• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 1 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Syukuran Nelayan Ujunggenteng di Mata Bupati Asep Japar

Editor
Selasa, 16 Juni 2026 - 09:29
Bupati Sukabumi Asep Japar menyerahkan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan secara simbolis kepada para nelayan.(Foto: Dok. Diskominfo Kab Sukabumi)

Bupati Sukabumi Asep Japar menyerahkan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan secara simbolis kepada para nelayan.(Foto: Dok. Diskominfo Kab Sukabumi)

Syukuran Nelayan Ujunggenteng memasuki usia ke-60 membawa kesan mendalam bagi Bupati Sukabumi Asep Japar. Baginya, menghadiri puncak peringatan itu tak sekedar ekonomi, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab moral dirinya terhadap kemajuan masyarakat pesisir.

Syukuran Nelayan ke-60 Ujunggenteng yang digelar di kawasan Pantai Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Minggu (14/6/2026).

RelatedPosts

Museum Bing Slamet Diresmikan, Menbud: Hidupkan Warisan Sang Maestro

Peluncuran Buku Sejarah MPR di Gedung Merdeka Bandung

Menbud Resmikan Perpustakaan Danantara Museum Nasional Indonesia

Mengusung tema “Laut Lestari, Nelayan Berseri”, perayaan tahunan tersebut menjadi momentum memperkuat nilai budaya pesisir, ungkapan rasa syukur atas hasil laut, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan.

Kegiatan yang telah berlangsung selama enam dekade itu dimeriahkan berbagai pertunjukan seni budaya, mulai dari tarian tradisional, pencak silat, hingga beragam kegiatan sosial dan ekonomi yang melibatkan masyarakat.

Asep Japar menegaskan bahwa Syukuran Nelayan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan simbol penghormatan terhadap warisan budaya leluhur sekaligus bentuk syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas sumber daya laut yang menjadi penopang kehidupan masyarakat pesisir.

Menjaga budaya pesisir harus berjalan beriringan dengan upaya melestarikan lingkungan laut yang menjadi sumber kehidupan masyarakat.

Menurutnya, pelestarian budaya pesisir harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian ekosistem laut agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh generasi mendatang.

“Menjaga budaya pesisir harus berjalan beriringan dengan upaya melestarikan lingkungan laut yang menjadi sumber kehidupan masyarakat,” ujar Asep Japar seperti dikabarkan Diskominfo Kabupaten Sukabumi.

Ia menilai tradisi Syukuran Nelayan memiliki nilai strategis dalam memperkuat identitas daerah sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata berbasis budaya dan bahari.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi, lanjutnya, terus berkomitmen mendukung keberlanjutan sektor kelautan melalui pembangunan infrastruktur, pemberian bantuan kepada nelayan, perlindungan sosial, hingga pengembangan pariwisata bahari yang terintegrasi.

Ketua Panitia Syukuran Nelayan Ujunggenteng, Asep JK, mengatakan tema yang diangkat tahun ini mencerminkan tekad masyarakat dalam menjaga keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya laut dan pelestarian lingkungan.

Menurutnya, tradisi Syukuran Nelayan tidak hanya memiliki nilai spiritual, tetapi juga menjadi sarana memperkuat solidaritas sosial dan identitas budaya masyarakat pesisir.

“Tradisi syukuran bukan hanya memiliki makna spiritual, tetapi juga mempererat solidaritas sosial dan memperkuat identitas budaya masyarakat pesisir,” katanya.

Selain prosesi adat larung saji dan pagelaran wayang golek, rangkaian kegiatan turut diisi dengan pameran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), turnamen bola voli, trek pantai, khitanan massal, santunan bagi anak yatim dan lanjut usia, tabligh akbar, serta berbagai perlombaan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sukabumi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga menyerahkan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan secara simbolis kepada para nelayan sebagai bentuk perlindungan sosial bagi pekerja sektor perikanan.

 

Sumber: Diskominfo Kab. Sukabumi

Tags: Asep Japarbupati sukabumiSyukuran Nelayan Ujunggenteng

Related Posts

Peresmian Museum Bing Slamet.(Foto/Dokumentasi: Kementerian Kebudayaan / Agung panji)

Museum Bing Slamet Diresmikan, Menbud: Hidupkan Warisan Sang Maestro

Editor
30 September 2026

JAKARTA - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, meresmikan Museum Bing Slamet yang berlokasi di Jalan Arimbi No. 7, Tanah Tinggi,...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan bersama anggota MPR di Gedung Merdeka.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Peluncuran Buku Sejarah MPR di Gedung Merdeka Bandung

Editor
28 September 2026

BANDUNG - Gedung Merdeka, Kota Bandung, menjadi lokasi Peluncuran Buku Sejarah MPR dalam Mengawal Kedaulatan Rakyat serta Risalah Tematik Perubahan...

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon saat memberikan sambutan dalam acara Peresmian Perpustakaan Danantara di Museum Nasional Indonesia, Jakarta.(Foto: Humas Kemenbud)

Menbud Resmikan Perpustakaan Danantara Museum Nasional Indonesia

Editor
27 September 2026

JAKARTA - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menegaskan bahwa hadirnya perpustakaan di Museum Nasional Indonesia merupakan dua elemen yang saling...

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menerima Piagam Penghargaan dari Keraton Sumedang Larang yang diserahkan Sri Radya Keraton Sumedang Larang Lukman Soemadisoeria di Museum Srimanganti, Kamis (24/9/2026).(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Keraton Sumedang Larang Beri Penghargaan ke Bupati

Editor
25 September 2026

Sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas dedikasi serta perhatian dalam memberikan perlindungan hukum kepada Keraton Sumedang Larang, Bupati Sumedang  Dony...

Gracie Mansion, kediaman Wali Kota New York.(Foto: Wikipedia)

Menelisik Gracie Mansion, Kediaman Resmi Wali Kota New York

Editor
22 September 2026

Di tengah jajaran pencakar langit Manhattan yang megah dan modern, berdiri sebuah struktur kayu bergaya Federal yang tenang di tepi...

BATIK SUMEDANG: Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di sela penutupan rangkaian kegiatan Sumedang Membatik Tahun 2026 di Pendopo Kecamatan Sumedang Utara, Sabtu (20/9/2026) seperti dikabarkan Humas Sumedang.(Foto: Diskominfo Kab. Sumedang)

Batik Sumedang, Bupati: Kuatkan Identitas Daerah

Editor
20 September 2026

SUMEDANG - Batik Kasumedang didorong tidak sekadar menjadi warisan budaya yang dilestarikan, tetapi berkembang menjadi identitas daerah yang memiliki karakter...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.