pengurangan biaya logistik terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dari 14,29% menjadi 8% pada 2045. Wamendag Roro juga menyoroti pentingnya mempersingkat durasi port stay kapal agar proses bongkar muat lebih cepat, sehingga kapal dapat lebih banyak berlayar dan perusahaan pelayaran bisa menekan biaya operasional.

Menutup pemaparannya, Roro mengajak seluruh anggota ALFI menjadikan tantangan global sebagai peluang untuk tumbuh menjadi kekuatan logistik dan ekspor yang lebih mandiri dan tangguh.

“Kemendag terbuka untuk merangkul semua pihak. Asosiasi seperti ALFI adalah mitra strategis kami. Gotong royong adalah kunci mengubah tekanan menjadi momentum pembaruan,” tutupnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum DPP ALFI Akbar Djohan menyambut baik ajakan diskusi lanjutan dari Wamendag dan menyatakan kesiapan ALFI untuk berkolaborasi menciptakan sistem logistik nasional yang lebih kuat. Hal senada disampaikan Ketua Umum KADIN Indonesia Anindya N. Bakrie, yang optimistis Indonesia mampu menghadapi kebijakan tarif AS melalui kolaborasi lintas sektor dan solusi bersama di meja negosiasi.

Tags: Dyah Roro Esti Widya PutriKementerian PerdaganganlogistikWamendag

Related Posts

Ilustrasi siswa menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG).(Foto:Istimewa).

Puluhan Siswa SD di Bogor Keracunan MBG, KPPG Ungkap 2 Pelanggaran

Editor
7 Agustus 2026

SATUJABAR, BOGOR--Puluhan siswa Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, diduga mengalami keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG)....

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan.(Foto:Istimewa).

Kasus Kematian Satpam Sumarna Terborgol di Waduk Jatiluhur Purwakarta, Polisi Sudah Periksa 30 Saksi

Editor
7 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Polisi masih belum bisa mengungkap misteri kasus kematian satpam Sumarna, yang ditemukan dalam kondisi terborgol, di area Waduk Jatiluhur,...

Pemasangan box trap beruang madu oleh petugas BKSDA.(Foto: Dok. Humas Kemenhut)

Warga ‘Duel’ Sama Beruang Madu, Petugas Siapkan Box Trap

Editor
7 Agustus 2026

SATUJABAR, PELALAWAN - Kementerian Kehutanan melalui Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan konflik...

properti perumahan,harga properti

Harga Properti Residensial di Pasar Primer Naik

Editor
7 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Harga Properti Residensial (SHPR) berdasarkan survey Bank Indonesia menunjukkan harga properti residensial di pasar primer pada triwulan...

Utang Luar Negeri. Cadangan devisa.(Image Bank Indonesia0

Cadangan Devisa Akhir Juli 2026 Sebesar 145,3 Miliar Dolar AS

Editor
7 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Cadangan devisa Indonesia pada akhir Juli 2026 tetap terjaga sebesar 145,3 miliar dolar AS, relatif stabil dibandingkan...

Mumi berusia lebih dari 300 tahun yang hingga kini tetap terawat melalui tradisi dan kearifan masyarakat adat di Desa Aikima, Kabupaten Jayawijaya.(Foto: Dok. Humas Kemenpar)

Wisata Wamena Jadi Unggulan Indonesia

Editor
7 Agustus 2026

SATUJABAR, WAMENA - Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa menilai Wamena memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai destinasi wisata...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat