• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 1 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Toko Organis Kota Bandung Sokong Kampanye Hijau

Editor
Selasa, 14 November 2023 - 11:23
Toko Organis

Toko Organis (bandung.go.id)

Toko Organis hadir di tengah kesadaran akan lingkungan bersih hijau.

Di tengah hiruk pikuk kecanggihan zaman, kesadaran akan lingkungan bersih hijau seolah menjadi keniscayaan. Berbagai pegiat lingkungan bermunculan dalam beberapa tahun ke belakang untuk menerapkan gaya hidup bersih.

RelatedPosts

UMKM Naik Kelas Lewat Sertifikasi Halal

FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM

Kemenhut Dorong Pengembangan Usaha Perhutanan Sosial Berbasis Agroforestri dan Ekowisata di Jawa Timur

Berbagai pegiat lingkungan bermunculan dalam beberapa tahun ke belakang untuk menerapkan gaya hidup bersih.

Dari sekian banyak pegiat, salah satu yang bisa dijumpai di Kota Bandung adalah Toko Organis. Program nonprofit yang merupakan bagian dari sistem pendukung kampanye gaya hidup organis YPBB yang dikemas dalam bentuk toko ini sudah mulai berdiri sejak 2014.

Belum lama ini, Humas Kota Bandung punya kesempatan mengunjungi Toko Organis di komplek Delima Nomor 85B Cikutra, Kota Bandung.

Koordinator Toko Organis, Tiwi Arsianti menyebut, lahirnya toko organis berawal dari keprihatinan terhadap jumlah sampah yang tak kunjung menurun.

Berangkat dari sana, Ia menggagas Toko Organis sebagai sistem pendukung kampanye. Pengunjung toko ini bisa mendapatkan langsung berbagai jenis alat (teknologi tepat guna) yang dapat mempermudah penerapan pola hidup organis sehari-hari dan berbagai produk kebutuhan hidup yang dipilih dan disediakan dengan jejak ekologis serendah mungkin.

SARANA EDUKASI

Tidak hanya itu, Toko Organis juga berperan sebagai sarana edukasi dalam mengembangkan pola hidup minim hingga nol sampah (zero waste).

Di sana pengunjung akan mendapatkan berbagai informasi terkait dengan sarana dan prasarana penunjang gaya hidup zero waste serta belajar memperoleh berbagai kebutuhan hidup dengan cara nol sampah (zero waste).

Toko Organis mempunyai beberapa kategori produk. Mulai dari toiletries yang kami jual mulai dari sabun mandi, shampoo, deterjen bubuk, cair, handsoap, hand sanitizer, pembersih lantai, kaca.

Lalu ada penunjang gaya hidup mulai dari sendok, tumblr, tas, menstrual pads, sikat gigi. Selain itu, ada juga bahan makanan seperti kecap, saos, sambal, gula, garam, kopi dan teh, madu.

Selain itu, masih ada juga teknologi organis seperti Takakura dan bor biopori.

“Sejak berdiri sampai saat ini banyak produk baru yang tersedia seperti yang sudah dijelaskan di atas. Utamanya sebelum melakukan penambahan produk baru, kami melakukan riset untuk menentukan kira-kira jenis produk apa yang paling tinggi timbulan sampahnya dan apakah bisa toko organis mengakomodir produk tersebut secara bulk,” terang Tiwi.

“Kalau untuk pengurangan produk, ada beberapa produk yang dulunya tersedia namun akhirnya kami tiadakan dengan alasan produk tersebut dikemas satuan dengan plastik sekali pakai, contohnya kamper kayu. Produk ini lumayan banyak dicari oleh konsumen kami dan sangat ramah lingkungan karena kamper tersebut terbuat dari kayu dan bisa langsung dikompos, namun dengan alasan tadi maka kami meniadakan produk ini,” bebernya melanjutkan.

Selanjutnya, ia menjelaskan di Toko Organis produk yang paling cepat laku itu adalah aneka toiletries terutama sabun pencuci piring dan sabun cuci tangan.

Lebih lanjut, Tiwi menyebut Toko Organis menjalankan konsep keberlanjutan (sustainable living). Seluruh produk di Toko Organis diproduksi dan dijual dengan menekan potensi sampah. Baik dari unsur produksi, hingga penjualan.

Toko Organis pun menyediakan kantong untuk dipinjamkan kepada pembeli, andai pembeli ini lupa membawa kantong belanja.

Menariknya, ketersediaan kantong belanja ini berawal dari kepedulian sesama pembeli di Toko Organis.

“Jadi pengunjung toko di sini jatuhnya kayak saling gitu. Ah, takut pengunjung lain lupa bawa kantong. Makanya mereka donasi kantong belanja untuk dipinjamkan,” ujar Tiwi.

Konsisten Beri Contoh

Sembilan tahun bukan waktu yang singkat untuk perjalanan Toko Organis. Tercatat sebanyak empat kali mereka berpindah lokasi. Sebelum menempati lokasi saat ini di Komplek Delima, Cikutra, terakhir, Toko Organis dikenal berlokasi di Jalan Batik Uwit.

