• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 17 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pemprov Jabar Seleksi Penerima Manfaat Rusunawa Agar Tepat Sasaran

Editor
Selasa, 26 November 2024 - 08:06
rumah deret tamansari

Ilustrasi (bandung.go.id)

Rusunawa di Solokan Jeruk dan Rancaekek ini, merupakan program pemerintah pusat yang kelak akan dihibahkan ke Pemprov Jabar.

SATUJABAR, BANDUNG — Pemerintah pusat melalui Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah membangun dua rumah susun sewa bagi keluarga miskin ekstrem. Targetnya, rusunawa ini dapat rampung di medio Desember 2024, sehingga bisa langsung ditempati di akhir tahun.

RelatedPosts

Presiden Prabowo Resmikan LRT Jakarta Rute Kelapa Gading–Manggarai

Presiden Prabowo Jajal LRT Kelapa Dua – Manggarai Selama 28 Menit

Waspadai Akun WhatsApp Palsu Admin Diskominfo Kuningan

Untuk keperluan itu, Pemprov Jabar tengah menyeleksi calon penerima manfaat apartemen transit atau rumah susun sewa bagi keluarga miskin ekstrem agar tepat sasaran.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Herman Suryatman mengatakan, dua rusunawa atau apartemen transit yang dibangun di Solokan Jeruk dan Rancaekek ini, merupakan program pemerintah pusat yang kelak akan dihibahkan ke Pemprov Jabar.

Masing-masing tower rusunawa memiliki 58 unit, dengan fasilitas lengkap, yang kini dalam tahap penyelesaian. Targetnya dapat rampung di medio Desember 2024, sehingga bisa langsung ditempati di akhir tahun.

Masing-masing unit dalam tower ini, lanjut Herman, diperuntukkan bagi masyarakat miskin ekstrem, yakni yang belum memiliki tempat tinggal dan pekerjaan tetap atau serabutan.

“Intinya yang bener-bener ekstrem di wilayah perkotaan. Kami sudah cek tiap tower itu, baru selesai pertengahan Desember. Furnitur sangat representatif. Tipe 36, satu tower 58 unit,” kata Herman.

Dalam tahap ini, lanjut dia, akan diperuntukkan bagi 100 kepala keluarga (KK) miskin ekstrem, sementara sisanya akan berlaku sebagai cadangan.

“Jadi, ada 116 unit. Sementara, KK ada 100. 16 (unit) untuk cadangan, rusunawanya. Tinggal nanti Pak Gubernur menyiapkan, karena transisi dari kementerian karena dihibahkan ke Pemprov Jabar,” katanya.

Diharapkan dua tower tersebut, sudah dapat dimanfaatkan oleh 116 kepala keluarga (KK), penerima manfaat program Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).

Kata dia, dengan adanya rusunawa ini diharapkan masyarakat miskin ekstrem di wilayah perkotaan Bandung Raya dapat terbantu. Terlebih, biaya sewa yang akan dibebankan sangat murah, karena mendapat subsidi dari Pemprov Jabar.

“Mudah-mudahan bisa naik kelas. Keluar dari zona miskin ekstrem jadi keluarga mampu,” katanya.

Masing-masing unit lanjut Sekda Herman, berukuran tipe 36 yang sudah dilengkapi dengan perabotan. Sehingga, masyarakat yang terpilih dapat langsung menikmati.

Hanya saja rusunawa ini, sambung dia, bersifat sementara dan berlaku selama 6-12 bulan untuk masing-masing kepala keluarga. “Mereka juga nanti akan mendapatkan pembinaan, pelatihan dan pendampingan,” ucapnya.

Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin mengatakan, Jabar ditunjuk menjadi proyek percontohan dalam pemberdayaan masyarakat miskin ekstrem (tak memiliki hunian dan pekerjaan).

Dikatakannya, mereka yang menerima manfaat berupa tempat tinggal di rusunawa tersebut, akan diberikan pelatihan supaya memiliki keterampilan sehingga mampu memenuhi kebutuhan harian.

