• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 14 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kemenhut Dorong Pengembangan Usaha Perhutanan Sosial Berbasis Agroforestri dan Ekowisata di Jawa Timur

Editor
Selasa, 29 September 2026 - 04:07
Safari Perhutanan Sosial pada 26–27 September 2026 di Kabupaten Malang dan Pasuruan.(Foto: Humas Kemenhut)

Safari Perhutanan Sosial pada 26–27 September 2026 di Kabupaten Malang dan Pasuruan.(Foto: Humas Kemenhut)

MALANG – Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Pengembangan Usaha Perhutanan Sosial (PUPS) bersama Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur melaksanakan Safari Perhutanan Sosial pada 26–27 September 2026 di Kabupaten Malang dan Pasuruan. Kegiatan ini dilakukan untuk mendorong pengembangan usaha kelompok Perhutanan Sosial melalui potensi kopi berbasis agroforestri dan wisata pesisir yang berkelanjutan.

Safari Perhutanan Sosial menyasar sejumlah kelompok masyarakat, antara lain HKm KTH Wonosantri Abadi di Kabupaten Malang dan HKm KTH Sumber Makmur Abadi (Sumadi) di Kabupaten Pasuruan, serta lokasi pengembangan wisata pesisir di Pantai Lenggok, Desa Gajahrejo, dan Pantai Tanjung Penyu, Desa Sitiarjo, Kabupaten Malang.

RelatedPosts

Pelindo Lepas Ekspor Produk UMK Binaan ke Brunei

Mendag Busan Ajak Generasi Muda Jajaki Usaha Waralaba

OJK Luncurkan Laporan Kinerja Pembiayaan UMKM Semester I 2026

“Perhutanan Sosial memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha sesuai potensi kawasan. Agroforestri dan ekowisata menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian hutan dan ekosistemnya,” ujar Direktur Pengembangan Usaha Perhutanan Sosial, Apri Dwi Sumarah melalui keterangan resmi Kemenhut.

Di Kabupaten Pasuruan, KTH Sumadi mengembangkan kopi bernilai tinggi melalui budidaya kopi arabika varietas Typica dan Bourbon Yellow dengan pola agroforestri. Kopi ditanam bersama berbagai tanaman buah, seperti alpukat, nangka, lemon, jeruk, dan mangga. Salah satu produk yang dihasilkan adalah Kopi Sumadi dari lereng Gunung Arjuno.

Sementara itu, KTH Wonosantri Abadi di Kabupaten Malang mengembangkan usaha kopi mulai dari budidaya agroforestri hingga pengolahan hasil. Produk kopi kelompok ini dipasarkan dalam bentuk biji sangrai (roasted bean), kopi bubuk, dan kopi celup praktis (drip bag coffee).

Pengembangan berbagai komoditas tersebut membuka peluang bagi masyarakat untuk memperoleh pendapatan dari beragam hasil usaha dalam satu kawasan. Pola agroforestri juga menjadi pendekatan untuk memadukan kegiatan ekonomi masyarakat dengan upaya menjaga tutupan vegetasi dan kelestarian hutan.

Selain pengembangan usaha kopi, Safari Perhutanan Sosial juga membahas penguatan usaha wisata pesisir dan kemitraan dengan pelaku usaha. Dalam kesempatan tersebut, Apri menekankan pentingnya penerapan prinsip ekowisata agar pengembangan destinasi tidak hanya berorientasi pada jumlah kunjungan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjaga keaslian ekosistem.

“Wisata alam tidak hanya sekadar menarik banyak wisatawan. Masyarakat harus memperoleh manfaat, sementara hutan dan ekosistemnya tetap terjaga. Flora, fauna, dan keaslian kawasan harus menjadi bagian yang dilindungi dalam pengembangan wisata,” jelas Apri.

