• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 13 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Suhu Permukaan Bumi Bisa Naik 3ºC Pada 2050

Editor
Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:46
Suhu panas di Indonesia dianalisa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta prediksi cuaca sepekan ke depan.

Suhu panas di Indonesia dianalisa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta prediksi cuaca sepekan ke depan. (IMAGE: BMKG)

Suhu permukaan bumi bisa naik 3ºC pada 2050 apabila tiada ada aksi atau upaya pengurangan laju kenaikan suhu.

SATUJABAR, JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendorong prakiraan berbasis dampak (impact based-forecast/IBF) sebagai landasan untuk memperkokoh budaya tangguh bencana. Ketangguhan masyarakat terwujudkan melalui aksi dini dalam mitigasi bencana serta pembangunan multi-sektor sebagai respons terhadap peringatan dini.

RelatedPosts

Weaving Archipelago, Menekraf: Tenun Jadi Kekuatan Ekonomi Kreatif

Pembiayaan Syariah Dorong Ekspansi Korporasi

Harga Emas Kamis 13/8/2026 Antam Rp 2.700.000 Per Gram

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa kebutuhan menerjemahkan peringatan dini menjadi aksi merupakan misi bersama seiring dengan perubahan iklim yang berdampak sangat luas di seluruh wilayah dan sistem iklim global. Dampaknya, peningkatan kejadian ekstrem dan risiko bencana hidrometeorologi menyentuh sendi kehidupan masyarakat, seperti kesehatan, ketersediaan air, pangan, hingga energi.

“Sejak 1850, terjadi kenaikan rata-rata suhu permukaan bumi sebesar 1,4–1,5ºC. Di Indonesia sendiri, tercatat kenaikan suhu sebesar 0,8ºC. Apabila kita tidak melakukan aksi atau upaya pengurangan laju kenaikan, diproyeksikan kenaikan suhu permukaan bumi mencapai 3ºC pada 2050 mendatang,” kata Faisal pada pameran Emergency Disaster Reduction & Rescue (EDRR) di Jakarta (13/8).

Faisal menyebut bahwa paradigma IBF menjadi salah satu jawaban untuk menekan laju perubahan iklim melalui aksi dini berkat proses end-to-end yang dibangun dalam sistem tersebut, mulai dari observasi, analisis dan pemodelan, penilaian dampak, hingga penyusunan prakiraan berbasis dampaknya. Tahap awal observasi yang memanfaatkan infrastruktur pengamatan unggulan menghasilkan data berkualitas, kemudian dianalisis melalui berbagai pendekatan dan model, seperti Numerical Weather Prediction, climate prediction, model hidrologi, artificial intelligence (AI), hingga pemodelan tsunami.

“Tahap penilaian dampak menggabungkan hazard (bahaya), exposure (keterpaparan), dan vulnerability (kerentanan) sehingga memungkinkan kita memahami bukan hanya apa saja ancamannya, tetapi siapa yang terdampak dan seberapa besar risikonya,” tambah Faisal.

Faisal menegaskan bahwa BMKG terus menjaga prinsip saintifik dalam melakukan observasi berkualitas, pemodelan berbasis ilmu, validasi dan verifikasi, serta komunikasi probabilistik dan uncertainty. Dengan demikian, informasi IBF lebih relevan bagi pengguna, fokus pada dampak, serta mampu mempercepat respons dan meningkatkan efektivitas peringatan dini.

BMKG mengintegrasikan IBF ke dalam layanan informasi yang dibutuhkan bagi pembangunan multisektor, bidang berisiko bencana, termasuk risiko yang berdampak langsung di kehidupan masyarakat. Sejalan dengan itu, BMKG turut memberikan pendampingan kepada seluruh sektor di setiap wilayah hingga tingkat kelurahan melalui UPT yang tersebar di 191 titik.

“Transformasi peringatan dini berbasis dampak tidak hanya berfungsi sebagai sumber data dan peringatan dini, tetapi menjadi acuan strategi adaptasi yang tepat sesuai kondisi iklim yang diprediksi. Salah satu praktik baik ditunjukkan dari adaptasi pertanian berdasarkan data BMKG yang sejak awal tahun telah mengeluarkan peringatan dini potensi kekeringan akibat fenomena El Nino,” tambahnya.

Komisi Irigasi Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan melakukan percepatan jadwal tanam dari Minggu IV Maret hingga Minggu I April menggunakan varietas padi genjah umur 65–90 hari, serta memanfaatkan sumber air alternatif melalui sumur bor, embungnisasi, dan pompanisasi. Hasilnya, 7.067 hektar lahan pertanian dapat diselamatkan dari gagal panen.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno pada saat pembukaan EDRR Indonesia 2026, menegaskan bahwa peringatan dini tidak akan bermakna apabila tidak direspons melalui aksi dini. Maka dari itu, Pratikno menekankan pentingnya untuk meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta berkolaborasi dalam merespons setiap peringatan dini yang disampaikan BMKG.

“Sebagaimana BMKG terus-menerus mengingatkan bagaimana El Nino yang akan melanda, kita harus bisa menguasai cara merespons cepat untuk meminimalkan dampaknya. Karena, kekeringan yang panjang dapat mengurangi ketersediaan air, ketahanan pangan, bahkan meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan,” tutur Pratikno.

Pada kesempatan ini, BMKG turut berpartisipasi dalam pameran dengan menghadirkan berbagai alat, seperti campbell stokes, Warning Receiver System (WRS) New Generation, Automatic Weather System (AWS) Rekayasa, Seismometer, Buoy, dan berbagai kuis interaktif yang dapat diikuti seluruh pengunjung. Pameran EDRR berlangsung di Hall D2 JIExpo Kemayoran, Jakarta sepanjang 12–14 Agustus 2026.

Tags: bmkgsuhu permukaan bumi

Related Posts

Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya, membuka Weaving Archipelago, bagian dari rangkaian Glorify Indonesia 2026, di Senayan City, Jakarta, Rabu (12/8).(Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif)

Weaving Archipelago, Menekraf: Tenun Jadi Kekuatan Ekonomi Kreatif

Editor
13 Agustus 2026

Weaving Archipelago tidak hanya menjadi sebuah pameran, tetapi juga menjadi ruang lahir kolaborasi baru, membuka peluang usaha, memperkuat jenama local....

Forum Strategis Pembiayaan Syariah untuk Ekspansi Korporasi bertema “Unlocking Corporate Growth Through Sharia Finance" di Jakarta (12/8).(Foto: Bank Indonesia)

Pembiayaan Syariah Dorong Ekspansi Korporasi

Editor
13 Agustus 2026

Pembiayaan syariah bagi korporasi, terutama untuk mendukung investasi dan ekspansi usaha yang kompetitif, inovatif, dan berkelanjutan. SATUJABAR, JAKARTAR - Penguatan...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Kamis 13/8/2026 Antam Rp 2.700.000 Per Gram

Editor
13 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Kamis 13/8/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.700.000 per gram...

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, pimpin penindakan angkot yang habis masa pakai.(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Angkot Kedaluwarsa Masih Jalan di Kota Bogor, Ditindak Dishub

Editor
13 Agustus 2026

SATUJABAR, BOGOR – Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor kembali melakukan operasi gabungan untuk menindak angkutan kota...

Bupati Bogor Rudy Susmanto menyerahkan Bendera Merah Putih kepada 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor, di Alun-Alun Kabupaten Bogor, Rabu (12/8).(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Bupati Bogor Rudy Susmanto Serahkan Bendera ke 40 Kecamatan

Editor
13 Agustus 2026

SATUJABAR, CIBINONG – Bupati Bogor Rudy Susmanto menyerahkan Bendera Merah Putih kepada 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor, di Alun-Alun Kabupaten Bogor,...

Aksi wheelie remaja di Magetan ditilang polisi.(Foto: Dok. Korlantas Polri)

Aksi Remaja Ngonten Angkat Ban Motor Depan di Jalan Raya Berujung Ditilang Polisi

Editor
13 Agustus 2026

SATUJABAR, MAGETAN - Satlantas Polres Magetan menindak seorang remaja berinisial AY (16) yang melakukan aksi wheelie atau mengangkat roda depan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Ahadiat Hotel & Bungalow Bandung