• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 22 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kemenperin Dukung Pengembangan Industri Ceramic Tableware dan Glassware Nasional

Editor
Sabtu, 14 Desember 2024 - 08:16
Inspektur Jenderal Kementerian Perindustrian M Rum.

Inspektur Jenderal Kementerian Perindustrian M Rum.(FOTO: Humas Kemenperin)

BANDUNG – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan industri ceramic tableware dan glassware di Indonesia. Sebagai sektor industri dengan potensi besar, kedua industri ini memiliki keunggulan kompetitif yang tinggi, berkat penggunaan bahan baku lokal dan struktur industri yang solid.

Meskipun kapasitas produksi industri ceramic tableware mencapai 253.796 ton per tahun, utilisasinya masih di bawah 50 persen pada semester pertama 2024. Sementara itu, industri glassware Indonesia memiliki kapasitas produksi sebesar 286.380 ton per tahun, dan industri kemasan kaca mencapai 403.679 ton per tahun, dengan fokus utama pada produk soda lime glass.

RelatedPosts

Menteri PPPA Desak Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan Keji Wanita Muda di Bandung

Soal Pemadaman Bergilir, Dirut PLN: Sudah Bisa Ditekan

Pedagang Dilarang Jualan di Depan Pusdai

Inspektur Jenderal Kemenperin, M. Rum, menyampaikan bahwa meskipun tantangan seperti persaingan dengan produk impor ada, prospek jangka panjang kedua industri ini sangat menjanjikan. Hal ini seiring dengan meningkatnya permintaan di pasar domestik dan global. “Kami mendorong para pelaku industri untuk terus berinovasi, mengadopsi teknologi terkini, meningkatkan riset dan pengembangan produk, serta memperbaiki kualitas untuk bersaing di pasar global,” kata Rum dalam pembukaan acara Twin Fest 2024: Ceramic Tableware & Glassware Indonesia di Jakarta, Rabu (11/12).

Rum juga menyampaikan bahwa pemerintah akan mewajibkan sertifikasi halal bagi produk ceramic tableware dan glassware dalam negeri pada tahun 2026. Hal ini menjadi peluang besar bagi produk dalam negeri untuk lebih berdaya saing, terutama menghadapi produk impor.

Untuk menjaga iklim usaha yang kondusif, pemerintah telah menerapkan berbagai kebijakan strategis. Salah satunya adalah pemberlakuan Standar Nasional Indonesia (SNI) wajib untuk produk keramik guna melindungi industri dalam negeri dari produk impor berkualitas rendah. Selain itu, insentif Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) yang ditetapkan sebesar 6,5 USD/MMBTU juga telah terbukti membantu industri keramik dalam menekan biaya produksi dan mendorong investasi baru.

Pemerintah juga fokus pada revitalisasi industri melalui peta jalan Making Indonesia 4.0, yang bertujuan mempercepat transformasi digital di sektor manufaktur, termasuk industri ceramic tableware dan glassware. Langkah-langkah utama dalam transformasi tersebut mencakup efisiensi produksi, penerapan teknologi ramah lingkungan (green technology), modernisasi pabrik dengan peralatan teknologi digital printing, serta inovasi desain produk yang mengikuti tren terkini.

Sejauh ini, enam industri ceramic tableware telah mengikuti program pelatihan Industri 4.0 yang diselenggarakan oleh Direktorat Industri Semen, Keramik, dan Pengolahan Bahan Galian Nonlogam (ISKPBGN) Kemenperin. Ke depan, jumlah industri yang terlibat dalam transformasi digital ini diperkirakan akan terus meningkat, dengan dampak signifikan terhadap efisiensi dan daya saing.

Pada kesempatan tersebut, Kemenperin juga memberikan apresiasi kepada Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (ASAKI) dan Asosiasi Produsen Gelas Kaca Indonesia (APGI) serta seluruh peserta pameran yang telah berkontribusi dalam pengembangan industri ceramic tableware dan glassware nasional. Pameran ini diharapkan menjadi sarana promosi, komunikasi, dan memperkuat hubungan antara pelaku industri.

Twin Fest 2024, yang diselenggarakan di Plasa Industri, Kementerian Perindustrian pada 11-13 Desember 2024, mengusung tema “Bangga Produksi Dalam Negeri”. Pameran ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap produk-produk dalam negeri berkualitas tinggi, memperluas jejaring bisnis, mendorong penjualan, dan memperkuat citra industri nasional. Selain pameran produk unggulan, acara ini juga menghadirkan talk show “TWINTalks”, Business Presentation dari perusahaan anggota asosiasi, serta berbagai hadiah menarik bagi pengunjung.

Tags: Ceramic Tableware

Related Posts

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi.(Foto:Istimewa).

Menteri PPPA Desak Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan Keji Wanita Muda di Bandung

Editor
22 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA--Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, mendesak pihak kepolisian segera menangkap pelaku aksi penyekapan dan penganiayaan...

Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo beserta jajaran menjelaskan soal pemadaman bergilir.(Foto: Setneg)

Soal Pemadaman Bergilir, Dirut PLN: Sudah Bisa Ditekan

Editor
22 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menyampaikan bahwa kondisi sistem kelistrikan di Pulau Jawa mulai mengalami...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyampaikan, kawasan depan Pusdai tidak lagi diperbolehkan menjadi lokasi aktivitas berjualan.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pedagang Dilarang Jualan di Depan Pusdai

Editor
22 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan memperketat penertiban di sejumlah ruang publik, khususnya kawasan yang dinilai memiliki nilai...

Linmas di Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Aksi Begal dan Kekerasan: Pemkot Aktifkan Siskamling di Seluruh Bandung

Editor
22 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan memperkuat upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama masa libur sekolah. Salah...

Kereta Api.(Foto:PT KAI).

KA Argo Anjasmoro Makin Diminati, Banyak Bonusnya

Editor
22 Juni 2026

KA Argo Anjasmoro melayani relasi Gambir–Surabaya Pasarturi pp dapat memberikan pengalaman menikmati ragam kuliner, wisata, budaya, dan suasana khas lintas...

Kereta api melintasi jembatan.(FOTO: Humas KAI). penumpang KAI 2024,ka parahyangan.layanan baru KAI, KA Cut Meutia.KA Pasundan

Penumpang KA Lembah Anai Melonjak 206,50 Persen

Editor
22 Juni 2026

KA Lembah Anai hadir sebagai layanan lokal yang menghubungkan perjalanan harian dengan pengalaman menikmati alam Minangkabau. SATUJABAR, JAKARTA - Kereta...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.