• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 8 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Titik Panas di Lampung Naik, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

Editor
Jumat, 28 Agustus 2026 - 01:42
Petugas memuat bahan semai berupa Natrium Klorida ke dalam pesawat yang akan digunakan untuk operasi modifikasi cuaca guna menekan titik panas.(Foto: Tim OMC Provinsi Lampung)

Petugas memuat bahan semai berupa Natrium Klorida ke dalam pesawat yang akan digunakan untuk operasi modifikasi cuaca guna menekan titik panas.(Foto: Tim OMC Provinsi Lampung)

BANDAR LAMPUNG – Titik panas terpantau meningkat di Provinsi Lampung mendorong BNPB menggelar Operasi Modifikasi Cuaca guna mencegah kebakaran hutan dan lahan, termasuk menjaga konservasi gajah Way Kambas.

Dikabarkan Humas BNPB, Gubernur Lampung meminta bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Berbasis di Bandara Raden Inten II dan disupervisi oleh BMKG, operasi ini berlangsung pada 26–30 Agustus 2026. Pesawat dan komponen pendukungnya telah tiba di Lampung pada Rabu (26/8). Pada hari itu juga satu sorti penerbangan dilakukan dengan menyemai garam sebanyak 800 kg. Penyemaian terkonsentrasi di wilayah Lampung Timur yang terdeteksi terdapat awan yang berpotensi tumbuh menjadi awan hujan.

RelatedPosts

Kasus Penganiayaan dan Penyekapan YT Siap Disidangkan, Tersangka Taufik Hidayat Ditahan di Lapas Bandung

Wakasek SMAN 1 Pamanukan Subang, Terduga Pelaku Pelecehan Siswi Dicopot

Kebakaran TPA Galuga, Bupati: Dari Areal Ladang

 

Hujan terpantau terjadi di Bandar Sribawono dan Karanganyar.

OMC selanjutnya berlangsung pada Kamis (27/8) dengan satu sorti penerbangan. Bahan semai seberat 800 kg disebar masih di wilayah Lampung Timur. Pantauan radar BMKG mendeteksi hujan intensitas ringan turun di kabupaten tersebut.

Operasi udara ini akan berlangsung dari 26 hingga 30 Agustus 2026. Operasi ini dikendalikan dari Bandara Raden Inten II. Pelaksanaannya didampingi Deputi Bidang Modifikasi Cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) serta berkoordinasi dengan kementerian, lembaga dan organisasi perangkat daerah wilayah Provinsi Lampung.

Sementara itu, ancaman kebakaran hutan dan lahan wilayah Lampung menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto. Dalam rapat penanganan kebakaraan hutan dan lahan di Riau, Senin (24/8), Presiden Prabowo memberikan atensi khusus terhadap penanganan di wilayah Provinsi Lampung serta perlindungan konservasi gajah di Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur.

“Saya juga minta diperhatikan untuk Lampung, ada Taman Nasional Way Kambas, untuk menjadi fokus kita. Saya mendapat laporan ada hot spot di situ dan sudah ada kebakaran. Di situ taman konservasi kita untuk gajah dan sebagainya. Gajah-gajah terakhir di Sumatera harus kita rawat,” ujar Presiden Prabowo Subianto.

Berdasarkan data satelit NOAA20 pada xistem informasi Sipongi Kementerian Kehutanan dalam empat hari terakhir, jumlah titik panas atau hotspot meningkat. Peningkatan ini terpantau satelit yaitu 11 titik pada 24 Agustus menjadi 18 titik sehari kemudian (25/8). Meskipun sempat turun pada Rabu, 26 Agustus, kenaikan tercatat 26 titik panas pada Kamis, 27 Agustus.

Mengacu kepada prakiraan BMKG, cuaca di sebagian besar Lampung pada Agustus hingga September mengalami puncak musim kemarau sehingga menyebabkan wilayah ini berada pada status siaga bencana kekeringan yang berpotensi meningkatkan resiko kebakaran hutan dan lahan.

Gubernur Lampung telah menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi di wilayah Lampung tahun ini, yang berlaku sampai 23 September 2026.

Data dari Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Lampung sampai dengan  27 Agustus 2026 tercatat rekapitulasi luas lahan terbakar sekitar kurang lebih 674,5 ha.

Menyikapi masuknya musim kemarau yang berpotensi mengakibatkan bencana asap akibat kebaran hutan dan lahan, BNPB menekankan kembali instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Karhutla.  BNPB mengimbau, di antaranya pemerintah daerah bersama masyarakat dan pelaku usaha kehutanan dan pertanian dapat bekerja sama dalam pencegahan dini.

Tags: bnpbLampungTitik panas

Related Posts

Taufik Hidayat (30), saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolda Jawa Barat.(Foto:Istimewa).

Kasus Penganiayaan dan Penyekapan YT Siap Disidangkan, Tersangka Taufik Hidayat Ditahan di Lapas Bandung

Editor
8 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Barat menyerahkan Taufik Hidayat, tersangka kasus penganiayaan dan penyekapan terhadap kekasihnya, YT, ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten...

Kepala Dina Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Purwanto.(Foto:Istimewa).

Wakasek SMAN 1 Pamanukan Subang, Terduga Pelaku Pelecehan Siswi Dicopot

Editor
8 September 2026

SATUJABAR, SUBANG--Kasus dugaan pelecehan seksual Wakil Kepala Sekolah (Waksek) terhadap siswi di SMAN 1 Pamanukan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, berbuntut...

Kebakaran TPA Galuga Bogor.(Foto: Diskominfo Kab. Bogor)

Kebakaran TPA Galuga, Bupati: Dari Areal Ladang

Editor
8 September 2026

CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menegaskan kebakaran yang terjadi di kawasan TPA Galuga, Kecamatan Cibungbulang, tepatnya berasal dari area...

Ilustrasi korban tindak kekerasan seksual.(Foto:Istimewa).

Wakasek SMAN di Subang Didemo Ribuan Siswa, Diduga Lakukan Pelecehan

Editor
8 September 2026

SATUJABAR, SUBANG--Dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Wakil Kepala Sekolah (Wakasek), memicu aksi demo ribuan siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN)...

Suasana di Bandara Internasional Husein Sastranegara.(Foto: Ilustrasi/Humas Pemkot Bandung)

Bandara Husein Buka Lagi, Utamakan Keselamatan

Editor
8 September 2026

BANDUNG - Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung kembali melayani penerbangan setelah sebelumnya sempat ditutup sementara akibat sebaran abu vulkanik Gunung...

ParagonCorp bersama Pusat Riset Mikrobiologi Terapan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang riset, pengembangan, dan pemanfaatan mikroalga sebagai bahan baku industri kosmetik pada 1 September 2026 di ParagonCorp Head Office, Jakarta Selatan.(Foto: Istimewa)

ParagonCorp dan BRIN Eksplorasi Mikroalga Lokal, Membuka Potensi Biodiversitas Indonesia

Editor
8 September 2026

JAKARTA - Kekayaan biodiversitas Indonesia tidak hanya hadir dalam bentuk flora dan fauna yang dapat dilihat dengan mata, tetapi juga...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.