• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 23 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Tarif Masuk Taman Tegalega Dikaji Untuk Dihapus

Editor
Jumat, 19 Juni 2026 - 06:14
Taman Tegalega.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Taman Tegalega.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Tarif masuk Taman Tegalega yang saat ini sebesar Rp2.000 sebenarnya masih memiliki dasar hukum berupa Peraturan Wali Kota (Perwal).

SATUJABAR, BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung terus melakukan pembenahan terhadap berbagai ruang publik agar semakin nyaman, aman, dan mudah diakses masyarakat.

RelatedPosts

Pria Pengedar Narkoba di Sukabumi Diringkus, Ditemukan 25 Paket Sabu

Wanita Muda Tewas di Kamar Hotel di Cirebon, Dibunuh Mantan Suami Gegara Cemburu

Wanita Muda Diduga Dibunuh di Kamar Hotel di Cirebon, Polisi Tangkap Pelaku

Salah satu kebijakan yang tengah dikaji adalah kemungkinan menggratiskan akses masuk ke kawasan Taman Tegalega, disusul penyelesaian renovasi Alun-alun Bandung yang hingga kini belum dibuka secara penuh karena masih memerlukan perbaikan.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, retribusi masuk kawasan Taman Tegalega yang saat ini sebesar Rp2.000 sebenarnya masih memiliki dasar hukum berupa Peraturan Wali Kota (Perwal).

Namun, pemerintah tengah mengevaluasi aturan tersebut agar masyarakat dapat menikmati ruang terbuka hijau tanpa dikenakan biaya.

“Kalau Tegalega memang saat ini masih ada tarif masuk Rp2.000 karena diatur dalam Perwal. Sekarang saya sedang mengkaji bagaimana caranya supaya bisa gratis. Saya sedang mempelajari dulu aturan itu untuk kemudian bisa dicabut,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Kamis, 18 Juni 2026 seperti dikabarkan Humas Pemkot Bandung.

Menurut Farhan, keinginan menggratiskan akses masuk bukan berarti mengabaikan pengelolaan kawasan. Sebaliknya, Pemerintah Kota Bandung justru ingin memastikan seluruh warga memiliki kesempatan yang sama untuk memanfaatkan ruang publik sebagai tempat rekreasi, olahraga, hingga berinteraksi sosial.

Ia menjelaskan, Taman Tegalega saat ini memiliki fungsi yang sangat beragam sehingga membutuhkan penataan yang lebih komprehensif. Kawasan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai ruang terbuka hijau, tetapi juga menjadi lokasi berbagai aktivitas masyarakat.

“Tegalega sekarang fungsinya campur. Ada ruang terbuka hijau, ada sarana olahraga, ada tempat usaha masyarakat, bahkan ada fasilitas pengolahan sampah. Karena itu kita sedang melakukan penataan ulang supaya semuanya tertata dengan baik,” katanya.

Farhan menilai, konsep penataan ruang publik ke depan harus mampu mengakomodasi berbagai kepentingan masyarakat tanpa mengurangi kualitas lingkungan maupun kenyamanan pengunjung.

Menurutnya, ruang publik memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup warga perkotaan. Oleh sebab itu, Pemerintah Kota Bandung ingin memastikan fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh lapisan masyarakat.

Alun-Alun Bandung

Selain membahas Tegalega, Farhan juga menjelaskan perkembangan renovasi Alun-alun Bandung yang hingga kini belum dibuka kembali secara permanen.

Ia menuturkan, keputusan menutup sementara Alun-alun bukan tanpa alasan. Pemerintah menemukan sejumlah pekerjaan renovasi yang dinilai belum memenuhi standar kualitas sehingga perlu dilakukan perbaikan sebelum kawasan tersebut kembali digunakan masyarakat.

“Kenapa waktu itu saya tutup? Karena pekerjaan renovasinya kurang bagus. Saya minta diperbaiki dulu. Desainnya diperbaiki, hasil pekerjaannya juga harus diperbaiki,” tegasnya.

Farhan mengakui kualitas pekerjaan sebelumnya tidak sesuai dengan harapan pemerintah. Karena itu, Pemkot Bandung memilih tidak terburu-buru membuka kembali salah satu ruang publik paling ikonik di pusat kota tersebut.

Menurutnya, keselamatan dan kenyamanan masyarakat menjadi pertimbangan utama sebelum fasilitas publik dioperasikan kembali.

“Terus terang ini memang kesalahan pada proses pekerjaan sebelumnya. Maka sekarang kita benahi dulu sampai benar-benar selesai dan layak digunakan,” ujarnya.

Meski demikian, Alun-alun Bandung sempat dibuka sementara pada beberapa momentum tertentu, salah satunya ketika ribuan Bobotoh merayakan keberhasilan Persib Bandung.

Pembukaan itu dilakukan sebagai langkah darurat untuk mengakomodasi tingginya antusiasme masyarakat.

Namun setelah kegiatan selesai, kawasan tersebut kembali ditutup agar proses penyempurnaan fasilitas dapat dilanjutkan.

Farhan menegaskan, tidak ada target waktu tertentu mengenai pembukaan kembali Alun-alun Bandung.

Tags: FarhanTarif masuk Taman Tegalegawali kota bandung

Related Posts

Wanita Dalam Pusaran Narkoba di Cianjur, Dimanfaatkan Para Bandar

Pria Pengedar Narkoba di Sukabumi Diringkus, Ditemukan 25 Paket Sabu

Editor
22 September 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Seorang pria yang menjadi pengedar narkoba jenis sabu di Kota Sukabumi, Jawa Barat, diringkus polisi. Dari hasil penggeledahan, polisi...

ST (23), pelaku pembunuhan YA (23), mantan istrinya di kamar hotel berhasil ditangkap Tim Satreskrim Polres Cirebon Kota.(Foto:Istimewa).

Wanita Muda Tewas di Kamar Hotel di Cirebon, Dibunuh Mantan Suami Gegara Cemburu

Editor
22 September 2026

SATUJABAR, CIREBON--Polisi berhasil mengungkap kasus kematian wanita muda di kamar hotel di Kota Cirebon, Jawa Barat. Wanita muda berinisial YA,...

Ilustrasi mayat korban.(Foto:Istimewa).

Wanita Muda Diduga Dibunuh di Kamar Hotel di Cirebon, Polisi Tangkap Pelaku

Editor
22 September 2026

SATUJABAR, CIREBON--Seorang wanita muda ditemukan tewas di kamar hotel di Kota Cirebon, Jawa Barat. Polisi telah berhasil menangkap pria teman...

Wakil Komandan Korps Brimob Polri, Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, cek kesiapan personel gabungan Polda Jawa Barat dalam pengamanan FIFA ASEAN Cup 2026, di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.(Foto:Humas Polda Jabar).

Pengamanan ASEAN Cup 2026, Polisi Jaga Ketat Jalur ke Stadion Si Jalak Harupat Bandung

Editor
22 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Sebanyak 2.025 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan FIFA ASEAN Cup 2026, di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Polda...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, berfoto bersama di acara Silaturahmi Akbar dan Syukuran Pedagang Pasar Baru Trade Center Kota Bandung bersama Bandara Internasional Husein Sastranegara di Pasar Baru Trade Center, Senin 21 September 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pemkot Bandung Review Kerja Sama Pasar Baru, Farhan: Kembalikan Kepercayaan Pedagang

Editor
22 September 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung akan meninjau ulang kerja sama pengelolaan Pasar Baru Trade Center menyusul dinamika yang terjadi sejak...

Pesawat Super Air Jet resmi beroperasi di Bandara Husein Sastranegara Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pemkot Bandung Bidik PAD 60 Persen, Farhan: Untuk Kemandirian Fiskal

Editor
22 September 2026

BANDUNG – Pemkot Bandung atau Pemerintah Kota Bandung menargetkan peningkatan kemandirian fiskal melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurut Wali...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.