• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 9 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kemenperin Dukung Pengembangan Industri Ceramic Tableware dan Glassware Nasional

Editor
Sabtu, 14 Desember 2024 - 08:16
Inspektur Jenderal Kementerian Perindustrian M Rum.

Inspektur Jenderal Kementerian Perindustrian M Rum.(FOTO: Humas Kemenperin)

BANDUNG – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan industri ceramic tableware dan glassware di Indonesia. Sebagai sektor industri dengan potensi besar, kedua industri ini memiliki keunggulan kompetitif yang tinggi, berkat penggunaan bahan baku lokal dan struktur industri yang solid.

Meskipun kapasitas produksi industri ceramic tableware mencapai 253.796 ton per tahun, utilisasinya masih di bawah 50 persen pada semester pertama 2024. Sementara itu, industri glassware Indonesia memiliki kapasitas produksi sebesar 286.380 ton per tahun, dan industri kemasan kaca mencapai 403.679 ton per tahun, dengan fokus utama pada produk soda lime glass.

RelatedPosts

Farhan: Komunitas Topang Pariwisata dan Promosi Kota Bandung

Rp 4,1 Triliun BOS Madrasah & BOP RA Tahap II Segera Cair, Cek Jadwal Pengajuannya!

Desa Wisata Gunung Malang dan Tugu Utara Bogor Masuk Top 15 Jabar

Inspektur Jenderal Kemenperin, M. Rum, menyampaikan bahwa meskipun tantangan seperti persaingan dengan produk impor ada, prospek jangka panjang kedua industri ini sangat menjanjikan. Hal ini seiring dengan meningkatnya permintaan di pasar domestik dan global. “Kami mendorong para pelaku industri untuk terus berinovasi, mengadopsi teknologi terkini, meningkatkan riset dan pengembangan produk, serta memperbaiki kualitas untuk bersaing di pasar global,” kata Rum dalam pembukaan acara Twin Fest 2024: Ceramic Tableware & Glassware Indonesia di Jakarta, Rabu (11/12).

Rum juga menyampaikan bahwa pemerintah akan mewajibkan sertifikasi halal bagi produk ceramic tableware dan glassware dalam negeri pada tahun 2026. Hal ini menjadi peluang besar bagi produk dalam negeri untuk lebih berdaya saing, terutama menghadapi produk impor.

Untuk menjaga iklim usaha yang kondusif, pemerintah telah menerapkan berbagai kebijakan strategis. Salah satunya adalah pemberlakuan Standar Nasional Indonesia (SNI) wajib untuk produk keramik guna melindungi industri dalam negeri dari produk impor berkualitas rendah. Selain itu, insentif Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) yang ditetapkan sebesar 6,5 USD/MMBTU juga telah terbukti membantu industri keramik dalam menekan biaya produksi dan mendorong investasi baru.

Pemerintah juga fokus pada revitalisasi industri melalui peta jalan Making Indonesia 4.0, yang bertujuan mempercepat transformasi digital di sektor manufaktur, termasuk industri ceramic tableware dan glassware. Langkah-langkah utama dalam transformasi tersebut mencakup efisiensi produksi, penerapan teknologi ramah lingkungan (green technology), modernisasi pabrik dengan peralatan teknologi digital printing, serta inovasi desain produk yang mengikuti tren terkini.

Sejauh ini, enam industri ceramic tableware telah mengikuti program pelatihan Industri 4.0 yang diselenggarakan oleh Direktorat Industri Semen, Keramik, dan Pengolahan Bahan Galian Nonlogam (ISKPBGN) Kemenperin. Ke depan, jumlah industri yang terlibat dalam transformasi digital ini diperkirakan akan terus meningkat, dengan dampak signifikan terhadap efisiensi dan daya saing.

Pada kesempatan tersebut, Kemenperin juga memberikan apresiasi kepada Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (ASAKI) dan Asosiasi Produsen Gelas Kaca Indonesia (APGI) serta seluruh peserta pameran yang telah berkontribusi dalam pengembangan industri ceramic tableware dan glassware nasional. Pameran ini diharapkan menjadi sarana promosi, komunikasi, dan memperkuat hubungan antara pelaku industri.

Twin Fest 2024, yang diselenggarakan di Plasa Industri, Kementerian Perindustrian pada 11-13 Desember 2024, mengusung tema “Bangga Produksi Dalam Negeri”. Pameran ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap produk-produk dalam negeri berkualitas tinggi, memperluas jejaring bisnis, mendorong penjualan, dan memperkuat citra industri nasional. Selain pameran produk unggulan, acara ini juga menghadirkan talk show “TWINTalks”, Business Presentation dari perusahaan anggota asosiasi, serta berbagai hadiah menarik bagi pengunjung.

Tags: Ceramic Tableware

Related Posts

Komunitas motor Royal Enfield.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Farhan: Komunitas Topang Pariwisata dan Promosi Kota Bandung

Editor
9 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menilai keberadaan komunitas dapat turut memperkuat sektor pariwisata sekaligus menjadi sarana promosi...

Menteri Agama Nasaruddi Umar 2026.(Foto: Humas Kemenag)

Rp 4,1 Triliun BOS Madrasah & BOP RA Tahap II Segera Cair, Cek Jadwal Pengajuannya!

Editor
8 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kementerian Agama tengah memproses penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah...

Tugu Kujang Babakan Madang Bogor.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Desa Wisata Gunung Malang dan Tugu Utara Bogor Masuk Top 15 Jabar

Editor
8 Agustus 2026

SATUJABAR, CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Disparekraf terus mendorong pengembangan desa wisata dengan memperkuat kapasitas pengelola, meningkatkan kualitas...

Gerhana matahari total.(Image: BMKG)

Gerhana Matahari Total 12 Agustus Tak Terlihat di Indonesia

Editor
8 Agustus 2026

Gerhana Matahari Total yang terjadi pada Rabu, 12 Agustus 2026 mendatang, tidak dapat diamati dari wilayah Indonesia., menurut BMKG. SATUJABAR,...

Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) 2026.(Foto: Dok. Humas Kemenpar)

Festival Budaya Lembah Baliem Dorong Ekonomi Wamena

Editor
8 Agustus 2026

Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) 2026 menjadi salah satu pengungkit pariwisata sekaligus ekonomi masyarakat di Papua Pegunungan. SATUJABAR, WAMENA -...

Ilustrasi aksi penganiayaan.(Foto:Istimewa).

Marbot Masjid di Purwakarta Dibunuh Tetangga karena Sakit Hati

Editor
8 Agustus 2026

SATUJABAR, PURWAKARTA--Kasus kematian marbot masjid di Kabupaten Purwakarta, saat hendak mengumandangkan Adzan Dzuhur, berhasil diungkap polisi. Korban yang ditemukan tewas...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat