• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 25 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Stigma Terhadap ODHA Jadi Tantangan, Kasus HIV-AIDS Kota Cirebon Masih Tinggi

Editor
Minggu, 08 Desember 2024 - 02:21
HIV. (foto: istimewa)

HIV. (foto: istimewa)

HIV-AIDS adalah masalah kesehatan masyarakat yang membutuhkan solidaritas dan empati, bukan diskriminasi.

SATUJABAR, CIREBON — Kasus HIV-AIDS di Kota Cirebon, terus mengalami peningkatan. Dibutuhkan tindakan kolektif dan perhatian terhadap masalah ketidaksetaraan dalam akses kesehatan, stigma, dan diskriminasi dalam upaya melawan penyakit tersebut.

Pj Wali Kota Cirebon Agus Mulyadi mengatakan, angka prevalensi HIV-AIDS yang terus meningkat itu terjadi baik di tingkat nasional maupun di Kota Cirebon. Di Jawa Barat, hingga Desember 2023 tercatat sebanyak 69.655 kasus HIV dan 14.593 kasus AIDS.

RelatedPosts

Hilirisasi Nikel Temui Kendala Tren Global

Pertamina Bukukan Pendapatan Tahun 2025 Sebesar Rp1.167,99 Triliun

Menhaj Sambut Jemaah Haji di Jambi

Sementara di Kota Cirebon, tercatat sejak 2006 hingga Oktober 2024, jumlah kasus HIV mencapai 2.425 kasus, dan AIDS sebanyak 932 kasus. ‘’Meski angka-angka itu menunjukkan tantangan besar, namun kita tidak boleh menyerah,’’ ujar Agus, saat peringatan Hari AIDS Se-Dunia tingkat Kota Cirebon, belum lama ini.

Dikatakan Agus, peringatan Hari AIDS Se-Dunia itupun bukan sekadar kegiatan seremonial. Namun, momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam memerangi penyebaran virus serta memberikan dukungan kepada mereka yang hidup dengan HIV-AIDS.

Hari AIDS Se-Dunia pun menjadi pengingat bahwa perjuangan melawan HIV-AIDS bukan hanya masalah kesehatan. Namun juga masalah hak asasi manusia.

‘’Termasuk mengatasi ketidaksetaraan dalam akses pelayanan kesehatan dan menghapus stigma serta diskriminasi terhadap mereka yang hidup dengan HIV-AIDS,’’ ujarnya.

Karena itu, Agus menekankan, bahwa stigma dan diskriminasi terhadap ODHA masih menjadi tantangan besar dalam penanggulangan HIV-AIDS. Dia menyatakan, HIV-AIDS adalah masalah kesehatan masyarakat yang membutuhkan solidaritas dan empati, bukan diskriminasi.

‘’Dengan pendekatan yang humanis dan inklusif, kita dapat mengubah pola pikir masyarakat tentang HIV-AIDS, sehingga tidak ada lagi stigma dan diskriminasi terhadap ODHA,’’ ucap Agus.

Agus mengingatkan pentingnya akses yang setara terhadap layanan kesehatan, terutama bagi penderita HIV-AIDS. Meski hingga saat ini belum ada vaksin atau obat yang dapat menyembuhkan HIV, namun perawatan yang tepat dan akses yang cukup bisa membuat orang dengan HIV dapat hidup sehat dan produktif.

‘’Kita harus mendukung ODHA untuk mendapatkan hak mereka atas layanan kesehatan yang setara dan tanpa diskriminasi,’’ tuturnya.

Hal senada diungkapkan Sekretaris KPA Kota Cirebon, Sri Maryati. Dia mengingatkan, upaya melawan HIV-AIDS memerlukan tindakan kolektif dan perhatian terhadap masalah ketidaksetaraan dalam akses kesehatan, stigma, dan diskriminasi.

Menurutnya, upaya untuk mengakhiri HIV sebagai ancaman kesehatan masyarakat pada tahun 2030 harus melibatkan seluruh elemen masyarakat. Termasuk pemerintah, sektor swasta, lembaga pendidikan, dan organisasi masyarakat. (yul)

Tags: hari aids se-duniahiv-aidskota cirebonODHAstigma odha

Related Posts

Pertambangan di Indonesia,hilirisasi timah,mineral kritis,mineral strategis

Hilirisasi Nikel Temui Kendala Tren Global

Editor
25 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Ambisi Indonesia menjadi pemain utama dalam industri kendaraan listrik (electric vehicle/EV) global menghadapi tantangan baru seiring pesatnya...

Pertamina.(Foto: Dok. Pertamina)

Pertamina Bukukan Pendapatan Tahun 2025 Sebesar Rp1.167,99 Triliun

Editor
25 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - PT Pertamina (Persero) membukukan kinerja positif sepanjang tahun buku 2025. Di tengah dinamika industri energi global dan...

Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf menyambut jemaah haji di Aula Asrama Haji Antara Provinsi Jambi, Rabu malam (24/6/2026).(Foto: Kemenhaj)

Menhaj Sambut Jemaah Haji di Jambi

Editor
25 Juni 2026

SATUJABAR, JAMBI - Sebanyak 444 jemaah haji BTH-20 asal Kota Jambi dan Kabupaten Muaro Jambi tiba kembali di Tanah Air...

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan.(Foto:Istimewa).

Polda Jabar Buka Call Center, Dugaan Korban Lain Taufik Hidayat Buat Melapor

Editor
25 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Penyidik Polda Jawa Barat masih mendalami kemungkinan ada korban Taufik Hidayat lainnya dalam kasus penyekapan dan penganiayaan, selain YT,...

Pemerintah Kabupaten Kuningan raih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas LKPD Tahun Anggaran 2025 dari BPK RI, meningkat dari opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) yang diterima pada tahun sebelumnya.(Foto: Diskominfo Kab. Kuningan)

Pemkab Kuningan Raih Opini WTP atas LKPD 2025

Editor
25 Juni 2026

SATUJABAR, KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan raih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas LKPD Tahun Anggaran 2025 dari BPK RI,...

Kereta Wisata Priority

Kereta Wisata Priority untuk Liburan Lebih Nyaman

Editor
25 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat minat pelanggan terhadap Kereta Wisata Priority terus meningkat. Pada periode Januari–Mei...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.