• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 2 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Wakil Walikota Bandung dan Anggota DPRD Tidak Ditahan, Minta Proyek Tidak Ada Kerugian Negara

Editor
Kamis, 11 Desember 2025 - 11:26
Wakil Wali Kota Bandung Erwin.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Wakil Wali Kota Bandung Erwin.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

SATUJABAR, BANDUNG–Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bandung, Jawa Barat, belum melakukan penahahan terhadap dua tersangka dugaan korupsi penyalahgunaan kewenangan, Wakil Walikota Bandung, Erwin, dan anggota DPRD Kota Bandung, Rendiana Awangga. Dalam perkara dugaan korupsi penyalahgunaan kewenangan yang menjerat kedua tersangka, tidak ditemukan unsur kerugian negara.

Dua tersangka dugaan korupsi penyalahgunaan kewenangan, Wakil Walikota Bandung, Erwin, dan anggota DPRD Kota Bandung, Rendiana Awangga, belum dilakukan penahanan, karena Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bandung harus memperoleh persetujuan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Ketentuan tersebut, berdasarkan Undang-Undang yang mengatur tentang Pemerintah Daerah.

RelatedPosts

Harga Referensi CPO Periode Pertama Agustus 2026 Turun

Harga Patokan Ekspor Emas Periode Pertama Agustus Turun Tipis

6 Pemuka Agama Pimpin Zikir dan Doa Kebangsaan 2026

“Belum dilakukan penahanan, karena harus mendapatkan persetujuan dari Menteri Dalam Negeri,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Kota Bandung, Ridha Nurul Ihsan kepada wartawan, Rabu (10/12/2025).

Wakil Walikota Bandung, Erwin, dan anggota DPRD Kota Bandung, yang juga Ketua Partai Nasdem Kota Bandung, Rendiana Awangga, telah ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan koripsi penyalahgunaan kewenangan di lingkungan Pemerintahan Kota Bandung. Dalam perkara dugaan korupsi yang menjerat kedua tersangka, tidak ditemukan unsur kerugian negara, sehingga penyidik Kejari tidak menggunakan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), yang mensyaratkan adanya kerugian negara.

“Jadi, untuk perkara ini, bukan, atau tidak menggunakan Pasal 2 dan Pasal 3 terkait kerugian negara. Ini terkait Pasal 12 huruf e Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi, serta Pasal 15. Tidak ada kerugian negara,” kata Ridha.

Penyidik Kejari Kota Bandung telah memeriksa 75 orang saksi dalam perkara dugaan korupsi penyalahgunaan kewenangan. Penyidik sudah memiliki dua alat bukti yang cukup, untuk bisa menetapkan Wakil Walikota Bandung, Erwin, dan anggota DPRD Kota Bandung, Rendiana Awangga sebagai tersangka.

Ridha mengungkapkan, modus yang digunakan tersangka, adalah menyalahgunakan kekuasaan atas jabatannya, dengan meminta proyek. Ridha tidak bisa menyebutkan terkait jumlah dan nilai proyek tersebut, karena alasan sudah masuk materi penyidikan.

“Modus yang digunakan, menyalahgunakan kekuasaan atas jabatannya, meminta proyek kepada para pejabat di SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah),” ungkap Ridha.

Sejumlah proyek yang diminta tersangka berada di beberapa SKPD di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Proses penyidikan masih berlanjut, dan tidak menutup kemungkinan ada keterlibatan pihak lain, atau tersangka lain, untuk diminta pertanggungjawaban, jika ditemukan alat bukti baru.

Penyidik juga melakukan langkah pencekalan terhadap kedua tersangka, untuk kelancaran proses hukum. Proses pemeriksaan belum mengarah kepada Walikota Bandung, Farhan, karena belum ada urgensi untuk diminta keterangan berdasarkan alat bukti yang ada.

Sebelumnya, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bandung, Irfan Wibowo, menyampaikan, penetapan Wakil Walikota Bandung, Erwin, dan anggota DPRD Kota Bandung, Rendiana Awangga, sebagai tersangka dugaan korupsi penyalahgunaan kewenangan, setelah penyidik melakukan serangkaian penyidikan. Penyidik memeriksa 75 orang saksi, dan telah mendapatkan dua alat bukti cukup.

“Menetapkan dua orang tersangka, yaitu pertama, saudara berinisial E (Erwin), selaku Wakil Wali Kota Bandung, dengan Surat Penetapan Tersangka Nomor: TAP-10/M.2.10/Fd.2/12/2025 tanggal 09 Desember 2025. Kedua, saudara berinisial RA (Rendiana Awangga), selaku anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor: TAP-11/M.2.10/Fd.2/12/2025 tanggal 09 Desember 2025,” ujar Irfan, saat memberikan keterangan pers di Kantor Kejari Kota Bandung, Rabu (10/12/2025).

Irfan mengungkapkan, kedua tersangka diduga telah menyalahgunakan kekuasaan dalam jabatannya. Kedua tersangka diduga telah meminta paket pekerjaan pengadaan barang dan jasa kepada pejabat SKPD Pemkot Bandung.

Tags: Dugaan Korupsi Penyalahgunaan Kewenanganjawa baratkejari kota bandungpemkot bandungWakil Walikota Bandung dan Anggota DPRD Tidak Ditahan

Related Posts

Harga CPO atau minyak kelapa sawit,Indeks Harga Perdagangan Besar. Ekspor limbah,harga referensi cpo

Harga Referensi CPO Periode Pertama Agustus 2026 Turun

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perdagangan menetapkan Harga Referensi (HR) minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) untuk penetapan Bea Keluar...

bak emas,hilirisasi emas, bank emas ciptakan lapangan kerja,harga patokan ekspor

Harga Patokan Ekspor Emas Periode Pertama Agustus Turun Tipis

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perdagangan telah menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE) dan Harga Referensi (HR) untuk komoditas emas pada periode...

Enam pemuka agama pimpin Zikir dan Doa Kebangsaan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (01/08/2026).(Foto: Setneg)

6 Pemuka Agama Pimpin Zikir dan Doa Kebangsaan 2026

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Enam pemuka agama akan memimpin doa bersama pada acara Zikir dan Doa Kebangsaan yang diselenggarakan di kawasan...

Terminal BBM Pertamina.(Foto: Istimewa)

Harga BBM Pertamina Per 1 Agustus 2026 Area Jawa Barat

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga BBM atau bahan bakar minyak Pertamina area Jawa Barat per Sabtu 1 Agustus 2026 dikutip dari...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Sabtu 1/8/2026 Antam Rp 2.603.000 Per Gram

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Sabtu 1/8/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.603.000 per gram...

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya (kanan), berbincang dengan pendiri MS Glow, Gilang Widya Pramana (kiri) dan Shandy Purnamasari (tengah), saat kunjungan kerja ke kantor MS Glow, Malang, Jawa Timur, Kamis (30/07/2026).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif)

Menteri Ekraf Apresiasi Kontribusi MS Glow di Ekosistem Kreatif

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, MALANG - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya melakukan kunjungan kerja ke kantor MS Glow...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat