• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 5 November 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Virus HMPV Masuk Kategori Safe Limited Disease, Apa Itu?

Editor
Jumat, 17 Januari 2025 - 08:19
meringankan sakit flu batuk,hmpv,virus

(pixabay)

BANDUNG – Virus HMPV masuk kategori safe limited disease atau penyakit yang bisa sembuh dengan sendirinya, kata Peneliti Ahli Madya Pusat Riset Kedokteran Praklinis dan Klinis BRIN, Telly Purnamasari Agus.

Menurutnya, tingkat kematian virus HMPV lebih rendah dibandingkan dengan Covid-19. Hal itu disampaikannya dalam acara Media Lounge Discussion (MELODI) yang diadakan di Gedung BJ Habibie, Jakarta, Kamis (16/1).

RelatedPosts

Menteri Ekraf Dukung Keberlanjutan Talenta Fesyen Muda Indonesia

Menbud Resmikan Pusat Pelatihan Indonesia Bercerita

Konferensi Musik Indonesia Perluas Ruang Ekspresi dan Kolaborasi

“Sebenarnya ini (HMPV;red) termasuk safe limited disease atau penyakit yang bisa sembuh sendiri tergantung pada daya tahan tubuh kita. Tapi kalau covid datangnya sangat akut mendadak dengan gejala-gejala yang lebih berat. Nah ini juga yang menjadi salah satu pembeda, tingkat morbiditasnya. Jadi tingkat kematian HMPV ini lebih rendah dibandingkan covid,” sebutnya dikutip situs BRIN.

Namun demikian, Telly tetap meminta masyarakat waspada. Hal itu bisa dilakukan dengan melihat perbedaan gejala antara virus Human Metapneumovirus (HMPV), Influenza, dan COVID-19. Ia juga memberikan berbagai tips untuk mencegah penyebaran penyakit tersebut.

Telly menjelaskan bahwa HMPV biasanya menunjukkan gejala ringan, seperti demam ringan (di bawah 40 derajat Celsius), batuk, dan pilek. Menurutnya, gejala HMPV berkembang secara bertahap, dimulai dari infeksi ringan yang bisa menjadi berat jika terlambat diobati atau daya tahan tubuh lemah.

Meskipun HMPV sering menyebabkan gejala ringan seperti flu biasa, Telly mengingatkan bahwa penyakit ini bisa menjadi serius jika tidak ditangani. Ia menambahkan bahwa kondisi ini dapat berujung fatal, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit kronis.

“Gejala awalnya seperti batuk, pilek, dan sakit tenggorokan. Namun, jika infeksi menyebar ke saluran pernapasan bawah, seperti bronkus atau paru-paru, itu bisa menyebabkan pneumonia atau bronkiolitis,” jelasnya.

Sementara itu, gejala influenza cenderung muncul tiba-tiba dengan demam tinggi dan nyeri otot. “Influenza sering kali membuat tubuh terasa sangat lelah, dan demam tinggi datang mendadak saat daya tahan tubuh menurun,” tambahnya.

Berbeda dengan HMPV dan influenza, COVID-19 memiliki gejala khas, seperti anosmia atau hilangnya kemampuan penciuman. “Gejala ini tidak ditemukan pada HMPV maupun influenza, sehingga dapat menjadi indikator awal COVID-19,” jelas Telly.

Selain perbedaan gejala, waktu munculnya penyakit juga menjadi pembeda. Masa inkubasi HMPV adalah 3-6 hari dan biasanya merupakan penyakit yang bisa sembuh sendiri jika daya tahan tubuh baik. Sedangkan COVID-19 cenderung muncul secara mendadak dengan gejala lebih berat dan tingkat kematian lebih tinggi dibandingkan HMPV.

“Sebenarnya ini (HMPV;red) safe limited disease atau penyakit yang bisa sembuh sendiri tergantung pada daya tahan tubuh kita. Tapi kalau covid datangnya sangat akut mendadak dengan gejala-gejala yang lebih berat. Nah ini juga yang menjadi salah satu pembeda, tingkat morbiditasnya. Jadi tingkat kematian HMPV ini lebih rendah dibandingkan covid,” sebutnya.

