UMKM

Koperasi, Pondasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan

SATUJABAR, BOGOR – Koperasi menjadi pondasi kuat dalam menumbuhkembangkan ekonomi kerakyatan agar terus maju dan berkembang.

Hal itu diungkapkan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, saat menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Pimpinan serta Pengurus Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Bogor periode 2025–2030.

Dedie Rachim menyampaikan bahwa pada masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pembangunan koperasi terus didorong seiring dengan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari ikhtiar pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjamin pemenuhan gizi anak-anak Indonesia.

“Nah, dari situlah konsep mengenai Makan Bergizi Gratis lahir. Pembangunan SPPG itu menciptakan offtaker. Nantinya, setelah pembangunan SPPG berjalan, koperasi dapat berperan sebagai supplier. Di situlah dibangun siklus ekonomi dan sistem bisnis yang saling mendukung,” ujar Dedie Rachim saat memberikan sambutan pada pengukuhan pengurus Dekopinda di Polbangtan, Sabtu (30/5/2026) melalui keterangan resminya.

Dedie Rachim mengungkapkan bahwa saat ini di Kota Bogor telah terbentuk 68 Koperasi Merah Putih dan empat di antaranya sedang dalam proses pembangunan.

BACA JUGA: Harga Dex Turun, Pertamax Turbo Naik Per 1 Juni 2026

Selain itu, ia juga mendorong unit-unit lain yang berada di bawah naungan Dekopinda untuk mengambil peran sebagai pemasok bagi berbagai sektor usaha, seperti peternakan dan pertanian, yang saat ini permintaannya terus meningkat dan sebagian besar masih dipasok dari luar Kota Bogor.

“Jadi, ini merupakan peluang yang harus dimanfaatkan. Ke depan, koperasi dapat bekerja sama dengan Polbangtan untuk mengembangkan sistem pertanian perkotaan atau urban farming,” katanya.

Ia menambahkan, saat ini koperasi harus optimistis, karena pemerintah terus memberikan dukungan dan mendorong pertumbuhan sektor perkoperasian.

“Sekali lagi, mudah-mudahan setelah pengukuhan dan pelaksanaan Rakerda ini lahir rekomendasi-rekomendasi yang baik untuk kemajuan di masa depan karena fondasinya sudah mulai kita bangun,” ujarnya.

Ketua Dekopinda Kota Bogor, Ade Syarif Hidayat, mengatakan bahwa setelah pelantikan dan pengukuhan, kegiatan dilanjutkan dengan rapat kerja daerah (Rakerda) guna memperkuat peran Dekopinda dalam membina dan mengembangkan gerakan koperasi di Kota Bogor.

“Dekopinda memiliki kekuatan untuk berbuat bagi Kota Bogor dalam rangka membina dan mengembangkan koperasi demi kepentingan anggota gerakan koperasi se-Kota Bogor,” kata Ade Syarif Hidayat.

Ia menjelaskan bahwa Dekopinda memiliki tiga fungsi utama. Pertama, sebagai wadah perjuangan untuk menyalurkan aspirasi dan kepentingan anggota kepada pemerintah maupun lembaga lainnya.

Kedua, melakukan advokasi kepada pemerintah dan berbagai lembaga guna membuka peluang yang lebih luas bagi koperasi untuk terlibat dalam kegiatan usaha maupun pengadaan barang dan jasa.

Selain itu, Dekopinda juga berfungsi mewakili anggota baik di dalam maupun di luar organisasi, termasuk sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam pembinaan dan pengembangannya.

“Oleh karena itu, dengan tugas dan fungsi tersebut, kami akan terus berupaya mengembangkan diri agar dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi gerakan koperasi di Kota Bogor,” ucapnya.

Editor

Recent Posts

Indonesia Resmi Gabung WAICO, Lembaga Kerjasama AI Global

SATUJABAR, JAKARTA - Indonesia resmi menjadi salah satu dari 29 negara pendiri World Artificial Intelligence…

2 jam ago

Presiden Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri Bila Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan

SATUJABAR, MALANG - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan efisiensi anggaran demi…

2 jam ago

Presiden Prabowo Ungkap Hasil Nyata Potensi Indonesia, B50 hingga Industri Nasional

SATUJABAR, MALANG - Potensi besar Indonesia menunjukkan hasil nyata di berbagai sektor strategis. Menurut Presiden,…

2 jam ago

APBD Kabupaten Bogor Hadapi Tantangan Fiskal, Pemkab Prioritaskan Hak Dasar Warga dan Konektivitas Wilayah

APBD Kabupaten Bogor dihadapkan pada tantangan fiskal berupa proyeksi defisit yang signifikan akibat menurunnya dana…

2 jam ago

Indonesia Halal Industry Awards 2026 Diapresiasi

Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) digelar sejak 2021 adalah ajang penghargaan bagi para pemangku kepentingan…

2 jam ago

Garut Jadi Percontohan Pengembangan Kentang

SATUJABAR, GARUT - Kementerian Pertanian (Kementan) dan International Fund for Agricultural Development (IFAD) mengevaluasi pelaksanaan…

2 jam ago

This website uses cookies.