Berita

6 Pengeroyok ‘Samson’ di Sukabumi Divonis 6 Bulan-1,5 Tahun Penjara

SATUJABAR, SUKABUMI–Enam pelaku pengeroyokan yang menewaskan Suherman alias Samson hingga tewas di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, divonis 6 bulan hingga 1,5 tahun kurungan penjara. Keenam terdakwa dinyatakan terbukti bersalah oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Sidang pembacaan putusan dalam kasus kematian Suherman alias Samson, yang digelar Pengadilan Negeri (PN) Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Selasa (23/07/2025) sore, menghadirkan lima terdakwa. Kelima terdakwa pelaku pengeroyokan Samson, yakni berinisial I alias Sanud, W, S, A, dan DZ.

Dalam pembacaan amar putusannya, Majelis Hakim yang diketuai Maruli Tumpal Sirait, menyatakan, keenam terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah, melakukan tindak pidana kekerasan secara bersama-sama mengakibatkan kematian.

Perbuatan keenam terdakwa telah memenuhi unsur perbuatan tindak pidana kekerasan. Perbuatan sebagaimana diatur dalam Pasal 170 ayat 1 dan 2 ke-3 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

“Menyatakan para terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah, melakukan tindak pidana kekerasan secara bersama-sama mengakibatkan kematian,” ujar Maruli saat membacakan putusannya.

Empat terdakwa masing-masing I alias Sanud, W, S, dan A, dijatuhi hukuman pidana 6 bulan kurungan penjara. Sedangkan terdakwa AN (Arip Nurjaman) dijatuhi hukuman pidana lebih berat, yakni 1 tahun 6 bulan kurungan penjara, karena tidak bisa bersikap kooperatif menolak menghadiri persidangan, sejak agenda tuntutan.

“Keadaan meringankan tidak dipertimbangkan terhadap terdakwa Arip Nurjaman, karena yang bersangkutan tidak mau menghadiri sidang,” kata Maruli.

Majelis Hakim mempertimbangkan hal-hal meringankan bagi empat terdakwa. Para terdakwa bersikap sikap sopan selama persidangan, mengakui perbuatannya, menyesal, menempuh upaya damai, serta memberi santunan kepada keluarga korban.

Dalam sidang terpisah, terdakwa lainnya berinisial DZ, dijatuhi vonis 6 bulan kurungan penjara. Putusan dibacakan setelah putusan terhadap lima terdakwa lainnya selesai.

Saat membacakan amar putusannya, Majelis Hakim, menyatakan, pertimbangan hukum terhadap terdakwa DZ sama dengan empat terdakwa lain. Bersikap sopan mengakui perbuatannya, dan merasa menyesal.

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Fikri Nugraha dan kuasa hukum para terdakwa, menyatakan, pikir-pikir untuk mengajukan banding atas putusan yang dijatuhkan majelis hakim. Sebelumnya, JPU menuntut para terdakwa dengan hukuman 10 bulan kurungan penjara, setelah terjadi perdamaian dengan keluarga korban dan permohonan warga setempat agar para terdakwa diberikan keringanan hukuman.(chd).

Editor

Recent Posts

Ketika Fadli Zon Mengenang Seniman Nasirun

YOGYAKARTA - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, hadir dalam takziah yang diselenggarakan oleh keluarga maestro…

3 jam ago

Hari Jadi Kuningan 1 September 2026, Sekda: Lebih Khidmat, Lebih Meriah

KUNINGAN – Hari Jadi Kuningan 1 September, Pemerintah Kabupaten Kuningan sudah menyiapkan sejumlah program di…

3 jam ago

Kemenperin dan BI Percepat Transformasi UMKM Hijau

JAKARTA – Kemenperin atau Kementerian Perindustrian terus memperkuat transformasi sektor industri nasional menuju sistem produksi…

3 jam ago

Tim Indonesia Day, Menpora Kobarkan Semangat Para Atlet

JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir bersama Wamenpora Taufik Hidayat menghadiri acara…

4 jam ago

Veddriq Leonardo Bidik Emas Asian Games 2026

JAKARTA - Veddriq Leonardo, peraih medali emas Olimpiade mengaku belum puas untuk terus menorehkan prestasi…

4 jam ago

BNPB Hormati Putusan MK Terkait Penetapan Status Bencana

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghormati Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 261/PUU-XXIII/2025 yang dibacakan…

4 jam ago

This website uses cookies.