Ilustrasi perkelahian pelajar.(Foto:Istimewa).
SATUJABAR, CIANJUR–Empat siswa dari dua Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terlibat duel dua lawan dua. Dalam perkelahian disaksikan teman-temannya, satu siswa tewas terjatuh dari jembatan ke aliran sungai, setelah dirawat di rumah sakit.
Perkelahian melibatkan dua Sekolah Menengah Pertama (SMP), terjadi di Kecamatan Leles, Kabupaten Cianjur. Dua siswa SMP terlibat duel melawan dua siswa MTs (Madrasah Tsanawiyah).
Perkelahian disaksikan teman-temannya dari masing-masing sekolah. Bahkan, teman-temannya merekam aksi perkelahian lalu diunggah ke media sosial, hingga viral.
Dalam rekaman video yang beredar, kedua kubu berkumpul berhadap-hadapan di jembatan Parigi, Desa Sindangsari, Kecamatan Leles. Dari kedua kubu, dua siswa menjadi perwakilan melakukan duel.
Begitu duel terjadi, mereka saling baku-pukul hingga berguling-guling di atas jembatan. Dalam duel yang dilaporkan terjadi pada Jumat (18/07/2025) malam, sekitar pukul 21.00 WIB, dua siswa siswa terjatuh dari jembatan ke aliaran sungai cukup dalam.
“Saat kejadian, ada 14 orang berada di lokasi, tujuh siswa SMP dan tujuh siswa MTs. Dua orang dari masing-masing menjadi perwakilan duel sampai berguling-guling di atas jembatan kemudian dua siswa terjatuh,” ujar Kapolsek Agrabinta, AKP Nanda, saat dikonfirmasi, Rabu (23/07/2025).
Nanda mengatakan, aksi perkelahian dihentikan warga yang langsung berusaha menyelamatkan dua siswa yang jatuh ke aliran sungai. Kedua korban berhasil dievakuasi dari aliran sungai dan langsung dilarikan ke puskesmas.
“Warga membawa kedua siswa yang terjatuh ke puskesmas. Satu orang harus dirujuk ke rumah sakit karena mengalami luka benturan,” kata Nanda.
Kondisi siswa MTs bernama Ziad, yang harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Sindangbarang, sempat membaik dan diperbolehkan pulang. Namun, pada Selasa (22/07/2025), kondisi korban memburuk hingga akhirnya meningal dunia, saat kembali dibawa ke rumah sakit.
“Selasa kemarin, kondisi lorban drop setelah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Sindangbarang. Selang beberapa jam saat dalam penanganan tim medis, korban meninggal dunia,” ungkap Nanda.
Proses penyelidikan duel maut siswa SMP dan MTs, ditangani Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cianjur. Polisi telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).
“Betul, kita sedang melakukan proses penyelidikan dan sudah mendatangi TKP. Bagaimana perkelahian antar pelajar itu terjadi dan apa pemicunya, masih kita dalami,” ujar Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Tono Listianto.
Para siswa yang terlibat dan menyaksikan perkelahian, sudah diminta keterangan. Perkelahian melibatkan anak di bawah umur tersebut, belum sampai ada penetapan tersangka, dengan status anak harus berhadapan dengan hukum (ABH).(chd).
SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perdagangan menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE) emas periode kedua Juli 2026…
GOR Pajajaran Kota Bogor menjalani renovasi besar setelah puluhan tahun tidak mengalami perubahan signifikan atau…
SATUJABAR, KUNINGAN - Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dinilai menjadi kunci menghadirkan inovasi…
SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan berbagai terobosan regulasi untuk mendukung pelaksanaan Program…
N.V. BIMA adalah jejak manufaktur dunia yang terlihat di Kota Bandung. Kisahnya mewarnai jejak peradaban…
SATUJABAR, BANDUNG – Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara tinggal menunggu waktu. Paralel dengan rencana itu, Pemerintah…
This website uses cookies.