• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 11 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

‘Sanksi’ Pelajar Terlibat Tawuran di Sukabumi, Mondok di Pesantren

Editor
Jumat, 25 April 2025 - 10:35
Remaja terlibat tawuran di Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath, Sukabumi.(Foto:Istimewa).

Remaja terlibat tawuran di Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath, Sukabumi.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, SUKABUMI — Aksi tawuran remaja kerap terjadi di Sukabumi, Jawa Barat. Sudah berbagai cara polisi dalam memberikan pengarahan dan pembinaan, terbaru dengan mengirimnya ke pondok pesantren untuk mondok menjadi santri.

Delapan orang remaja di Sukabumi harus berurusan dengan polisi, setelah aksi tawuran. Kedelapan remaja, masibg-masing berinisial MR, 17 tahun, RR, 16 tahun, MN, 15 tahun, HR, 17 tahun, ME, 15 tahun, RR, 18 tahun, DJ, RJ, 15 tahun, dan RJ, 15 tahun.

RelatedPosts

Jalur Nagreg dan Rutinitas Mudik Lebaran

Indonesia Butuh 200 Peneliti Nuklir, Termasuk Wujudkan PLTN Indonesia Pertama Tahun 2032

PT KAI Daop 2 Bandung Periksa dan Rawat Lokomotif Kereta Jelang Mudik Lebaran

Setelah diamankan, diperiksa, dan mendapat pengarahan di Markas Polres (Mapolres) Sukabumi Kota, kedelapan remaja tersebut, tidak ditahan. Namun, mereka dikirim polisi ke Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath, Sukabumi.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Rita Suwadi, mengatakan, kedelapan remaja yang diamakan setelah terlibat aksi tawuran dikirim ke pondok pesantren, untuk menjalani pembinaan. Mereka ‘dipaksa’ mondok menjadi santri.

“Upaya mengirim remaja terlibat tawuran ke pondok pesantren untuk dibina, sebagai program yang disepakati bersama lintas instansi. Program ini diharapkan bisa menekan aksi tawuran remaja, dan pondok pesantren bisa menjadi ruang alternatif pendidikan karakter,” ujar Rita, kepada wartawan, Kamis (24/04/2025).

Rita mengatakan, aksi tawuran remaja kerap terjadi di wilayah Sukabumi, dan sudah berbagai cara memberikan pengarahan dan pembinaan agar tidak terulang. Program mengirimnke pondok pesantren diyakini efektif, dalam menangani aksi tawuran remaja, termasuk geng motor di Sukabumi.

“Di Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath, mereka akan menjalani program bernama Lentera Bintana, dibimbing langsung para pengasuh. Mereka akan diberi materi agama, kebangsaan, diajak berdialog, berkegiatan sosial, hingga bermuhasabah,” jelas Rita.

Para remaja dikirim ke pondok pesantrean diantar orangtua mereka. Pimpinan pondok pesantren langsung mendampingi dan mengarahkannya untuk memulai berkegiatan.

Rita mengungkapkan, selain pembinaan mental dan spiritual, para remaja juga akan mendapatkan berbagai keterampilan, yang nantinya bisa dipraktekan dalam kehidupan sehari-hari. Lentera Bintana digagas sebagai bentuk kolaborasi polisi, tokoh agama, dan masyarakat, sebagai upaya tidak hanya menindak tapi juga mendidik agar remaja tidak salah arah dan memiliki masa depan.(chd).

Tags: pelajarPolres Sukabumi Kotasukabumitawuran

Related Posts

Jalur Nagreg jalur rawan kepadatan kendaraan saat arus mudik dan balik Lebaran 2026.(Foto:Istimewa)

Jalur Nagreg dan Rutinitas Mudik Lebaran

Editor
10 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Jalur Nagreg merupakan jalur arteri di wilayah Kabupaten Bandung, yang selalu dilewati pemudik Lebaran ke jalur Selatan Jawa Barat...

Peneliti BRIN. (Foto: Humas BRIN)

Indonesia Butuh 200 Peneliti Nuklir, Termasuk Wujudkan PLTN Indonesia Pertama Tahun 2032

Editor
10 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Indonesia berencana membangun pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) pertama yang ditargetkan beroperasi pada 2032. Badan Riset dan...

PT KAI Daop 2 Bandung Periksa dan Rawat Lokomotif Jelang Mudik dan Balik Lebaran 2026.(Foto:Istimewa)

PT KAI Daop 2 Bandung Periksa dan Rawat Lokomotif Kereta Jelang Mudik Lebaran

Editor
10 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG--PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung, mulai mempersiapkan sarana dan prasarana perkeretaapian mudik dan balik...

Ketua DPR RI, Puan Maharani, saat ditemui awak media di Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/3/2026). Foto: Sari/Karisma

Puan Maharani: DPR Minta Penjelasan TNI soal Penetapan Status Siaga Terkait Geopolitik Timur Tengah

Editor
10 Maret 2026

JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Tentara Nasional Indonesia (TNI) memberikan penjelasan secara terbuka mengenai penetapan status kesiagaan...

Proses evakuasi jasad korban tertimbun longsor sampah di TPST Bantargebang, Kota Bekasi.(Foto:Istimewa).

Longsor Sampah Bantargebang Bekasi, 7 Orang Tewas 6 Selamat

Editor
10 Maret 2026

SATUJABAR, BEKASI--Sebanyak tujuh korban tertimbun longsor gunungan sampah di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, telah...

Penjualan

Penjualan Eceran Februari 2026 Tumbuh 6,9%, Didorong Penjualan Suku Cadang dan Aksesori Serta Sandang

Editor
10 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Bank Indonesia menyebutkan kinerja penjualan eceran pada Februari 2026 diprakirakan meningkat secara tahunan dan bulanan. Hal ini...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.