 

Pencegahan Virus dengan PHBS dan Vaksinasi

Dalam kesempatan itu, Telly menyebutkan bahwa penularan HMPV sama seperti halnya Covid-19 salah satunya melalui droplet atau percikan air liur yang terjadi saat berbicara pada jarak kurang dari dua meter. Selain itu, bisa juga melalui kontak langsung atau permukaan yang terkontaminasi, seperti gagang pintu atau barang yang sering disentuh.

Oleh karena itu, Telly mengingatkan masyarakat untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Ia juga menekankan pentingnya menjaga pola makan seimbang, istirahat cukup, dan menghindari diet ketat yang bisa menurunkan daya tahan tubuh.

Telly menekankan bahwa gaya hidup yang diterapkan selama pandemi COVID-19 sebaiknya tetap dilanjutkan. “Memakai masker sebenarnya bukan hanya karena pandemi COVID-19, tapi itu adalah kebiasaan baik yang bisa melindungi kita dari berbagai virus,” jelas Telly.

Selain itu, vaksinasi juga menjadi langkah pencegahan yang penting. “Walaupun HMPV belum memiliki vaksin khusus, kita sudah mendapatkan vaksinasi COVID-19, influenza, dan pneumokokus. Vaksinasi ini dapat membantu memperkuat imunitas dan mencegah penyakit yang lebih serius,” tambahnya.

Bagi kelompok rentan, seperti lansia atau orang dengan kondisi medis tertentu, Telly menyarankan agar interaksi dengan tamu dibatasi. “Usahakan tamu mencuci tangan atau memakai masker sebelum berinteraksi,” sarannya.

Tags: flusafe limited diseasevirus hmpv

Related Posts

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, mengapresiasi kiprah tersebut dan menilai dukungan melalui kolaborasi serta pendampingan diperlukan agar talenta muda dapat berkembang secara berkelanjutan, Jakarta Senin (2/11/2026).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekraf)

Menteri Ekraf Dukung Keberlanjutan Talenta Fesyen Muda Indonesia

Editor
3 November 2026

JAKARTA - Desainer muda Nabila Misha mengembangkan jenama fesyen yang memadukan kekayaan budaya dan alam Indonesia dengan sentuhan modern. Menteri...

Menteri Kebudayaan Fadli Zon meresmikan Pusat Pelatihan Indonesia Bercerita di Bekasi Jawa Barat.(Foto: Humas Kemenbud)

Menbud Resmikan Pusat Pelatihan Indonesia Bercerita

Editor
2 November 2026

BEKASI - Tradisi bercerita merupakan salah satu upaya menjaga keberlanjutan tradisi lisan dan mewariskan nilai-nilai budaya kepada generasi muda. Indonesia...

Konferensi Musik Indonesia 2028 di Makassar.(Foto: Humas Kemenbud)

Konferensi Musik Indonesia Perluas Ruang Ekspresi dan Kolaborasi

Editor
2 November 2026

MAKASSAR - Kementerian Kebudayaan terus mendorong penguatan ekosistem musik Indonesia melalui penyelenggaraan Konferensi Musik Indonesia (KMI) 2026 di Makassar. Rangkaian...

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon (tengah) di acara pembukaan Jakarta World Cinema (JWC) 2026 yang digelar di JWC 2026 di CGV Grand Indonesia, Jakarta.(Foto: Humas Kemenbud)

Jakarta World Cinema 2026, Menbud: Penguatan dan Perluasan Jejaring

Editor
1 November 2026

JAKARTA - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, mengapresiasi penyelenggaraan Jakarta World Cinema (JWC) 2026 sebagai salah satu ruang penting untuk...

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meresmikan Andalan Kuliner Pasupati (Anderpas), Jumat, 30 Oktober 2026. Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Wah! Ada Sentra Kuliner di Bawah Flyover Pasupati

Editor
31 Oktober 2026

BANDUNG - Kawasan di bawah flyover Pasupati, tepatnya setelah Balubur Town Square (Baltos) menuju Jalan Pelesiran, kini memiliki wajah baru....

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri memberikan sambutan utama pada Sesi Paralel A bertajuk ‘Dampak Ekonomi Industri Musik Indonesia’ di sela-sela Konferensi Musik Indonesia (KMI) 2026, di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (29/10).(Foto: Humas Kemendag)

Talenta Musik Indonesia, Wamendag: Semakin Bersaing di Pasar Global

Editor
30 Oktober 2026

MAKASSAR - Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri optimistis talenta musik Indonesia mampu bersaing di pasar global. Menurutnya,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.