• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 7 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Tekan Stigma AIDS, Pemkot Bandung Bentuk Warga Peduli AIDS

Editor
Kamis, 30 Oktober 2025 - 07:15
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan pada kegiatan Forum Warga Peduli AIDS (WPA) di Aula Masjid Agung Al Ukhuwah, Rabu 29 Oktober 2025.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan pada kegiatan Forum Warga Peduli AIDS (WPA) di Aula Masjid Agung Al Ukhuwah, Rabu 29 Oktober 2025.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

SATUJABAR, BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) mengajak kepada masyarakat untuk terus berupaya menekan penularan HIV dengan pendekatan yang lebih personal dengan membangun kesadaran dan komunikasi yang empatik dalam mencegah serta menanggulangi HIV/AIDS.

“Pencegahan penularan HIV harus dilakukan lebih dekat dengan masyarakat, langsung menyentuh secara personal,” ujar Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan pada kegiatan Forum Warga Peduli AIDS (WPA) di Aula Masjid Agung Al Ukhuwah, Rabu 29 Oktober 2025.

RelatedPosts

‘Pak Ogah’ di Banjar Ditemukan Tewas di Jalan, Diduga Korban Pembunuhan

Transformasi Digital Perkuat Layanan, bank bjb Raih Lima Titanium Awards pada PRIMA Awards 2026

Bandara Husein Layani Bandung-Palembang, Sudah Beroperasi

Farhan menyadari, hingga kini masih ada stigma negatif terhadap HIV/AIDS yang membuat banyak orang enggan terbuka mengenai status kesehatannya.

“Suka atau tidak, stigma itu masih ada. Orang cenderung menyembunyikan statusnya karena takut dikucilkan, malu, atau faktor psikologis lainnya,” ucapnya melalui keterangan resmi.

Untuk itu, Pemkot Bandung bersama Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Bandung membentuk Forum Warga Peduli AIDS (WPA) secara berjenjang mulai dari tingkat kota, kecamatan, hingga kelurahan. Melalui pelatihan ini, para kader dibekali kemampuan komunikasi dan pendampingan agar dapat membantu masyarakat dengan cara yang tepat.

“WPA diisi oleh orang-orang yang punya kesadaran bahwa HIV ini ancaman kesehatan serius, dan mereka punya komitmen untuk mencegah serta menanggulanginya,” kata Farhan.

“Pendekatan dari orang ke orang jauh lebih efektif menjangkau mereka yang hidup dengan HIV, dibanding hanya lewat lembaga,” tambahnya.

Menurutnya, kemampuan komunikasi sangat penting bagi para kader WPA agar tidak menimbulkan kesalahpahaman saat berinteraksi dengan orang yang hidup dengan HIV/AIDS (ODHIV/ODHA).

“Gunakan bahasa yang tidak merendahkan, dan tidak mengucilkan. Kadang niat baik bisa salah dimaknai kalau cara bicara kita keliru,” pintanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada KPA Kota Bandung atas dedikasinya menjadi garda terdepan dalam penanggulangan HIV/AIDS di Kota Bandung.

“Inisiatif membangun jejaring WPA ini sangat strategis dan harus terus dilanjutkan. Pemerintah Kota Bandung sangat mendukung,” tuturnya.

“Karena sampai sekarang belum ada obat yang bisa menyembuhkan HIV secara tuntas, maka pencegahan dan pendampingan harus terus berjalan,” ungkap Farhan.

Sementara itu, Kepala Sekretariat KPA Kota Bandung, Maya Verasandi menjelaskan, pelatihan WPA ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat dalam penanggulangan HIV/AIDS.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas para kader WPA, menyegarkan kembali pemahaman tentang HIV, dan membentuk kader-kader yang lebih aktif,” jelas Maya.

“Kami ingin mengoptimalkan peran kelurahan sebagai ujung tombak edukasi dan advokasi masyarakat, serta menumbuhkan lingkungan sosial yang peduli dan bebas stigma,” lanjutnya.

Pelatihan ini diikuti oleh 151 Ketua WPA kelurahan se-Kota Bandung, yang merupakan istri dari para lurah atau Ketua TP PKK Kelurahan. Kegiatan berlangsung selama dua hari, dengan harapan terbentuk jaringan WPA yang kuat di seluruh wilayah kota.

“Lewat kegiatan ini, kita berharap warga peduli AIDS bisa memberikan edukasi, pendampingan, dan dukungan kepada masyarakat serta ODHIV/ODHA di lingkungan kita,” ujar Maya.

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Pemkot Bandung untuk mencapai target “Bandung Zero 2030” yaitu tidak ada infeksi baru, tidak ada kematian akibat HIV, dan tidak ada stigma maupun diskriminasi.

Tags: aidsFarhanMuhammad Farhanstigma aids

Related Posts

Ilustrasi mayat korban.(Foto:Istimewa).

‘Pak Ogah’ di Banjar Ditemukan Tewas di Jalan, Diduga Korban Pembunuhan

Editor
7 Agustus 2026

SATUJABAR, BANJAR--Seorang pria di Kota Banjar, Jawa Barat, yang berprofesi sebagai 'Pak Ogah', atau pengatur lalu-lintas kendaraan, ditemukan tewas terluka....

Pada ajang PRIMA Awards 2026, bank bjb berhasil meraih lima penghargaan kategori Titanium Awards sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan perusahaan menghadirkan layanan transaksi perbankan yang unggul dan berkinerja terbaik sepanjang tahun 2026.(Foto: bank bjb)

Transformasi Digital Perkuat Layanan, bank bjb Raih Lima Titanium Awards pada PRIMA Awards 2026

Editor
7 Agustus 2026

BALI – Komitmen bank bjb dalam menghadirkan layanan perbankan yang inovatif dan berorientasi pada kebutuhan nasabah, kembali memperoleh pengakuan di...

Wings Air di Bandara Husein Sastranegara Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Bandara Husein Layani Bandung-Palembang, Sudah Beroperasi

Editor
7 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Antusiasme masyarakat terhadap kembali beroperasinya penerbangan dari Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung terus meningkat. Setelah sehari sebelumnya...

Ilustrasi siswa menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG).(Foto:Istimewa).

Puluhan Siswa SD di Bogor Keracunan MBG, KPPG Ungkap 2 Pelanggaran

Editor
7 Agustus 2026

SATUJABAR, BOGOR--Puluhan siswa Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, diduga mengalami keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG)....

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan.(Foto:Istimewa).

Kasus Kematian Satpam Sumarna Terborgol di Waduk Jatiluhur Purwakarta, Polisi Sudah Periksa 30 Saksi

Editor
7 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Polisi masih belum bisa mengungkap misteri kasus kematian satpam Sumarna, yang ditemukan dalam kondisi terborgol, di area Waduk Jatiluhur,...

Pemasangan box trap beruang madu oleh petugas BKSDA.(Foto: Dok. Humas Kemenhut)

Warga ‘Duel’ Sama Beruang Madu, Petugas Siapkan Box Trap

Editor
7 Agustus 2026

SATUJABAR, PELALAWAN - Kementerian Kehutanan melalui Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan konflik...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat