SATUJABAR, BANDUNG – Final UCL 2025-2026 akan tersaji pada Sabtu malam 30 Mei 2026 di Puskás Aréna, Budapest, Hungaria.
Final UEFA Champions League (UCL) musim 2025/2026 malam ini mempertemukan Arsenal (Inggris) melawan PSG (Prancis) dimana PSG adalah juara bertahan. Mereka akan berlaga di stadion berkapasitas sekitar 67.000 penonton.
Ada yang menarik dari pertarungan keduanya, yakni logo utama pada jersey mereka dimana terdapat brand atau jenama Emirates pada jersey Arsenal. Sedangkan jenama PSG terdapat logo Qatar Airways.
Emirates
Dihimpun dari berbagai sumber, hubungan kerja sama antara raksasa Premier League, Arsenal FC, dengan maskapai penerbangan global yang berbasis di Dubai, Emirates, terus menunjukkan posisi yang solid sekaligus dinamis. Kemitraan yang telah terjalin sejak tahun 2004 ini tidak hanya menjadi salah satu kerja sama sponsorship terlama di sejarah sepak bola modern, tetapi kini tengah memasuki babak baru terkait pengembangan infrastruktur klub.
Berdasarkan data resmi pihak klub, komitmen Emirates sebagai sponsor utama di jersey bertanding The Gunners atau Tim Gudang Peluru, telah dipastikan aman dan terus berlanjut. Sementara itu, untuk hak penamaan stadion (naming rights), kesepakatan resmi yang ditandatangani kedua belah pihak menjamin bahwa markas Arsenal di London Utara akan tetap menyandang nama Emirates Stadium hingga tahun 2029.
Qatar
Paris Saint-Germain (PSG) dan maskapai penerbangan global terkemuka, Qatar Airways, secara resmi mengumumkan perpanjangan kontrak kemitraan strategis mereka. Melalui kesepakatan barunya, maskapai yang berpusat di Doha Qatar tersebut dikonfirmasi akan tetap memegang status sebagai Mitra Utama Resmi (Official Principal Partner) bagi klub raksasa Prancis tersebut hingga tahun 2028.
Langkah ini memperkokoh aliansi komersial yang pertama kali terjalin pada tahun 2020 sebagai mitra maskapai resmi, sebelum akhirnya naik kelas menjadi sponsor dada utama di jersey bertanding PSG sejak musim 2022/2023.
Berdasarkan rilis resmi klub, kemitraan jangka panjang ini tidak lagi sekadar menempatkan logo di atas kain jersey, melainkan melibatkan integrasi penuh dengan seluruh ekosistem komersial di bawah naungan Qatar Airways Group.







