• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 4 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kasus Pengeroyokan ‘Samson’ di Sukabumi, 6 Orang Jadi Tersangka

Editor
Senin, 24 Februari 2025 - 03:02
TKP (tempat kejadian perkara) penemuan mayat korban 'Samson'.(Foto:Istimewa).

TKP (tempat kejadian perkara) penemuan mayat korban 'Samson'.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, SUKABUMI — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sukabumi, Jawa Barat, menetapkan enam orang sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan, yang menewaskan Suherlan alias Samson. Keenam orang tersangka, warga Kampung Cihurang, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi tersebut, tidak ditahan.

“Hasil dari pemeriksaan yang dilakukan penyidik Satreskrim (Satuan Reserse Kriminal) Polres Sukabumi, enam orang ditetapkan sebagai tersangka, pada hari Minggu 23 Februari 2025. Keenam tersangka (kasus pengeroyokan yang menewaskan Suherlan alias Samson) tidak ditahan,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Sukabumi, Iptu Aah Saepulrohman, dalam keterangannya, Senin (24/02/2025).

RelatedPosts

KPK Tangkap Tangan TPK Pengurusan Izin Tinggal Warga Negara Asing di Kementerian Imipas

Minimarket di Sumedang Dirampok, Pelaku Bersajam Melukai Kasir

Operasi Patuh 2026 Digelar Serentak Mulai 08 Juni, Sasar Pelanggar Lalu-Lintas

Aah mengatakan, alasan keenam tersangka tidak dilakukan penahanan, merupakan kewenangan subjektif penyidik. Meski tidak ditahan, proses penyidikan perkara tetap berjalan sesuai prosedur dan aturan yang berlaku, hingga berkas pemeriksaan (BAP) tersangka dilimpahkan ke kejaksaan untuk disidangkan.

Sebelumnya Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, mengatakan, tidak ada proses hukum terhadap korban sebelum tewas dikeroyok, karena statusnya dari hasil pemeriksaan rumah sakit sebagai ODGJ (orang dengan gangguan jiwa). Korban yang sering membuat onar hingga meresahkan warga Kampung Cuhurang, menjadi pemicu terjadinya tindakan pengeroyokan terhadap korban hingga tewas mengenaskan.

“Saudara S alias Samson memang sudah beberapa kali melakukan tindakan melanggar aturan, bahkan masuk ranah pidana. Sudah beberapakali kita amankan, kita proses, namun saat dilakukan asesmen kejiwaan, yang bersangkutan dinyatakan alami gangguan kejiwaan,” kata Samian.

Samian menjelaskan, ketentuan hukum yang berlaku, yakni Pasal 44  KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana), menyatakan, terhadap orang dengan gangguan kejiwaan tidak dapat dibebankan pertanggungjawaban perbuatan pidana.

“Sesuai ketentuan Pasal 44 KUHP, terhadap orang yang mengalami gangguan kejiwaan tidak bisa dibebankan pertanggungjawaban perbuatan pidana. Sehingga kita selalu arahkah dan tempatkan ke rumah sakit jiwa untuk mendapatkan pengobatan. Namun, pengobatan tidak pernah tuntas karena waktunya terbatas dan kembali lagi ke masyarakat,” jelas Samian.

Sebelumnya diberitakan, nasib tragis menimpa Suherlan alias Samson, setelah kerap bolak-balik diamankan polisi, karena selalu membuat onar hingga meresahkan warga Kampung Cihurang, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. Pria berbadan kekar berusia 33 tahun, yang dikenal warga sebagai peman kampung dan disebut memiliki gangguan jiwa tersebut, tewas mengenaskan setelah dikeroyok massa, pada Jum’at (21/02/2025) malam.

Kematian ‘Preman Samson’ ditemukan tergeletak bersimbah darah di jalanan, diusut polisi. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sukabumi melakukan proses penyelidikan dan telah membawa jenazah Samson ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk dilakukan proses otopsi.

“Betul, ada kejadian tersebut (kematian Samson). Jenazah korban saat ini sudah berada di Rumah Sakit Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk kepentingan proses otopsi, setelah sebelumnya sempat dibawa ke RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Pelabuhanratu, ujar Kasatreskrim Polres Sukabumi, Iptu Hartono, Sabtu (22/02/2025).

Hartono mengatakan, masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait kematian ‘Preman Samson’, yang dilaporkan dikeroyok massa. Sejumlah saksi dari warga Kampung Cihurang, telah dimintai keterangan penyidik di Markas Polres (Mapolres) Sukabumi.

“Terkait kronologi kejadian dan lain-lain, masih dalam penyelidikan dan pendalaman kami. Saksi-saksi yang melaporkan dan mengetahui kejadian dari warga kampung (Cihurang) telah dimintai keterangan,” kata Hartono.

Pasca kejadian, warga Kampung Cihurang sempat mendatangi Mapolres Sukabumi. Warga berkumpul meminta mereka yang sedang dimintai keterangan dan disangkanya ditangkao dan akan langsung ditahan, untuk dibebaskan.

Warga membubarkan diri setelah mendapat penjelasan dari pihak kepolisian. Warga diminta tetap tenang dan kembali ke rumah, dengan mempercayakan proses hukum kepada polisi yang sedang menanganinya.(chd).

Tags: polres sukabumiSamson

Related Posts

KPK melakukan peristiwa tertangkap tangan terhadap sejumlah pihak yang diduga melakukan tindak pidana korupsi terkait pengurusan izin tinggal Warga Negara Asing (WNA) di Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Tahun 2022-2026.(Foto: Humas KPK)

KPK Tangkap Tangan TPK Pengurusan Izin Tinggal Warga Negara Asing di Kementerian Imipas

Editor
4 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan peristiwa tertangkap tangan terhadap sejumlah pihak yang diduga melakukan tindak pidana korupsi...

Ilustrasi senjata tajam pisau.(foto: istimewa)

Minimarket di Sumedang Dirampok, Pelaku Bersajam Melukai Kasir

Editor
4 Juni 2026

SATUJABAR, SUMEDANG--Sebuah minimarket di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, menjadi sasaran aksi perampokan. Pelaku yang membawa senjata tajam, melukai kasir hingga...

Ilustrasi tilang melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).(Foto:Istimewa).

Operasi Patuh 2026 Digelar Serentak Mulai 08 Juni, Sasar Pelanggar Lalu-Lintas

Editor
4 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA--Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan menggelar Operasi Patuh 2026 selama dua pekan. Operasi Patuh 2026 digelar serentak, mulai...

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.(Foto: Dok. Kemenperin)

Kemenperin Pacu Transformasi Industri Lewat Forum BRICS PartNIR 2026 di Tiongkok

Editor
4 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kerja sama internasional guna mendukung transformasi industri nasional melalui partisipasi aktif pada...

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) mengatakan pemerintah menghormati proses hukum yang sedang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim.(Foto: Setneg)

Silmy Karim Jalani Proses Hukum di KPK, Pemerintah Hormati

Editor
4 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah menghormati proses hukum yang sedang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan...

Ilustrasi tabrakan.(Foto:Istimewa).

Fortuner Tabrak Sepeda Motor dan Warung di Bogor, Satu Orang Tewas

Editor
4 Juni 2026

SATUJABAR, BOGOR--Peristiwa tabrakan menelan korban jiwa terjadi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Satu orang tewas setelah mobil Toyota Fortuner tidak...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.