• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 15 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Ratusan Nelayan Cumi di Indramayu Tolak VMS, Mahal dan Tak Bermanfaat

Editor
Rabu, 16 April 2025 - 08:07
NTN

Nelayan (pexels)

Selain itu, pembelian maupun pemasangan serta pajak alat tersebut dibebankan kepada para nelayan.

SATUJABAR, INDRAMAYU – Ratusan nelayan cumi Indramayu menggelar unjuk rasa. Mereka dengan tegas menolak kewajiban pemasangan Vessel Monitoring System (VMS) pada kapal mereka. Pasalnya, pembelian maupun pemasangan serta pajak alat tersebut dibebankan kepada para nelayan.

RelatedPosts

4 Pelaku Penganiayaan Petugas Jaga Perlintasan KA di Garut Ditangkap

AMSI Sesalkan Gugatan Perdata terhadap Empat Media di Bali, Minta Majelis Hakim Nyatakan Gugatan Tidak Dapat Diterima

Pengguna Face Recognition Tembus 5,5 Juta Pada Semester I 2026

Adapun biaya pembelian VMS disebut senilai Rp 17 juta – Rp 20 juta. Nilai itu belum termasuk biaya pemasangan, pembelian aki, dan pajak per tahunnya. Kewajiban memasang VMS itu diketahui berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 42/PERMENKP/2015.

Berdasarkan pantauan di lapangan, aksi unjuk rasa dilakukan di depan Kantor Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PPSDKP) Jakarta Wilayah Kerja Eretan, Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu.

Para nelayan yang datang dengan menggunakan sejumlah mobil bak terbuka langsung berkumpul di depan kantor tersebut yang dijaga ketat aparat kepolisian. Sejumlah perwakilan massa pun menggelar orasi dan melakukan aksi teatrikal yang menggambarkan penderitaan nelayan.

Sempat terjadi saling dorong antara petugas dengan nelayan yang memaksa hendak masuk ke dalam kantor sambil membawa replika kapal. Beruntung, korlap berhasil menenangkan massa hingga aksi kembali berlangsung tertib.

Dalam orasinya, mereka menilai kewajiban pemasangan VMS pada kapal mereka sangat memberatkan karena harganya mahal. Padahal, nelayan sudah mengeluarkan biaya besar untuk operasional, biaya sandar, biaya kontribusi, dan biaya lainnya termasuk membayar pajak, di tengah penghasilan mereka yang minim.

“Aturan (pemasangan) VMS mencekik nelayan,” ucap para pengunjuk rasa yang tergabung dalam Serikat Nelayan Cumi tersebut.

Koordinator aksi Lucky Mukhtar mengatakan, selain mahal, pemasangan VMS juga dinilai oleh nelayan tidak memberikan manfaat apapun. Jika hendak mengetahui posisi kapal nelayan, selama ini mereka sudah mempunyai radio sebagai alat monitoring maupun untuk komunikasi.

“Dengan radio itu bisa untuk komunikasi dengan nakhoda secara langsung, jadi bisa mengetahui posisi kapal. Kita tidak perlu memasang VMS,” katanya.

Lucky menambahkan, nelayan pun selama ini dibebani pajak dari hasil tangkapan sebesar lima persen. Ia mempertanyakan imbal balik pajak yang telah dibayar nelayan.

“Uang pajak kita ke mana? Itu bentuk sumbangsih kita, memberikan pendapatan untuk negara. Tapi, giliran kita butuh, kita mengajukan tuntutan, mereka seolah-olah tidak mendengarkan. Usulan ini sering kita ajukan, bahkan audiensi sudah kita tempuh dengan beberapa instansi, tetapi tidak menemukan hasil,” ucapnya.

Lucky mengungkapkan, jika pemerintah bersikukuh mewajibkan pemasangan VMS, nelayan bisa menerimanya asalkan digratiskan. “Kita mau memasang VMS, tapi semuanya difasilitasi oleh negara. Difasilitasi dalam artian VMS itu diberikan secara gratis, dan tidak ada pajaknya, karena kita sudah memberikan pajak kepada negara,” tukas Lucky.

Pengawas Perikanan Wilayah Kerja Eretan Asep Ruhiyat mengatakan, pemasangan VMS diwajibkan untuk semua kapal yang ijinnya ada di Pemerintah Pusat. Dia berjanji, akan menyampaikan aspirasi para nelayan.

“(Aspirasinya) tolak VMS dan permintaan VMS gratis. Tapi kami hanya pelaksana di lapangan. Nanti aspirasinya akan kami sampaikan ke pimpinan” ucap Asep. (yul)

Tags: nelayan cumi demonelayan eretantolak pemasangan vms

Related Posts

Ilustrasi aksi pengeroyokan.(Foto:Istimewa).

4 Pelaku Penganiayaan Petugas Jaga Perlintasan KA di Garut Ditangkap

Editor
15 Juli 2026

SATUJABAR, GARUT--Empat pelaku penganiayaan terhadap petugas jaga perlintasan kereta api di Kabupaten Garut, Jawa Barat, berhasil ditangkap polisi. Keempat pelaku...

Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI)

AMSI Sesalkan Gugatan Perdata terhadap Empat Media di Bali, Minta Majelis Hakim Nyatakan Gugatan Tidak Dapat Diterima

Editor
15 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menyesalkan gugatan perdata terhadap empat perusahaan media di Bali yang didaftarkan di...

Face Recognition di Stasiun Kereta Api.(Foto: Humas KAI)

Pengguna Face Recognition Tembus 5,5 Juta Pada Semester I 2026

Editor
15 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 5.555.034 pelanggan KA Jarak Jauh menggunakan fasilitas Face Recognition Boarding...

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Emir Qatar periode 1995–2013, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani. Presiden mengisi dan menandatangani Book of Condolence di Kedubes Qatar, Jakarta, pada Rabu (15/07/2026).(Foto: Dok. Setneg)

Sambangi Kedubes Qatar, Presiden Prabowo Sampaikan Belasungkawa

Editor
15 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Emir Qatar periode 1995–2013, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani....

Jalan Tol Prosiwangi Jasa Marga.(Foto: Dok. Jasa Marga)

Selaras Arah Transformasi Danantara, Jasa Marga Kokohkan Penciptaan Nilai Berkelanjutan

Editor
15 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus memperkuat transformasi bisnis untuk menciptakan nilai ekonomi dan sosial yang berkelanjutan....

Ilustrasi debt collector mengadang pengendara sepeda motor.(Foto:Istimewa).

Viral! Begal Sepeda Motor Modus Jadi Debt Collector di Bandung, 3 Pelaku Ditangkap

Editor
15 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Viral di media sosial, seorang warga di Kota Bandung, Jawa Barat, menjadi korban aksi begal berpura-pura sebagai penagih utang,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat