• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 27 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Jejak Migrasi dan Adaptasi Maritim Manusia Purba di Wallacea

Editor
Senin, 24 Februari 2025 - 08:16
Taman Nasional Wakatobi

(Ilustrasi taman laut/pexels)

Wallacea adalah kawasan kepulauan di Indonesia bagian tengah yang dibatasi oleh selat-selat dalam. Kawasan ini meliputi Sulawesi, Lombok, Sumbawa, Flores, Sumba, Timor, Halmahera, Buru, Seram, dan banyak pulau-pulau kecil lainnya.

Dikutip dari situs BRIN, Pusat Riset Arkeologi Lingkungan, Maritim, dan Budaya Berkelanjutan (PR ALMBB) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berkolaborasi dengan National Museum of Ethnology (Minpaku) Jepang mendiseminasikan temuan terbaru hasil riset bersama. Temuan tersebut yaitu migrasi manusia dan adaptasi maritim dari akhir zaman Pleistosen hingga awal zaman Holosen di Wallacea Barat.

RelatedPosts

3.000 Ha Lahan Terbakar di Kalimantan, Operasi Pemadaman Terus Jalan

Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain, Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri

Senator Agita: Penanggulangan Bencana Perlu Didukung Regulasi Kuat dan Kesiapan Anggaran Daerah

Dalam webinar Sharing Session Human Migration and Maritime Adaptation from the Late Pleistocene to the Early Holocene in Western Wallacea yang diselenggarakan Kamis (20/02) di Jakarta, Rintaro Ono, peneliti dari Minpaku Jepang mengungkapkan bahwa penelitian arkeologi yang ia lakukan di Sulawesi telah memberikan bukti penting mengenai perpindahan manusia dan pola eksploitasi sumber daya laut sejak puluhan ribu tahun yang lalu.

Dalam presentasinya, ia membahas dua topik utama. Pertama, migrasi manusia ke Sulawesi dan wilayah barat Wallacea pada masa Pleistosen Akhir. Disampaikannya, penelitian yang dilakukan di Gua Topogaro, Sulawesi Tengah, menunjukkan bahwa manusia pertama tiba di wilayah tersebut sekitar 42.000 tahun yang lalu.

“Ekskavasi yang dimulai sejak 2016 sempat terhenti akibat pandemi COVID-19, tetapi dilanjutkan kembali pada tahun 2023. Penemuan artefak batu, tulang hewan, serta sisa-sisa makanan laut menjadi bukti penting tentang kehidupan awal manusia di wilayah ini,” jelasnya.

Kemudian, topik kedua berkaitan dengan adaptasi maritim manusia pada masa Holosen. Dijelaskannya bahwa perubahan lingkungan akibat kenaikan permukaan laut sekitar 10.000 tahun yang lalu mendorong manusia untuk beradaptasi dengan eksploitasi sumber daya laut yang lebih intensif.

Dalam ekskavasi yang dilakukan di beberapa lokasi, termasuk Gua Topogaro, ia menyebutkan telah ditemukan bukti peningkatan penggunaan teknologi alat batu serta peningkatan konsumsi makanan laut seperti ikan dan kerang. “Hal ini menunjukkan bahwa manusia pada masa itu telah memiliki strategi bertahan hidup yang berkembang sesuai dengan perubahan lingkungan,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan jalur migrasi manusia ke Wallacea yang terbagi menjadi dua rute utama. Rute tersebut yaitu rute utara melalui Kalimantan, Sulawesi, hingga Maluku, serta rute selatan melalui Jawa, Bali, Flores, dan Timor menuju Australia.

Ia kemudian menyampaikan ekskavasi di situs Liang Sarru, Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara yang dilakukan sejak 2004. Temuan ini mengindikasikan bahwa manusia telah melakukan pelayaran jarak jauh sejauh 100 kilometer dari Pulau Mindanao di Filipina ke Sulawesi sejak 30.000 tahun yang lalu. “Ini menjadi bukti bahwa teknologi pelayaran dan navigasi telah berkembang lebih awal dari yang diperkirakan sebelumnya,” ujarnya.

Selanjutnya ia menjelaskan bahwa temuan terbaru dari penelitian ini masih dalam tahap analisis lebih lanjut dan belum dipublikasikan secara resmi. Ia berharap ekskavasi yang akan dilakukan selanjutnya dapat mengungkap lebih banyak bukti mengenai migrasi awal Homo Sapiens ke Sulawesi serta perkembangan teknologi maritim di Wallacea.

Guna memperdalam pemahaman tentang sejarah migrasi manusia di kawasan tersebut, ia juga mengajak peneliti lain untuk berkolaborasi dalam studi lebih lanjut.

Peneliti PR ALMBB BRIN, Syahruddin Mansyur mengungkapkan bahwa situs gua Topogaro di pesisir timur Sulawesi menyimpan jejak penting periode modern awal. Diungkapkannya, berdasarkan hasil penelitian, lapisan tanah bagian atas situs tersebut menunjukkan hasil sekitar abad ke-16 hingga ke-17, yang sesuai dengan periode modern awal dalam kajian Asia Tenggara.

“Salah satu temuan menarik dari situs ini adalah soronga atau wadah kubur, yang juga ditemukan di situs lain seperti Tokan Dindi dan sepanjang pesisir timur Sulawesi, termasuk Kolaka,” ungkapnya.

Namun, ia menyoroti ancaman yang dihadapi situs Gua Topogaro akibat aktivitas tambang yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi penelitian. “Selain tambang besar seperti nikel, penambangan batuan di sekitar situs semakin mengancam kelestariannya. Upaya pelestarian telah dilakukan, termasuk penetapan Topogaro sebagai situs cagar budaya tingkat Kabupaten pada 2022 serta perencanaan pendirian museum oleh pemerintah setempat,” rincinya.

Disampaikannya pula hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman tentang migrasi manusia dan adaptasi maritim di kawasan Wallacea, sekaligus memperkuat upaya perlindungan terhadap situs bersejarah ini.

Tags: BRINmaritimwallacewallacea

Related Posts

Foto : Penanganan karhutla yang melanda kawasan Hutan Resort SPTN Wilayah I Kuningan, Taman Nasional Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat (25/10). (BPBD Kabupaten Kuningan)

3.000 Ha Lahan Terbakar di Kalimantan, Operasi Pemadaman Terus Jalan

Editor
26 Oktober 2026

JAKARTA — Pengendalian dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah masih terus dilakukan petugas gabungan. Lebih dari...

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi / Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.(Foto: Dok. Kementerian ESDM)

Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain, Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri

Editor
26 Oktober 2026

JAKARTA - Pemerintah menyiapkan pembangunan fasilitas penyimpanan (storage) minyak mentah di dalam negeri agar crude impor bisa langsung masuk ke...

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti (depan kanan). (Foto: Istimewa)

Senator Agita: Penanggulangan Bencana Perlu Didukung Regulasi Kuat dan Kesiapan Anggaran Daerah

Editor
26 Oktober 2026

BANDUNG – Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) sekaligus Wakil Ketua...

Logo OJK,Stabilitas sektor jasa keuangan,Survei Penilaian Integritas 2024,penyelesaian masalah pinjol,POJK,perbankan

OJK Perkuat Stabilitas dan Integritas Pasar Modal

Editor
26 Oktober 2026

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat stabilitas dan integritas pasar modal Indonesia melalui tiga langkah kebijakan strategis, yaitu...

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak.(Foto: Humas Kemenhaj)

Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Tidak Gunakan Maskapai Transit Singapura dan Malaysia, Ini Alasannya

Editor
26 Oktober 2026

JAKARTA - Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengimbau jemaah umrah Indonesia untuk mengutamakan penerbangan langsung (direct flight)...

Ketepatan waktu Whoosh capai 99,4%.(Foto: KCIC)

Whoosh Tawarkan Diskon Hingga 75 Persen Saat Liburan

Editor
26 Oktober 2026

JAKARTA - KCIC kembali menghadirkan promo tiket Kereta Cepat Whoosh berupa diskon hingga 75 persen dan cashback maksimal Rp150.000. Promo...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.