• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 9 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Dampak Pergerakan Tanah di Rongga KBB, Rumah Direlokasi

Editor
Rabu, 06 Maret 2024 - 11:18
BNPB akan merelokasi rumah warga terdampak maupun yang terancam fenomena pergerakan tanah di Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Hal tersebut disampaikan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyato, setelah memimpin rapat koordinasi penanganan bencana pergerakan tanah dan tanah longsor di Posko Darurat Bencana, Kantor Kecamatan Rongga (5/3/2024).

BNPB akan merelokasi rumah warga terdampak maupun yang terancam fenomena pergerakan tanah di Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Hal tersebut disampaikan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyato, setelah memimpin rapat koordinasi penanganan bencana pergerakan tanah dan tanah longsor di Posko Darurat Bencana, Kantor Kecamatan Rongga (5/3/2024).(FOTO: jabarprov.go.id)

SATUJABAR, BANDUNG – Dampak pergerakan tanah di Rongga KBB, sejumlah rumah akan direlokasi, menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

BNPB akan merelokasi rumah warga terdampak maupun yang terancam fenomena pergerakan tanah di Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

RelatedPosts

Pertamina Patra Niaga Regional JBB Pastikan Keandalan Distribusi Energi

Menteri UMKM: Mayoritas Pengemudi Ojol Pilih Jadi Bagian dari Usaha Mikro

OJK Terbitkan POJK Baru Perdagangan Karbon Melalui Bursa Karbon

Hal tersebut disampaikan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyato, setelah memimpin rapat koordinasi penanganan bencana pergerakan tanah dan tanah longsor di Posko Darurat Bencana, Kantor Kecamatan Rongga (5/3/2024).

“Penanganan setelah tanggap darurat pada tahap rehabilitasi dan rekonstruksi adalah kita harus melakukan relokasi. Di daerah ini sudah tidak bisa lagi digunakan untuk organisasi warga,” ucap Suharyanto dilansir jabarprov.go.id.

Suharyanto memastikan bahwa hasil kaji cepat, saat ini ada sebanyak 28 rumah yang sudah pasti harus direlokasi karena memang telah terdampak dan berada di zona merah rawan pergerakan tanah.

Kendati demikian, tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan jumlah rumah yang harus direlokasi hingga mencapai 40-50 rumah.

“Untuk yang langsung harus direlokasi ada sebanyak 28 rumah.Tetapi tentu saja ada potensi-potensi sebanyak 40-50 rumah penduduk yang harus direlokasi ke tempat yang baru,” jelasnya.

TAHAPAN RELOKASI

Adapun dalam tahapan proses relokasi rumah warga tersebut, BNPB telah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Termasuk Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk asesmen lokasi mana yang paling direkomendasikan.

Sementara itu Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat berikut jajarannya mulai dari BPBD Provinsi Jawa Barat, BPBD Kabupaten Bandung Barat dan seluruh unsur forkopimda lainnya akan menyediakan lahannya dan proses pendataan lebih lanjut.

“Pemerintah Daerah atas rekomendasi Badan Geologi telah menentukan beberapa alternatif lahan untuk relokasi. Tentu saja nanti akan dievaluasi dan diasesmen mana yang paling baik,” tegas Suharyanto.

Suharyanto juga memastikan bahwa hingga hari ini, fokus utama dari penanganan darurat adalah bagaimana memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi dengan baik.

Selama tanggap darurat, maka seluruh rangkaian proses yang masuk dalam tahapan ini menjadi prioritas utama.

“Saat ini masih dalam tahap tanggap darurat. Ada 192 warga yang mengungsi. Tentu saja BNPB memberikan bantuan untuk memastikan para pengungsi ini terpenuhi kebutuhan dasarnya,” tuturnya.

SALURKAN BANTUAN

Guna memberikan dukungan kepada warga terdampak maupun Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, BNPB telah menyerahkan bantuan berupa Dana Siap Pakai (DSP) senilai 250 juta rupiah berikut beberapa jenis logistik dan peralatan.

Adapun rinciannya meliputi makanan siap saji 250 paket, sembako 250 paket, biskuit protein 250 paket, hygine kit 250 paket, matras 250 lembar, selimut 250 lembar, air mineral 250 dus, tenda pengungsian 2 unit, tenda keluarga 50 unit dan kasur lipat 100 unit .

“Untuk operasional awal kami tadi juga sudah menyerahkan kepada Pak Bupati. Sehingga harapannya warga yang terdampak ini tidak terlalu lama tinggal dipengungsian,” ujar Suharyanto.

Lebih lanjut, Suharyanto juga mengatakan bahwa pemerintah akan memberikan dukungan lain berupa Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan dan harus bertahan sementara di pengungsian.

Adapun besaran DTH yang akan diberikan bernilai 500 ribu rupiah untuk tiap-tiap Kepala Keluarga. DTH ini nantinya dapat digunakan untuk menyewa tempat tinggal sementara sambil menunggu rangkaian proses pemulihan hingga rehabilitasi dan rekonstruksi nantinya.

“Per KK akan diberikan bantuan dana tunggu perumahan sebesar 500 ribu yang dapat digunakan untuk menyewa tempat tinggal sementara,” katanya dilansir jabarprov.go.id.

Tags: bnpb

Related Posts

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) menerima kunjungan kerja Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan ke Integrated Terminal (IT) Jakarta dan Rest Area KM 57A Tol Jakarta–Cikampek pada Rabu (8/7/2026).(Foto: Istimewa)

Pertamina Patra Niaga Regional JBB Pastikan Keandalan Distribusi Energi

Editor
9 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) menerima kunjungan kerja Komisaris Utama PT Pertamina (Persero)...

Ilustrasi driver ojek online (ojol).(Foto:Istimewa).

Menteri UMKM: Mayoritas Pengemudi Ojol Pilih Jadi Bagian dari Usaha Mikro

Editor
9 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menemui ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang mewakili...

ojk kinerja perbankan

OJK Terbitkan POJK Baru Perdagangan Karbon Melalui Bursa Karbon

Editor
9 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA – OJK atau Otoritas Jasa Keuangan menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10 Tahun 2026 tentang Perubahan atas...

Penjualan eceran, toko, minimarket

Penjualan Eceran Juni 2026 Turun -0,8%

Editor
9 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Penjualan eceran Juni 2026 diprakirakan terjaga. Indeks Penjualan Riil (IPR) Juni 2026 diprakirakan sebesar 221,6, terutama ditopang...

satelit stasiun luar angasa

Indonesia Sangat Kompetitif untuk Lokasi Peluncuran Satelit

Editor
9 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Keunggulan geografis Indonesia yang berada di garis khatulistiwa membuka peluang besar bagi Indonesia untuk menjadi pemain global...

survei kegiatan dunia usaha ekspor jawa barat

Bank Dunia Proyeksikan Ekonomi China 2026 dan 2027 Tumbuh Melambat

Editor
9 Juli 2026

Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi China melambat menjadi 4,4% pada tahun 2026. Pertumbuhan tersebut diperkirakan akan melandai lebih lanjut menjadi...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat