Sport

Bogor City Trail 2026: Dedie Rachim dan Bima Arya Ambil Bagian

Bogor City Trail 2026 memiliki keunikan karena mampu mengakomodasi para pelari road run yang ingin beralih atau mulai tertarik menekuni lari trail.

SATUJABAR, BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, turut ambil bagian dalam ajang Bogor City Trail (BCT) 2026 bersama Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) sekaligus Ketua Umum Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI), Bima Arya, di Jungle Water Park, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Minggu (31/5/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Dedie Rachim berharap olahraga lari trail ke depan dapat menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON).

Dirinya mengapresiasi penyelenggaraan BCT 2026 yang memasuki tahun keempat pelaksanaan. Tahun ini, BCT diikuti sekitar 1.800 peserta yang terbagi dalam kategori 5 kilometer, 10 kilometer, dan 21 kilometer.

Dedie Rachim mengakui masih terdapat beberapa hal yang perlu dibenahi, terutama terkait kualitas lintasan, kebersihan, serta penataan jalur agar ke depan BCT semakin diminati para pelari.

“Saat melintasi jalur 5 kilometer, ternyata masih diperlukan sinergi dan kolaborasi yang lebih kuat, terutama untuk mempercantik lintasan. Kita juga harus memperhatikan kebersihan, penanganan sampah, serta kondisi jalur dan jalan yang perlu diperbaiki. Ini akan menjadi bagian dari upaya ke depan agar BCT menjadi pilihan bagi para runner sekaligus memberikan pengalaman menikmati keindahan alam Kota Bogor,” kata Dedie Rachim melalui keterangan resmi.

SIMAK JUGA: Begini Cara Meraih Financial Freedom

Ia berharap jumlah peserta, termasuk peserta dari luar negeri, akan terus meningkat pada penyelenggaraan berikutnya.

“Kalau jalurnya indah, tertib, dan bersih, tentu BCT akan menarik lebih banyak peminat, baik dari dalam negeri maupun mancanegara,” ujarnya.

Senada, Bima Arya menyampaikan dukungannya terhadap penyelenggaraan BCT dan berharap event tersebut dapat terus berkembang serta memiliki skala yang lebih besar di masa mendatang.

“Saya berharap BCT ke depan diperluas lagi skalanya, karena saya melihat banyak pelari mancanegara yang ambil bagian. Selanjutnya, trek larinya juga agar lebih steril. Untuk lebih memeriahkan suasana, bisa ditambah berbagai gimmick khas lokal,” kata Bima Arya.

Menurutnya, BCT 2026 memiliki keunikan karena mampu mengakomodasi para pelari road run yang ingin beralih atau mulai tertarik menekuni lari trail.

“Komposisinya 80 persen trail dan 20 persen road, tetapi trail-nya tetap ramah. Bagi para pemula ini menarik, sedangkan bagi pelari trail berpengalaman juga cukup menantang, apalagi ada kategori 21 kilometer. Jadi bagus sekali untuk menjadi ikon trail yang fun di Kota Bogor,” ujarnya.

Editor

Recent Posts

Wisman ke Jawa Barat Juli 2026 Turun 51,36 Persen

BANDUNG – Wisman ke Jawa Barat melalui Bandara Kertajati pada Juli 2026 tercatat sebanyak 232…

2 jam ago

Mengitimidasi dan Memeras ASN di Sekolah di Sukabumi, Pria Mengaku Wartawan Positif Narkoba Ditangkap

SATUJABAR, SUKABUMI--Viral di media sosial, seorang pria mengaku-ngaku sebagai wartawan, mengamuk di sebuah Sekolah Dasar…

2 jam ago

Ekspor Jawa Barat Januari-Juli 2026 Naik 6,43 Persen

BANDUNG - Ekspor Jawa Barat Januari-Juli 2026 mencapai USD 23,58 miliar atau naik 6,43 persen…

2 jam ago

Inflasi Jabar Agustus 2026 Sebesar 3,13 Persen (Y-no-Y)

BANDUNG - Inflasi Jabar Agustus 2026 year on year (y-on-y) di Jawa Barat sebesar 3,13…

2 jam ago

Polda Jabar Bongkar Kasus Pornografi dan Ekploitasi Anak, 8 Orang Ditangkap

SATUJABAR, BANDUNG--Waspada buat para orangtua atas terjadinya kasus pornografi dan eksploitasi seksual terhadap anak di…

3 jam ago

Luas Panen Jagung Pipilan Juli 2026 Turun 6,06 persen

JAKARTA - Luas panen jagung pipilan Juli 2026 sebesar 0,23 juta hektare, mengalami penurunan sebesar…

4 jam ago

This website uses cookies.