• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 20 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Panen Raya Musim Gadu 2, Harga Gabah Anjlok Di Titik Terendah Rp 6.300 per Kg

Editor
Senin, 21 Oktober 2024 - 10:26
Buruh panen padi menghitung gabah hasil panen di Blok Ki Buyut Depong, Desa Terusan, Kecamatan Sidang, Kabupaten Indramayu. (Foto: Satujabar.com)

Buruh panen padi menghitung gabah hasil panen di Blok Ki Buyut Depong, Desa Terusan, Kecamatan Sidang, Kabupaten Indramayu. (Foto: Satujabar.com)

Meski tidak merugi secara usahataninya, tapi keuntungan yang diperoleh petani sangat tipis.

SATUJABAR, INDRAMAYU — Panan raya musim tanam gadu 2, kini tengah berlangsung di centra produksi padi Kabupaten Indramayu. Ironisnya, para petani di daerah ini tidak bisa menikmati harga gabah yang bagus. Pasalnya, harga gabah saat ini mengalami penurunan signifikan hingga hanya mencapai Rp 6.300 per kg gabah kering panen (GKP).

Panen padi musim tanam gadu 2 di Desa Terusan, Kecamatan Sindang, Indramayu. (Dok. Satujabar.com)

“Padahal, sebelum panen raya kali ini berlangsung, harga gabah cukup tinggi Rp 73.000 per kg GKP. Namun, saat ini hanya dikisaran Rp 6.200-Rp 6.300 per kg GKP,” ujar Supendi petani di Desa Terusan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu saat ditermui Satujabar.com, Senin (21/10/2024).

RelatedPosts

Jet Bisnis Dassault Falcon 10X Sukses Terbang Perdana

Aniaya Nasabah Koperasi, 2 Penagih Utang di Sumedang Dihakimi Massa

PLN: Sistem Kelistrikan Jawa Tetap Terkendali

Dikatakan Mang Gendut, dengan harga terendah itu, maka petani kehilangan untung Rp 1.000 per kg GKP. Artinya, petani hanya mendapat keuntungan sangat tipis dari usahataninya itu.

“Meski tidak merugi, tapi keuntungannya sangat tipis sekali. Ini jika dihitung dari biaya usahatani secara keseluruhan,” ungkapnya.

Di sisi lain, kata petani lainnya Darlan, menghadapi panen raya gadu kedua ini, petani sulit menjual gabahnya. Ini, kata dia, karena para tengkulak tidak mampu membeli gabah petani yang tengah melimpah.

“Selain itu, saat ini juga sedang ramai musim hajatan dimana orang-orang kampung yang menggelar hajatan ‘menarik’ kembali pemberian yang diberikan kepada pemilik hajat,” ujarnya.

Beras yang dikumpulkan pemilik hajat itu, kata Darlan, kemudian dijual kembali kepada tengkulak. “Hal ini lah yang menyebabkan tengkulak saat ini sulit dicari dan akhirnya gabah masih menumpuk,” ujarnya.

Untuk itu, para petani berharap agar Bulog segera menyerap gabah tersebut. Ini agar para petani dapat memiliki modal kembali untuk usahataninya di musim rendengan. (yul)

Tags: harga gabah anjlokmusim gadu 2panen raya

Related Posts

Pesawat terbaru dari Dassault Aviation, Falcon 10X, telah sukses menyelesaikan penerbangan pertamanya.(Foto: Istimewa/Dassault Aviation)

Jet Bisnis Dassault Falcon 10X Sukses Terbang Perdana

Editor
20 Juni 2026

SAINT-CLOUD, PRANCIS - Pesawat terbaru dari Dassault Aviation, Falcon 10X, telah sukses menyelesaikan penerbangan pertamanya. Keberhasilan ini menunjukkan kesiapan program...

Ilustrasi debt collector.(Foto:Istimewa).

Aniaya Nasabah Koperasi, 2 Penagih Utang di Sumedang Dihakimi Massa

Editor
20 Juni 2026

SATUJABAR, SUMEDANG--Dua orang debt collector, atau penagih utang, di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, menjadi 'bulan-bulanan' setelah menganiaya nasabahnya. Kedua penagih...

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengumumkan tarif tenaga listrik untuk triwulan III tahun 2024 tidak naik.

PLN: Sistem Kelistrikan Jawa Tetap Terkendali

Editor
20 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - PT PLN (Persero) menyampaikan bahwa sistem kelistrikan Jawa saat ini beroperasi dan terkendali secara baik. Namun demikian,...

Sekretaris Kementerian Pariwisata, Bayu Aji Bersama jajaran berfoto bersama dengan panitia dan delegasi lai saat dalam Global Muslim Travel Index (GMTI) Awards 2026, di Balestier Ballroom, Aloft Singapore Novena, Kamis (18/6/2026).(Foto: Kemenpar)

Alhamdulillah! Indonesia Peringkat 2 Destinasi Wisata Ramah Muslim Terbaik Dunia

Editor
20 Juni 2026

SATUJABAR, SINGAPURA - Indonesia kembali mencatatkan prestasi di tingkat global dengan meraih peringkat kedua sebagai destinasi wisata ramah muslim atau...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Sabtu 20/6/2026 Antam Rp 2.668.000 Per Gram

Editor
20 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Sabtu 20/6/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.668.000 per gram...

Mata air yang tak pernah surut di Sumedang meski kemarau tersebar di wilayah Desa Nagrak, Kecamatan Buahdua. Desa yang ada di kaki Gunung Tampomas Sumedang.El Nino,kekeringan

El NiNo 2026 Diperkirakan Moderat, Ungkap BRIN

Editor
20 Juni 2026

El Nino yang dinilai akan moderat, namun BRIN tetap mewaspadai kemarau panjang SATUJABAR, JAKARTA - Masyarakat tidak perlu panik menghadapi...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.