• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 2 November 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Panen Raya Musim Gadu 2, Harga Gabah Anjlok Di Titik Terendah Rp 6.300 per Kg

Editor
Senin, 21 Oktober 2024 - 10:26
Panen Raya Musim Gadu 2, Harga Gabah Anjlok Di Titik Terendah Rp 6.300 per Kg

Buruh panen padi menghitung gabah hasil panen di Blok Ki Buyut Depong, Desa Terusan, Kecamatan Sidang, Kabupaten Indramayu. (Foto: Satujabar.com)

Meski tidak merugi secara usahataninya, tapi keuntungan yang diperoleh petani sangat tipis.

SATUJABAR, INDRAMAYU — Panan raya musim tanam gadu 2, kini tengah berlangsung di centra produksi padi Kabupaten Indramayu. Ironisnya, para petani di daerah ini tidak bisa menikmati harga gabah yang bagus. Pasalnya, harga gabah saat ini mengalami penurunan signifikan hingga hanya mencapai Rp 6.300 per kg gabah kering panen (GKP).

Panen padi musim tanam gadu 2 di Desa Terusan, Kecamatan Sindang, Indramayu. (Dok. Satujabar.com)

“Padahal, sebelum panen raya kali ini berlangsung, harga gabah cukup tinggi Rp 73.000 per kg GKP. Namun, saat ini hanya dikisaran Rp 6.200-Rp 6.300 per kg GKP,” ujar Supendi petani di Desa Terusan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu saat ditermui Satujabar.com, Senin (21/10/2024).

RelatedPosts

Karhutla 2026: Hotspot Turun Jadi 96 Titik

Menpora Erick Sebut Tantangan Masa Depan Pemuda Butuh Kolaborasi Lintas Sektor

76% Penumpang Whoosh Bayar Pakai QR Code

Dikatakan Mang Gendut, dengan harga terendah itu, maka petani kehilangan untung Rp 1.000 per kg GKP. Artinya, petani hanya mendapat keuntungan sangat tipis dari usahataninya itu.

“Meski tidak merugi, tapi keuntungannya sangat tipis sekali. Ini jika dihitung dari biaya usahatani secara keseluruhan,” ungkapnya.

Di sisi lain, kata petani lainnya Darlan, menghadapi panen raya gadu kedua ini, petani sulit menjual gabahnya. Ini, kata dia, karena para tengkulak tidak mampu membeli gabah petani yang tengah melimpah.

“Selain itu, saat ini juga sedang ramai musim hajatan dimana orang-orang kampung yang menggelar hajatan ‘menarik’ kembali pemberian yang diberikan kepada pemilik hajat,” ujarnya.

Beras yang dikumpulkan pemilik hajat itu, kata Darlan, kemudian dijual kembali kepada tengkulak. “Hal ini lah yang menyebabkan tengkulak saat ini sulit dicari dan akhirnya gabah masih menumpuk,” ujarnya.

Untuk itu, para petani berharap agar Bulog segera menyerap gabah tersebut. Ini agar para petani dapat memiliki modal kembali untuk usahataninya di musim rendengan. (yul)

Tags: harga gabah anjlokmusim gadu 2panen raya

Related Posts

Pemasangan papan peringatan cegah karhutla.(Foto: Humas Kemenhut)

Karhutla 2026: Hotspot Turun Jadi 96 Titik

Editor
1 November 2026

JAKARTA - Jumlah hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi (high confidence) secara nasional kembali menurun. Berdasarkan pemantauan SiPongi Kementerian Kehutanan hingga...

Menpora Erick saat menjadi narasumber Beyond Professional Youth Con (BPYC) di Chillax, Jakarta, Minggu (1/11).(foto:Andre/kemenpora.go.id)

Menpora Erick Sebut Tantangan Masa Depan Pemuda Butuh Kolaborasi Lintas Sektor

Editor
1 November 2026

JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menyebut bahwa tantangan yang dihadapi oleh generasi muda...

Kereta Cepat Jakarta Bandung atau Whoosh.(Foto: Humas KCIC)

76% Penumpang Whoosh Bayar Pakai QR Code

Editor
1 November 2026

JAKARTA - Sebanyak 76% penggunaan tiket saat proses boarding Kereta Cepat Whoosh pada periode Januari–September 2026 dilakukan melalui tiket digital...

Jalan tol Jasa Marga.(Foto: Humas Jasa Marga)

Pendapatan Usaha Jasa Marga Tumbuh 7,9%, Kuartal III 2026

Editor
1 November 2026

JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (“Perseroan”) mencatatkan kinerja keuangan yang positif hingga kuartal III 2026, didukung oleh kontribusi...

Memasuki Musim Penghujan, Ratusan TPS di Majalengka Rawan Bencana

Musim Hujan 2026/2027: BNPB Terbitkan Delapan Langkah Kesiapsiagaan

Editor
1 November 2026

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menetapkan delapan langkah kesiapsiagaan untuk menghadapi musim hujan 2026/2027. Langkah tersebut mencakup pemetaan...

Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Cimayor Sumedang

Selamatkan Ayam Piaraan, Pria ASN di Bandung Tewas di Tangan Pencuri

Editor
1 November 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Seorang pria aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, tewas di tangan pencuri saat berusaha mempertahankan ayam...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.