• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 23 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Wamendag Dyah Roro Tekankan Pentingnya Sistem Logistik Adaptif Hadapi Tantangan Global

Editor
Sabtu, 26 April 2025 - 06:19
Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti menjadi pembicara kunci dalam Round Table Discussion Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) di Menara Kadin, Jakarta, Jumat, (25 Apr).

Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti menjadi pembicara kunci dalam Round Table Discussion Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) di Menara Kadin, Jakarta, Jumat, (25 April 2025).(Foto: Humas Kemendag)

BANDUNG – Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri menegaskan pentingnya penguatan sistem logistik nasional yang adaptif dan kompetitif sebagai bagian dari strategi besar Indonesia dalam menghadapi dinamika ekonomi global, khususnya kebijakan tarif resiprokal dari Amerika Serikat.

Hal ini disampaikan Wamendag Roro saat menjadi pembicara kunci dalam Round Table Discussion yang digelar Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) di Menara Kadin, Jakarta, Jumat (25/4). Acara ini dibuka oleh Ketua Umum DPP ALFI Akbar Djohan dan dihadiri oleh Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya N. Bakrie, serta Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi.

RelatedPosts

Harga Emas Selasa 23/6/2026 Antam Rp 2.673.000 Per Gram

Sales Mission Kemenpar Penetrasi Pasar Korsel

Spring Airlines Layani Guangzhou dan Shenzhen ke Jakarta

Mengangkat tema “Tarif 32% AS: Tantangan dan Peluang Baru dalam Ekspor, Forwarding, dan Logistik”, diskusi ini membahas langkah-langkah strategis untuk menjaga daya saing Indonesia di pasar global.

“Kita tidak bisa menghindari tantangan global seperti proteksionisme. Namun, Indonesia bisa mengarahkan strategi nasional agar situasi ini justru memperkuat fondasi ekonomi kita, salah satunya dengan membangun sistem logistik yang lebih kuat dan adaptif,” ujar Wamendag Roro melalui keterangan resmi.

Ia menekankan bahwa sistem logistik merupakan tulang punggung ekspor, terutama dalam upaya Indonesia mendiversifikasi pasar ke kawasan nontradisional. Saat ini, Indonesia telah memiliki 21 perjanjian dagang, dengan 16 lainnya masih dalam proses negosiasi, termasuk dengan Kanada, Iran, Peru, Uni Eropa, serta langkah aksesi ke dalam CPTPP dan blok dagang BRICS+.

“Agar ekspor ke pasar-pasar tersebut berjalan efisien, transformasi digital sistem logistik menjadi sangat krusial,” tegasnya.

Pemerintah, lanjutnya, menargetkan pembangunan sistem e-logistics yang terintegrasi, seperti konektivitas data antarpelabuhan. Hal ini membutuhkan kolaborasi aktif antara instansi pemerintah, badan usaha pelabuhan, dan pelaku industri logistik. Para forwarder nasional juga harus dilengkapi dengan infrastruktur digital mumpuni agar mampu bersaing secara global.

Lebih jauh, Wamendag Roro mendorong agar diplomasi perdagangan juga masuk ke dalam ranah diplomasi logistik, menyangkut kelancaran alur logistik lintas batas seperti kepabeanan, inspeksi karantina, hingga pengakuan dokumen digital antarnegara.

“Indonesia akan memperkuat kerja sama teknis dan harmonisasi standar logistik dengan negara mitra sebagai bagian dari diplomasi perdagangan aktif,” katanya.

Salah satu indikator efisiensi sistem logistik adalah pengurangan biaya logistik terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dari 14,29% menjadi 8% pada 2045. Wamendag Roro juga menyoroti pentingnya mempersingkat durasi port stay kapal agar proses bongkar muat lebih cepat, sehingga kapal dapat lebih banyak berlayar dan perusahaan pelayaran bisa menekan biaya operasional.

Menutup pemaparannya, Roro mengajak seluruh anggota ALFI menjadikan tantangan global sebagai peluang untuk tumbuh menjadi kekuatan logistik dan ekspor yang lebih mandiri dan tangguh.

“Kemendag terbuka untuk merangkul semua pihak. Asosiasi seperti ALFI adalah mitra strategis kami. Gotong royong adalah kunci mengubah tekanan menjadi momentum pembaruan,” tutupnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum DPP ALFI Akbar Djohan menyambut baik ajakan diskusi lanjutan dari Wamendag dan menyatakan kesiapan ALFI untuk berkolaborasi menciptakan sistem logistik nasional yang lebih kuat. Hal senada disampaikan Ketua Umum KADIN Indonesia Anindya N. Bakrie, yang optimistis Indonesia mampu menghadapi kebijakan tarif AS melalui kolaborasi lintas sektor dan solusi bersama di meja negosiasi.

Tags: Dyah Roro Esti Widya PutriKementerian PerdaganganlogistikWamendag

Related Posts

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Selasa 23/6/2026 Antam Rp 2.673.000 Per Gram

Editor
23 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Selasa 23/6/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.673.000 per gram...

Sales Mission Kemenpar di Busan Korsel.(Foto: Dok. Kemenpar)

Sales Mission Kemenpar Penetrasi Pasar Korsel

Editor
23 Juni 2026

Sales Mission Kemenpar 2026 bagian dari promosi pada Seoul International Travel Fair (SITF) 2026 yang fokus untuk mempererat kemitraan antara...

Penumpang Spring Airlines.(Foto: Dok. Kemenpar)

Spring Airlines Layani Guangzhou dan Shenzhen ke Jakarta

Editor
23 Juni 2026

Spring Airlines Rute Guangzhou dan Shenzhen ke Jakarta sebagai wujud konektivitas udara antara Republik Rakyat Tiongkok dan Indonesia. SATUJABAR, JAKARTA...

Peresmian Stasiun Kereta Api JIS.(Foto: Dok. Kemenhub)

Stasiun Kereta Api JIS Diresmikan

Editor
23 Juni 2026

Stasiun Kereta Api JIS merupakan stasiun baru pada lintas Commuter Line Tanjung Priok relasi Jakarta Kota-Tanjung Priok yang berada di...

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.(Foto: Dok. Setneg)

Menteri ESDM Dipanggil Presiden Prabowo Terkait Listrik

Editor
23 Juni 2026

Menteri ESDM menjelaskan kepada Presiden Prabowo bahwa ketahanan energi Indonesia rata-rata di atas 20 hari minimum. SATUJABAR, BANDUNG - Presiden...

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sekaligus Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani.(Foto: Setneg)

Kawasan GBK Ditata Ulang, Rosan: Jadi Ikon Internasional

Editor
23 Juni 2026

Kawasan GBK ditata ulah tidak hanya revitalisasi Hotel Sultan, tetapi penataan ulang seluruh kawasan seluas sekitar 200 hektare. SATUJABAR, JAKARTA...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.