“Tadi Pak Sekda mengatakan penerima manfaat akan diberikan pelatihan, pengertian bagaimana tinggal di perumahan tersebut seperti apa karena kan harus ada keterampilan karena harus bayar listrik dan lainnya,” ucapnya.

Terkait kesiapan rusunawa tersebut, Bey Machmudin menerangkan, sejauh ini sudah baik. Hanya saja, ada tantangan tersendiri, bagaimana Pemprov Jabar harus memastikan mereka selaku penerima manfaat dapat memiliki keterampilan untuk memenuhi ekonominya.

“Kesiapannya sih sudah, karena Jabar menjadi contoh bersama Jakarta. Jadi kalau berhasil, tentu baik. Tapi tantangannya, waktu yang sangat singkat ini Pak Sekda dan tim harus rapat mempersiapkan, baik secara keterampilan maupun sosial,” ucapnya.

Kepala Disperkim Jabar Indra Maha menambahkan, pihaknya siap mengelola hibah dua tower tersebut dalam rangka pengentasan kemiskinan di Jabar, khususnya Bandung Raya.

“Kami rutin melakukan pembinaan, dengan adanya program ini akan kita tingkatkan. Kolaborasi bersama perusahaan melalui CSR (tanggung jawab sosial perusahaan), supaya kemampuan (masyarakat) meningkat,” tuturnya. (yul)

Tags: pemprov jabarrumah susun sewawarga miskin ekstrem

Related Posts

LRT Jakarta.(Foto: Dok. Kemenhub)

Presiden Prabowo Resmikan LRT Jakarta Rute Kelapa Gading–Manggarai

Editor
17 September 2026

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto didampingi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, meresmikan pengoperasian LRT Jakarta...

Presiden Prabowo Subianto menjajal perjalanan menggunakan LRT Jakarta jalur Kelapa Gading–Manggarai, Jakarta, pada Rabu (16/09/2026).(Foto: BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Jajal LRT Kelapa Dua – Manggarai Selama 28 Menit

Editor
17 September 2026

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menjajal perjalanan menggunakan LRT Jakarta jalur Kelapa Gading–Manggarai, Jakarta, pada Rabu (16/09/2026). Melalui perjalanan tersebut,...

Waspadai penipuan.(Image: Diskominfo Kab. Kuningan)

Waspadai Akun WhatsApp Palsu Admin Diskominfo Kuningan

Editor
17 September 2026

KUNINGAN - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kuningan mengingatkan operator website desa dan perangkat daerah untuk mewaspadai akun WhatsApp...

Pengolahan Sampah Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan Menjadi Energi Listrik (PSEL) di area TPA Galuga. Sampah akan diolah menjadi sumber energi listrik dengan kapasitas mencapai 15 hingga 40 megawatt (MW).(Foto: Humas Pemkot Bandung)

TPA Galuga Akan Olah 1.400 Ton Sampah Jadi Energi 40 MW

Editor
17 September 2026

BABAKAN MADANG – TPA Galuga atau Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir (TPA) Galuga, Kabupaten Bogor, tidak lagi menjadi lokasi buah...

Bupati Bogor Rudy Susmanto.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Bupati Bogor: 34 Tahun Jadi Tong Sampah, TPAS Galuga Kini Penghasil Energi & Dorong Ekonomi

Editor
17 September 2026

BABAKAN MADANG – Bupati Bogor Rudy Susmanto mulai mengubah wajah TPA Galuga. Setelah puluhan tahun kawasan ini menjadi tempat bermuaranya...

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin (baju putih), saat rapat koordinasi dan evaluasi penanganan kebakaran di TPAS Galuga, Rabu (16/9/2026) malam.(Foto: Humas Pemkot Bogor)

TPAS Galuga: Petugas Masih Siaga Antisipasi Api

Editor
17 September 2026

BOGOR – TPAS Galuga yang sempat membara kini mereda. Meskipun demikian, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor masih menyiagakan personel gabungan di...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.