• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 20 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

UMKM Business Matching Kemendag Catat Rp5,95 Triliun Per Semester I-2026

Editor
Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:31
Mendag Budi Santoso di Metro Department Store Cibubur, Kota Depok, Jawa Barat, Kamis 9 Juli 2026. Dots Indonesia menjadi salah satu UMKM fesyen yang dikurasi Kemendag.(Foto: Humas Kemendag)

Mendag Budi Santoso di Metro Department Store Cibubur, Kota Depok, Jawa Barat, Kamis 9 Juli 2026. Dots Indonesia menjadi salah satu UMKM fesyen yang dikurasi Kemendag.(Foto: Humas Kemendag)

JAKARTA – Kementerian Perdagangan terus memperluas akses pasar internasional bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program penjajakan kerja sama bisnis (business matching) dengan buyer mancanegara. Pada Januari—Juli 2026, business matching ini telah memfasilitasi 1.021 UMKM serta mencatatkan USD 333,68 juta atau setara Rp5,95 triliun.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi, menyampaikan, nilai yang dicatatkan pada Januari—Juli 2026 tersebut terdiri atas pesanan pembelian (purchase order/PO) sebesar USD 58,06 juta dan potensi transaksi sebesar USD 275,61 juta. Ia mengatakan, catatan tersebut menunjukkan efektivitas business matching dalam membuka peluang transaksi ekspor produk pelaku usaha Indonesia dengan buyer mancanegara.

RelatedPosts

Bank Indonesia Gelar Karya Kreatif Indonesia 2026

KDMP Cipelang Kab. Bogor Masuk Percontohan Nasional

IKM Didorong Masuk Ekosistem Kendaraan Listrik

“Business matching menjadi salah satu upaya Kemendag untuk memperluas akses pasar ekspor bagi UMKM. Sepanjang Januari—Juli 2026, Kemendag telah mempertemukan lebih dari seribu UMKM dengan buyer dari berbagai negara. Nilai PO dan potensi transaksi tercatat mencapai USD 333,68 juta dan sebagian UMKM tersebut belum pernah mengekspor,” ujar Puntodewi melalui keterangan resmi.

Dari 546 kegiatan business matching yang difasilitasi Kemendag tersebut, sebanyak 281 kegiatan berupa presentasi bisnis (pitching) dengan perwakilan perdagangan RI di luar negeri. Business matching Kemendag melibatkan perwakilan perdagangan RI di 33 negara tujuan ekspor untuk mempertemukan pelaku usaha dengan calon mitra dagang yang sesuai dengan produk dan kebutuhan pasar. Sementara itu, 265 kegiatan berupa pertemuan dengan buyer.

 

Fasilitasi 396 UMKM pada Juli 2026

Khusus Juli 2026, terlaksana 122 business batching yang melibatkan 396 UMKM. Kegiatan tersebut terdiri atas 44 agenda pitching dan 78 sesi pertemuan dengan buyer. Sementara itu, tercatat keikutsertaan sebanyak 79 buyer dari 15 negara. Business matching periode tersebut pun mencatatkan USD 82,33 juta, yang terdiri atas PO sebesar USD 21,34 juta dan potensi transaksi sebesar USD 60,99 juta.

Sejumlah negara yang menjadi pasar tujuan dalam kegiatan business matching pada Juli 2026, antara lain, Malaysia, Inggris, Arab Saudi, India, Amerika Serikat, Nigeria, Meksiko, Tiongkok, dan Australia. Sementara itu, produk yang diminati buyer meliputi produk susu, pakan ternak, sarang burung walet, obat-obatan, fesyen, kerajinan, dekorasi rumah, makanan dan minuman olahan, serta kelapa, batu damar, minyak atsiri, kopi, furnitur, herbal, arang kelapa, dan briket.

“Keragaman negara tujuan dan produk yang diminati menunjukkan luasnya peluang ekspor yang dapat dimanfaatkan pelaku UMKM. Oleh karena itu, kami akan terus mengoptimalkan peran perwakilan perdagangan RI dalam mengidentifikasi buyer potensial dan mempertemukannya dengan eksportir Indonesia,” kata Puntodewi.

Dalam pelaksanaan business matching Juli 2026, Kemendag bekerja sama dengan berbagai instansi pembina UMKM. Beberapa di antaranya, yaitu Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), Sarinah, Bank Indonesia, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur, serta Export Center.

Puntodewi menegaskan, penguatan business matching terus dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing dan memperluas pasar ekspor produk Indonesia. “Kemendag akan terus memperkuat pendampingan dan fasilitasi agar semakin banyak UMKM yang siap masuk pasar global. Kami harap, peluang yang diperoleh melalui business matching dapat berlanjut menjadi kerja sama dagang dan transaksi ekspor yang berkelanjutan,” pungkas Puntodewi.

Tags: kemendagumkm

Related Posts

Bank Indonesia menyelenggarakan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 sebagai bentuk komitmen mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Bank Indonesia Gelar Karya Kreatif Indonesia 2026

Editor
20 Agustus 2026

JAKARTA - Bank Indonesia menyelenggarakan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 sebagai bentuk komitmen mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)...

KDMP Cipelang Bogor.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

KDMP Cipelang Kab. Bogor Masuk Percontohan Nasional

Editor
20 Agustus 2026

CIBINONG –Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus mendorong dan mendukung pengembangan inovasi yang dilakukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), termasuk inovasi...

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, kinerja industri pengolahan nonmigas (IPNM) menunjukkan performa yang impresif pada triwulan II tahun 2026.(Foto: Dok. Humas Kemenperin)

IKM Didorong Masuk Ekosistem Kendaraan Listrik

Editor
18 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian terus memperkuat keterlibatan industri kecil dan menengah (IKM) dalam pengembangan ekosistem kendaraan bermotor listrik berbasis...

Kuliner UMKM di Istana Negara pada HUT Kemerdekaan RI ke-21.(Foto: Setneg)

Kuliner UMKM di Istana Negara Saat HUT Kemerdekaan RI ke-81

Editor
17 Agustus 2026

JAKARTA - Kuliner UMKM semakin membuat semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Kepresidenan Jakarta,...

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan akan terus dorong kinerja IKM.(Foto: Humas Kemenperin)

Kemenperin Perkuat Daya Saing IKM Fesyen dan Kriya

Editor
16 Agustus 2026

JAKARTA - Kementerian Perindustrian terus memperkuat daya saing industri kecil dan menengah (IKM), termasuk di sektor fesyen dan kriya, agar...

UMKM Perempuan.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pemkot Bandung dan PNM Dongkrak UMKM Perempuan

Editor
13 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memperkuat pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya pengusaha perempuan, melalui...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.