Meski begitu, konsistensi dan semangat Tiwi beserta tim di Toko Organis tak perlu diragukan lagi. Walau banyak konsumen datang dan pergi, namun pada akhirnya mereka yang benar-benar peduli akan lingkungannya akan terseleksi.

Tiwi juga menyebut, pada dasarnya bukan hal sulit menerapkan gaya hidup minim sampah. Hanya saja, karena pola pikir dan cara manusia memandang sampah sudah berlangsung cukup lama, menggeser kebiasaan menjadi gaya hidup lebih minim sampah akhirnya menjadi tantangan tersendiri.

Ia juga menjelaskan, gaya hidup minim sampah punya berbagai kelebihan. Dan ia merasakan manfaatnya ketika Kota Bandung mengalami masa darurat sampah akibat terbakarnya TPA Sarimukti.

“Sampah di depan rumah ini (sembari menunjuk tempat sampah berukuran sedang), kira-kira baru kita angkat setelah tiga, atau bahkan enam bulan. Dan enggak bau juga. Karena kita lakukan pemilahan,” ujar Tiwi.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya di Kota Bandung untuk mulai memilah dan memisahkan sampah sesuai jenisnya. Serta mengolah sampah tersebut secara mandiri.

Kembangkan Jejaring dan Teknologi Menuju satu dekade beroperasi, Toko Organis kini fokus mengembangkan berbagai produk dan juga pemasaran. Tren jual-beli secara daring diakui Tiwi sebagai salah satu kendala.

Meski begitu, ia tetap optimis Toko Organis bakal terus eksis. Apalagi, ia dikelilingi rekan-rekan usia muda yang menjadi bagian dari Toko Organis,

Tiwi juga membuka kemungkinan bagi masyarakat Kota Bandung untuk menjadi mitra bagi Toko Organis dalam mengampanyekan gaya hidup minim sampah. Anda bisa menghubungi Toko Organis melalui pesan via Instagram @tokoorganisypbb.

Sedangkan bagi anda yang hendak berbelanja berbagai kebutuhan yang tersedia di Toko Organis, atau hendak memulai gaya hidup minim sampah dari aspek kebiasaan berbelanja, anda bisa mencoba berbelanja langsung ke toko mereka di Komplek Delima Nomor 85B, Cikutra.

Sumber; bandung.go.id

Tags: Toko Organis

Related Posts

Sosialisasi sertifikasi halal.(Foto: Humas Kemendag)

UMKM Naik Kelas Lewat Sertifikasi Halal

Editor
30 September 2026

TANGERANG SELATAN - Kementerian Perdagangan terus memacu kesiapan pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) dalam mempersiapkan diri menghadapi implementasi kewajiban...

Ajang FIFA ASEAN CUP 2026 ternyata memberi dampak ekonomi untuk masyarakat. Salah satunya bagi para pelaku UMKM di daerah Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Jawa Barat. (foto:Herry/kemenpora.go.id)

FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM

Editor
30 September 2026

SOREANG - Ajang FIFA ASEAN CUP 2026 ternyata memberi dampak ekonomi untuk masyarakat. Salah satunya bagi para pelaku Usaha Mikro,...

Safari Perhutanan Sosial pada 26–27 September 2026 di Kabupaten Malang dan Pasuruan.(Foto: Humas Kemenhut)

Kemenhut Dorong Pengembangan Usaha Perhutanan Sosial Berbasis Agroforestri dan Ekowisata di Jawa Timur

Editor
29 September 2026

MALANG - Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Pengembangan Usaha Perhutanan Sosial (PUPS) bersama Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur melaksanakan Safari Perhutanan...

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir berbicara dengan petani di Cibubut.(Foto: Diskominfo Pemkab Sumedang)

Bupati Sumedang Sambangi Petani Labu Siam Beromzet Jutaan Rupiah

Editor
29 September 2026

BANDUNG - Sektor pertanian menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat di Dusun Cibubut, Desa Jayamekar, Kecamatan Cibugel. Salah satunya melalui...

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf bersama jajaran di UMKM Expo di Madiun.(Foto: Humas Kemenhaj)

UMKM Expo di Madiun Catat Transaksi Rp5,7 Miliar, MoU Ekspor ke Arab Saudi

Editor
28 September 2026

MADIUN - Penyelenggaraan Expo UMKM dan Ekosistem Haji & Umrah tahun 2026 yang diselenggarakan di Kota Madiun menuai kesuksesan besar...

Ketua Dekranasda Kab. Bogor Eva Rudy Susmanto didampingi Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) dan jajaran.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

UMKM Kabupaten Bogor Didorong Naik Kelas

Editor
27 September 2026

JAKARTA – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bogor, Ny. Eva Rudy Susmanto, mendorong pelaku UMKM Kabupaten Bogor untuk...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.