• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 1 November 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Sektor Pertanian Jabar Sumbang Rp600 Triliun ke PDRB, Hadapi Tantangan Kesenjangan Ekonomi dan Pinjaman Online

Editor
Kamis, 15 Agustus 2024 - 06:01
Pemkab Bekasi Lakukan Normalisasi Sungai untuk Mendukung Pertanian di Desa Karangsatu

Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kabupaten Bekasi melakukan normalisasi Kali Balong Jati, Desa Karangsatu, Kecamatan Karangbahagia, untuk memperlancar pasokan air ke lahan pertanian.(FOTO: Humas Pemkab Bekasi)

BANDUNG – Sektor pertanian di Jawa Barat menyumbang Rp600 triliun dan menjadi kontributor terbesar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), tetapi sektor ini masih menghadapi berbagai tantangan signifikan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman, mengungkapkan hal ini dalam Rapat Koordinasi Tim Pengendali Inflasi Pusat (TPID) dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Wilayah Jawa yang berlangsung di Hotel Tentrem, Kota Semarang pada Rabu, 14 Agustus 2024.

RelatedPosts

76% Penumpang Whoosh Bayar Pakai QR Code

Pendapatan Usaha Jasa Marga Tumbuh 7,9%, Kuartal III 2026

Musim Hujan 2026/2027: BNPB Terbitkan Delapan Langkah Kesiapsiagaan

Herman menyoroti bahwa indeks gini ratio Jawa Barat mencapai 0,425, salah satu yang tertinggi di Indonesia, menunjukkan adanya kesenjangan ekonomi yang cukup besar antara petani dan buruh tani dengan kelompok masyarakat lainnya. “Indeks gini di Jabar termasuk yang tertinggi di Indonesia. Ini menunjukkan adanya ketimpangan ekonomi yang signifikan, dan kita harus mencari solusi agar yang kurang mampu tidak semakin terpuruk,” kata Herman dikutip dari jabarprov.go.id.

Selain itu, Herman juga menyoroti masalah terkait pinjaman online (pinjol), yang kerap memberatkan beban hidup petani dan buruh tani. Statistik menunjukkan jumlah pinjaman outstanding, baik legal maupun ilegal, di Jawa Barat mencapai hampir Rp16,5 triliun dengan sekitar 535.000 petani terpapar.

“Banyak petani mengandalkan pinjol untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sebelum masa panen, dan ini sangat memprihatinkan,” ungkap Herman.

Herman berharap Pemerintah Pusat, melalui Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan, dapat melakukan intervensi untuk menciptakan skema pinjaman mikro dan supermikro yang lebih mudah diakses oleh petani dan buruh tani.

“Jika masalah ini tidak segera diatasi, potensi ledakan sosial sangat mungkin terjadi, mengingat indeks gini kita sudah berada pada level lampu kuning menuju merah,” jelasnya.

Selain itu, Herman juga menekankan tantangan lain yang dihadapi sektor pertanian Jabar, seperti alih fungsi lahan pertanian dan anomali cuaca yang mengancam produktivitas padi. Pada tahun 2024, Jabar menargetkan produksi gabah kering giling (GKG) mencapai 11 juta ton, lebih tinggi dari target tahun 2023 yang sebesar 9,14 juta ton.

Tags: Pertanian Jabarsekda jabar

Related Posts

Kereta Cepat Jakarta Bandung atau Whoosh.(Foto: Humas KCIC)

76% Penumpang Whoosh Bayar Pakai QR Code

Editor
1 November 2026

JAKARTA - Sebanyak 76% penggunaan tiket saat proses boarding Kereta Cepat Whoosh pada periode Januari–September 2026 dilakukan melalui tiket digital...

Jalan tol Jasa Marga.(Foto: Humas Jasa Marga)

Pendapatan Usaha Jasa Marga Tumbuh 7,9%, Kuartal III 2026

Editor
1 November 2026

JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (“Perseroan”) mencatatkan kinerja keuangan yang positif hingga kuartal III 2026, didukung oleh kontribusi...

Memasuki Musim Penghujan, Ratusan TPS di Majalengka Rawan Bencana

Musim Hujan 2026/2027: BNPB Terbitkan Delapan Langkah Kesiapsiagaan

Editor
1 November 2026

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menetapkan delapan langkah kesiapsiagaan untuk menghadapi musim hujan 2026/2027. Langkah tersebut mencakup pemetaan...

Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Cimayor Sumedang

Selamatkan Ayam Piaraan, Pria ASN di Bandung Tewas di Tangan Pencuri

Editor
1 November 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Seorang pria aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, tewas di tangan pencuri saat berusaha mempertahankan ayam...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat acara Anugerah ASN Berprestasi dan ASN Teladan Tahun 2026 di Hotel Grandia, Jumat 30 Oktober 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

ASN Award 2026 Kota Bandung untuk Memacu Kinerja

Editor
1 November 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memberikan penghargaan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) berprestasi melalui ajang ASN Award. Penghargaan ini...

Foto : Tim gabungan berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Jumat (30/10). (BPBD Kabupaten Sinjai)

Kejadian Bencana dan Penanggulannya Per Sabtu 31 Oktober 2026

Editor
1 November 2026

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana di berbagai wilayah Indonesia berdasarkan laporan Direktorat Koordinasi Pengendalian...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.