• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 23 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kemenperin Dukung Pengembangan Industri Ceramic Tableware dan Glassware Nasional

Editor
Sabtu, 14 Desember 2024 - 08:16
Inspektur Jenderal Kementerian Perindustrian M Rum.

Inspektur Jenderal Kementerian Perindustrian M Rum.(FOTO: Humas Kemenperin)

BANDUNG – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan industri ceramic tableware dan glassware di Indonesia. Sebagai sektor industri dengan potensi besar, kedua industri ini memiliki keunggulan kompetitif yang tinggi, berkat penggunaan bahan baku lokal dan struktur industri yang solid.

Meskipun kapasitas produksi industri ceramic tableware mencapai 253.796 ton per tahun, utilisasinya masih di bawah 50 persen pada semester pertama 2024. Sementara itu, industri glassware Indonesia memiliki kapasitas produksi sebesar 286.380 ton per tahun, dan industri kemasan kaca mencapai 403.679 ton per tahun, dengan fokus utama pada produk soda lime glass.

RelatedPosts

Pesta Miras Oplosan di Cianjur, 4 Pemuda Tewas 2 Dirawat di Rumah Sakit

Industri TPT Tetap Strategis, Pemerintah Dorong Penguatan Daya Saing dan Investasi

Meski Utang ke BI Lunas, Menkeu Tetap Kejar Aset Obligor dan Debitur BLBI

Inspektur Jenderal Kemenperin, M. Rum, menyampaikan bahwa meskipun tantangan seperti persaingan dengan produk impor ada, prospek jangka panjang kedua industri ini sangat menjanjikan. Hal ini seiring dengan meningkatnya permintaan di pasar domestik dan global. “Kami mendorong para pelaku industri untuk terus berinovasi, mengadopsi teknologi terkini, meningkatkan riset dan pengembangan produk, serta memperbaiki kualitas untuk bersaing di pasar global,” kata Rum dalam pembukaan acara Twin Fest 2024: Ceramic Tableware & Glassware Indonesia di Jakarta, Rabu (11/12).

Rum juga menyampaikan bahwa pemerintah akan mewajibkan sertifikasi halal bagi produk ceramic tableware dan glassware dalam negeri pada tahun 2026. Hal ini menjadi peluang besar bagi produk dalam negeri untuk lebih berdaya saing, terutama menghadapi produk impor.

Untuk menjaga iklim usaha yang kondusif, pemerintah telah menerapkan berbagai kebijakan strategis. Salah satunya adalah pemberlakuan Standar Nasional Indonesia (SNI) wajib untuk produk keramik guna melindungi industri dalam negeri dari produk impor berkualitas rendah. Selain itu, insentif Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) yang ditetapkan sebesar 6,5 USD/MMBTU juga telah terbukti membantu industri keramik dalam menekan biaya produksi dan mendorong investasi baru.

Pemerintah juga fokus pada revitalisasi industri melalui peta jalan Making Indonesia 4.0, yang bertujuan mempercepat transformasi digital di sektor manufaktur, termasuk industri ceramic tableware dan glassware. Langkah-langkah utama dalam transformasi tersebut mencakup efisiensi produksi, penerapan teknologi ramah lingkungan (green technology), modernisasi pabrik dengan peralatan teknologi digital printing, serta inovasi desain produk yang mengikuti tren terkini.

Sejauh ini, enam industri ceramic tableware telah mengikuti program pelatihan Industri 4.0 yang diselenggarakan oleh Direktorat Industri Semen, Keramik, dan Pengolahan Bahan Galian Nonlogam (ISKPBGN) Kemenperin. Ke depan, jumlah industri yang terlibat dalam transformasi digital ini diperkirakan akan terus meningkat, dengan dampak signifikan terhadap efisiensi dan daya saing.

Pada kesempatan tersebut, Kemenperin juga memberikan apresiasi kepada Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (ASAKI) dan Asosiasi Produsen Gelas Kaca Indonesia (APGI) serta seluruh peserta pameran yang telah berkontribusi dalam pengembangan industri ceramic tableware dan glassware nasional. Pameran ini diharapkan menjadi sarana promosi, komunikasi, dan memperkuat hubungan antara pelaku industri.

Twin Fest 2024, yang diselenggarakan di Plasa Industri, Kementerian Perindustrian pada 11-13 Desember 2024, mengusung tema “Bangga Produksi Dalam Negeri”. Pameran ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap produk-produk dalam negeri berkualitas tinggi, memperluas jejaring bisnis, mendorong penjualan, dan memperkuat citra industri nasional. Selain pameran produk unggulan, acara ini juga menghadirkan talk show “TWINTalks”, Business Presentation dari perusahaan anggota asosiasi, serta berbagai hadiah menarik bagi pengunjung.

Tags: Ceramic Tableware

Related Posts

Ilustrasi korban miras oplosan.(Foto:Istimewa).

Pesta Miras Oplosan di Cianjur, 4 Pemuda Tewas 2 Dirawat di Rumah Sakit

Editor
23 September 2026

SATUJABAR, CIANJUR--Empat pemuda di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tewas setelah menggelar pesta minuman keras (miras) oplosan. Dua orang lainnya masih...

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto didampingi Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM serta CEO Danantara Rosan Roeslani (kanan) dan Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) dan Chief Operating Officer (COO)/Direktur Operasional Danantara Dony Oskaria.(Foto: Dok. Kemenko Perekonomian)

Industri TPT Tetap Strategis, Pemerintah Dorong Penguatan Daya Saing dan Investasi

Editor
23 September 2026

JAKARTA - Industri TPT atau tekstil dan produk tekstil merupakan salah satu sektor strategis yang memiliki peran penting dalam perekonomian...

Presiden Prabowo Subianto dan dan Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, di Istanda Negara Jakarta, Selasa 22 September 2026.(Foto: BPMI Setpres)

Meski Utang ke BI Lunas, Menkeu Tetap Kejar Aset Obligor dan Debitur BLBI

Editor
23 September 2026

JAKARTA - Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan bahwa pelunasan utang obligasi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) kepada Bank Indonesia (BI)...

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid bersama jajaran berfoto bersama usai menyampaikan langsung kepada Co-Founder dan Chief Executive Officer Roblox David Baszucki mengenai kewajiban platform dalam memenuhi regulasi Indonesia, khususnya terkait pelindungan anak di ruang digital.(Foto: Dok. Kemkomdigi)

Menkomdigi Tegaskan Aturan Indonesia kepada CEO Roblox

Editor
23 September 2026

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyampaikan langsung kepada Co-Founder dan Chief Executive Officer Roblox David Baszucki mengenai...

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar (tengah paling depan) saat menghadiri Sosialisasi dan Serah Terima Bantuan Ekonomi Produktif Masyarakat yang digelar Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) di Aula BTNGC Kuningan, Selasa (22/9/2026).(Foto: Diskominfo Kab Kuningan)

Bupati Kuningan Apresiasi Bantuan Ekonomi Produktif oleh Balai Taman Nasional Gunung Ciremai

Editor
23 September 2026

KUNINGAN – Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menegaskan pentingnya membangun keseimbangan antara peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan kelestarian lingkungan di kawasan...

Peresmian Jalan Ratjih Natawidjaja.(Foto: Diskominfo Kab Sumedang)

Jalan Ratjih Natawidjaja Diresmikan, Akses Jalan Sport Center Cigugur Sumedang

Editor
23 September 2026

Jalan Ratjih Natawidjaja diresmikan menjadi nama jalan yang menghubungkan kawasan Sport Center dengan Jalan Kutamaya. SUMEDANG - Jalan baru menuju...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.