SATUJABAR, CIANJUR–Tabrakan beruntun melibatkan lima kendaraan di Jalur Puncak, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terdapat enam korban dalam satu keluarga asal Lampung. Dari keenam korban satu keluarga tersebut, tiga orang tewas dan tiga lainnya mengalami luka berat.
Menurut Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cimacan, Cianjur, Cok Gd Agung Dharma Putra, terdapat enam korban asal Lampung dalam tabrakan beruntun di Jalur Puncak, Kabupaten Cianjur. Dari keenam korban satu kendaraan, tiga orang tewas dan tiga lainnya luka berat.
“Berdasarkan identitas yang dimiliki, enam korban merupakan satu keluarga asal Lampung. Tiga orang meninggal dunia, sedangkan tiga lainnya mengalami luka berat,” ujar Cok, dalam keterangannya, Sabtu (22/08/2026).
Berdasarkan keterangan anggota keluarga yang selamat, mereka sedang dalam perjalanan pulang ke Lampung. Keluarga sengaja datang menggunakan mobil Toyota Avanza ke daerah Ciranjang, Kabupaten Cianjur, menjenguk anaknya.
Cok menjelaskan, tiga korban tidak tertolong saat tiba di Instalansi Gawat Darurat (IGD). Sedangkan satu korban lainnya, meninggal setelah mendapat penanganan tim medis.
Sementara itu, seluruh korban luka-luka masih menjalani perawatan. Korban luka berat melakukan observasi mendalam, dan harus dirujuk ke rumah sakit dengan peralatan lebih lengkap.
Tabrakan beruntun melibatkan lima kendaraan di Jalur Puncak, kawasan Ciloto, Kabupaten Cianjur, terjadi pada Jum’at (21/08/2026) malam. Tabrakan bermula dari kendaraan truk boks yang melaju dari arah Bogor menuju Cianjur.
“Tabrakan melibatkan lima kendaraan, bermula dari truk boks dari arah Bogor menuju Cianjur. Truk boks menabrak sejumlah kendaraan di depannya saat melintas jalur turunan panjang,” ujar Kepala Unit (Kanit) Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Cianjur, Ipda Ahmad Prio Gunawan, dalam keterangannya, Sabtu (22/08/2026).
Prio menjelaskan, truk boks pertama menabrak mobil Suzuki Ertiga, kemudian dua sepeda motor di depannya. Setelah itu, menghantam mobil Toyota Avanza hingga ringsek, serta terdapat kendaraan lainnya dari arah berlawanan yang ikut terlibat.
“Tabrakan mengakibatkan empat orang meninggal dunia. Sementara delapan orang lainnya luka-luka,” jelas Prio.
Korban tewas adalah pengemudi mobil Toyota Avanza, berikut tiga orang penumpangnya. Penyebab pasti tabrakan maut masih dalam proses penyelidikan Unit Gakkum Satlantas Polres Cianjur berkoordinas dengan Dinas Perhubungan (Dishub), untuk memeriksa faktor-faktor penyebab, termasuk terkait kelaikan truk boks.







