• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 6 November 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Wamenag Tutup Madrasah Robotic Competition di Bogor, Ciptakan Generasi Unggul Sains Berakhlak Mulia

Editor
Minggu, 02 November 2025 - 01:56
Wamenag Romo Syafii menyampaikan pidato dan arahan saat penutupan MRC 2025.(Foto: Humas Kemenag)

Wamenag Romo Syafii menyampaikan pidato dan arahan saat penutupan MRC 2025.(Foto: Humas Kemenag)

SATUJABAR, BOGOR – Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i mengatakan bahwa Islam adalah agama yang mencakup seluruh aspek kehidupan. Menurutnya, Islam tidak hanya syariah.

Pesan ini disampaikan Wamenag saat menutup Madrasah Robotic Competition (MRC) 2025 di Living World Kota Wisata, Bogor. MRC merupakan ajang kompetisi di bidang teknologi yang terbesar bagi siswa madrasah. Penyelenggaran even ini menegaskan komitmen Kementerian Agama dalam mencetak generasi yang unggul pada bidang sains dan teknologi sekaligus berakhlak mulia.

RelatedPosts

Korea Open 2026: Dhinda Gagal Kalahkan Yamaguchi, Tersisa Ginting

Penjualan Properti Triwulan III 2026 di Pasar Primer Terkontraksi 8,43%

Cadangan Devisa Indonesia Akhir Oktober 2026 Sebesar USD 146,8 Miliar

Wamenag menekankan bahwa teknologi dan nilai keagamaan harus berjalan beriringan. Wamenag mengajak siswa madrasah menjadi pelopor inovasi yang menjaga agama, akhlak, dan kemaslahatan umat.

Romo menegaskan bahwa Islam mendorong umatnya untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Menurutnya, teknologi bukan berada di luar ajaran agama, melainkan bagian dari perjuangan intelektual dan spiritual seorang Muslim dalam memakmurkan kehidupan.

“Islam tidak hanya syariah. Islam mengawal kehidupan manusia dalam keseluruhan aspek kehidupan, bicara tentang teknologi itu juga bicara tentang Islam,” ujarnya di Bogor, Sabtu (1/11/2025) dilansir laman Kemenag.

Wamenag juga mengingatkan pentingnya menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan zaman yang terus berubah. Ia merujuk pesan Sayyidina Ali bin Abi Thalib tentang urgensi pendidikan yang visioner dan relevan dengan masa depan.

“Didiklah anakmu dengan ilmu yang berbeda dari ilmu yang diajarkan kepadamu, karena mereka akan hidup di zaman berbeda dengan dirimu”, sebutnya.

Menurut Wamenag, pesan tersebut menegaskan bahwa generasi hari ini tidak bisa dibekali dengan cara pandang dan kompetensi masa lalu semata. Pendidikan, termasuk di madrasah, harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan era modern.

Wamenag kemudian menyampaikan bahwa penguasaan robotika tidak boleh berhenti pada aspek teknis dan kecanggihan semata. Teknologi, menurutnya, harus diarahkan untuk kemaslahatan manusia dan kemajuan peradaban, sejalan dengan nilai-nilai dasar dalam Islam.

“Robot kita ciptakan untuk kepentingan manusia, untuk menjaga agama kita, jiwa, akal, keturunan, dan harta kita bersama”, ujar Wamenag.

Ia menuturkan bahwa tujuan pendidikan di madrasah bukan hanya melahirkan generasi yang mampu mengoperasikan teknologi, tetapi juga yang mampu menavigasi dan memanfaatkannya demi keadaban dan kemanusiaan. Karenanya, Wamenag berharap lahir lebih banyak ilmuwan dan inovator dari lingkungan madrasah, yang mampu menggabungkan kecerdasan intelektual dengan kedalaman spiritual.

“Jadilah profesor di bidang teknologi. Ciptakan robot terbaik. Jangan sampai kita dikendalikan robot, tetapi robot yang harus kita kendalikan”, pesannya.

Menutup arahannya, Wamenag menyampaikan selamat kepada para finalis MRC yang hadir pada hari ini. Wamenag berpesan, kepada para peserta, untuk tidak berpuas diri hanya pada apa yang dicapai hari ini. Kepada yang belum beruntung, untuk terus berusaha membuktikan diri kedepannya.

“Saya ingatkan kalian untuk terus berkarya, jangan hanya berpuas diri dengan apa yang didapat hari ini, harus fokus untuk apa yang akan datang ke depannya. Untuk yang belum berhasil, jangan berkecil hati, buktikan pada event-event selanjutnya bahwa kalian yang akan jadi pemenang”, pesannya.

Hadir dalam giat ini, Dirjen Pendis Amien Suyitno, Stafsus Wamenag, Direktur KSKK Madrasah Nyayu Khodijah, beserta jajarannya.

Tags: KemenagMadrasah Robotic CompetitionRomo MaarifRomo Syafi'iRomo Syafiiiwamenag

Related Posts

Korea Open 2026

Korea Open 2026: Dhinda Gagal Kalahkan Yamaguchi, Tersisa Ginting

Editor
6 November 2026

YEOSU KORSEL – Korea Open 2026 digelar 3-8 November 2026 memperebutkan total hadiah USD 500.000 atau setara dengan Rp8 miliar...

properti perumahan,harga properti

Penjualan Properti Triwulan III 2026 di Pasar Primer Terkontraksi 8,43%

Editor
6 November 2026

Secara keseluruhan, penjualan properti residensial di pasar primer masih terkontraksi sebesar 8,43% (yoy). JAKARTA - Hasil Survei Harga Properti Residensial...

Pertumbuhan ekonomi cadangan devisa,ekonomi jabar triwulan

Cadangan Devisa Indonesia Akhir Oktober 2026 Sebesar USD 146,8 Miliar

Editor
6 November 2026

JAKARTA - Cadangan devisa Indonesia pada akhir Oktober 2026 tetap terjaga sebesar 146,8 miliar dolar AS, relatif stabil dibandingkan dengan...

Irjen Pol. Slamet Uliandi.(Foto:Dok.Humas Polri).

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Baru Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Editor
6 November 2026

SATUJABAR, JAKARTA--Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan tindak pidana penyadapan ilegal, penghapusan data elektronik, dan...

Ilustrasi mayat korban.(Foto:Istimewa).

Wanita Ditemukan Tewas Dianiaya di Tempat Kos di Cimahi, Pelaku Ditangkap

Editor
6 November 2026

SATUJABAR, CIMAHI--Seorang wanita ditemukan tewas bersimbah darah di tempat kos di Kota Cimahi, Jawa Barat. Pria pelaku penganiayaan yang mengakibatkan...

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat di Raja Ampat yang berhasil meraih status Green Card atau kartu hijau dari UNESCO, juga dengan Belitong, Merangin Jambi, Ijen dan Maros-Pangkep melalui proses revalidasi dalam Sidang ke-11 Dewan UNESCO Global Geoparks (11th Session of the Council of the UNESCO Global Geoparks 2026) yang berlangsung pada 2–4 November 2026 di Paris, Prancis.(Foto: Dok. Kemenpar)

5 Geopark Indonesia Raih Green Card UNESCO, Ini Daftarnya

Editor
6 November 2026

JAKARTA - Lima geopark Indonesia berhasil meraih status Green Card atau kartu hijau dari UNESCO setelah melalui proses revalidasi dalam...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.