Sebagai bagian dari kegiatan, dilakukan penanaman pohon keben, salah satu jenis pohon khas hutan pantai, serta pelepasliaran 148 tukik penyu lekang dan penyu sisik bersama Bajulmati Sea Turtle Conservation. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga ekosistem pesisir yang sekaligus menjadi daya tarik wisata alam.

Pengembangan usaha Perhutanan Sosial di Jawa Timur juga tercermin dari Nilai Transaksi Ekonomi (NTE) yang mencapai Rp1 triliun pada periode 2021–2026.

“Di Jawa Timur capaian Perhutanan Sosial juga luar biasa. Nilai Transaksi Ekonomi dari 2021 sampai dengan 2026 mencapai Rp1 triliun,” ujar Apri.

Capaian tersebut menunjukkan potensi ekonomi masyarakat yang terus berkembang dan perlu diperkuat melalui pendampingan usaha, kemitraan, serta pengelolaan kawasan yang berkelanjutan.

Melalui Safari Perhutanan Sosial, Kementerian Kehutanan mendorong agar akses kelola masyarakat dapat terus berkembang menjadi usaha produktif, mulai dari budidaya, pengolahan hasil, hingga jasa lingkungan berbasis wisata alam. Penguatan kemitraan dan tindak lanjut kegiatan diharapkan dapat memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat tanpa mengesampingkan fungsi ekologis kawasan.

Dengan demikian, Perhutanan Sosial tidak hanya menjadi akses masyarakat dalam mengelola kawasan hutan, tetapi juga ruang tumbuhnya usaha produktif yang mendukung hutan lestari dan masyarakat sejahtera.

Tags: agroforestri

Related Posts

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melepas ekspor produk UMK (Usaha Mikro dan Kecil) binaan Pelindo, PT Alam Scientia Asia, ke Brunei Darussalam sebanyak satu kontainer berukuran 20 kaki dengan nilai Rp238 juta.

Pelindo Lepas Ekspor Produk UMK Binaan ke Brunei

Editor
14 Oktober 2026

BOGOR - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melepas ekspor produk UMK (Usaha Mikro dan Kecil) binaan Pelindo, PT Alam...

Mendag Busan saat membuka Franchise & License Expo Indonesia (FLEI) ke-27 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) Pantai Indah Kapuk (PIK 2), Kosambi, Tangerang, pada Jumat (9/10).(Foto: Humas Kemendag)

Mendag Busan Ajak Generasi Muda Jajaki Usaha Waralaba

Editor
10 Oktober 2026

JAKARTA - Menteri Perdagangan Budi Santoso mengajak generasi muda untuk menjajaki bisnis waralaba sebagai salah satu pilihan dalam memulai usaha....

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat ekosistem pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penyediaan data dan informasi yang semakin komprehensif, akurat, dan mudah diakses guna mendukung pengambilan keputusan dan pengembangan pembiayaan UMKM yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.(Foto: Website OJK)

OJK Luncurkan Laporan Kinerja Pembiayaan UMKM Semester I 2026

Editor
8 Oktober 2026

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat ekosistem pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penyediaan data dan...

Menteri Perdagangan, Budi Santoso bersama Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Selvi Gibran Rakabuming membuka INACRAFT October Vol. 5 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Rabu (7 Okt).(Foto: Humas Kemendag)

Inacraft 2026 Resmi Dibuka Mendag

Editor
8 Oktober 2026

JAKARTA - Menteri Perdagangan, Budi Santoso bersama Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Selvi Gibran Rakabuming membuka INACRAFT October Vol....

Barcode . (Image: Pexels)

Barcode Buka Jalan UMKM Masuk Pasar Ritel

Editor
6 Oktober 2026

JAKARTA - Menteri Perdagangan Budi Santoso mengajak para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk melengkapi produknya dengan barcode....

Kerajinan

Ekspor Industri Kerajinan Capai USD223,1 juta, Naik 28,59 Persen

Editor
6 Oktober 2026

Ekspor industri kerajinan mencapai USD223,1 juta, meningkat 28,59 persen secara tahunan (year-on-year) dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar USD173,50...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.