• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 15 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Sedekah Sampah Ala Masjid Salman ITB

Editor
Jumat, 27 Oktober 2023 - 02:18
truk sampah di tps

Truk sampah di TPS (bandung.go.id)

Penyelesaian permasalahan sampah di Kota Bandung harus dilakukan oleh seluruh elemen masyarakat, termasuk juga di Tempat Ibadah.

Salah satu tempat ibadah yang telah melaksanakan pengelolaan sampah yaitu Masjid Salman Institut Teknologi Bandung (ITB).

RelatedPosts

Mobil Mahasiswa Penabrak Anggota Polrestabes Bandung Ngebut, Pengemudi Mabuk

9 Forest Heroes 2026 Diganjar Penghargaan Kemenhut

Gempa NTT, Kemenpar Pantau Labuan Bajo

Masjid ini memiliki Tim Salman Ramah Lingkungan atau dikenal dengan Salman Environment Rangers (Savior).
Ketua Savior, Lulu Nailufaaz mengatakan, pengelolaan sampah di Masjid Salman ITB diawali dengan edukasi dan pembiasaan jemaah untuk mengurangi sampah sebanyak mungkin dan mulai memilah sampahnya. Tempat sampah terpilah yang dikelola bertujuan untuk mewujudkan Salman Ramah Lingkungan.
“Kami mendorong karyawan termasuk jemaah untuk bisa membawa tempat makan dan minum sendiri. Namun apabila terpaksa menghasilkan sampah maka kita dorong untuk dapat memilah sampahnya sendiri,” katanya kepada Humas Kota Bandung.
Ia mengungkapkan, tempat sampah terpilah sudah ada sejak 2017. Tetapi pengelolaannya sempat terhenti di masa pandemi. Kemudian di awal 2022, komunitas Savior terbentuk guna mengelola sampah dengan tempat sampah terpilah.
Tempat Sampah ini terbagi menjadi lima tempat untuk lima jenis sampah yang berbeda, yaitu :
1. Tempat Sampah dengan stiker orange yang akan disalurkan ke Bank Sampah terdiri dari sampah botol, box plastik, kaleng, kaca dan botol plastik.
2. Tempat Sampah dengan stiker biru khusus kertas terdiri dari sampah kertas, tetra pak, kardus, Koran dan duplex
3. Tempat Sampah dengan stiker merah terdiri dari sampah bungkus plastik.
4. Tempat Sampah dengan stiker hijau dikelola untuk kompos tanaman terdiri dari sampah yang mudah membusuk, tisu kering, daun, tulang, susuk atau sumpit sisa makanan.
5. Tempat Sampah dengan stiker hitam yang diangkut  ke Tempat Penampungan Akhir (TPA) terdiri dari sampah kertas nasi, tisu basah, karet, bungkus plastik yang tercampur bumbu basah.
Ia mengatakan, tujuan tempat sampah terpilah ini untuk mengelola sampah dengan baik sesuai jenisnya. Masjid Salman ITB juga ingin menunjukan bahwa pengelolaan sampah bisa dilakukan secara bersih asal dikelola dengan baik. Tempat sampah terpilah ditempatkan di tiga titik ramai Masjid Salman ITB.
“Kami bekerja sama dengan Bank Sampah Induk untuk mengelola sampah anorganik. Sehingga kelanjutannya dengan daur ulang melalui bank sampah,” katanya dikutip situs Pemkot Bandung.
Sedangkan untuk sampah organik dikelola secara mandiri dengan metode komposting menggunakan 5 drum komposter yang diolah di lingkungan masjid. Dalam sehari, Savior dapat mengelola 20 kg sampah organik.
“Kalau jumlah sampah organik tidak tertampung, kami punya alternatif lain dengan menyiapkan lubang pengomposan. Hasilnya digunakan untuk penyuburan tanaman di area ITB atapun ke area lahan wakaf di Masjid Salman,” ujarnya.
Untuk yang Residu, kata Lulu, Savior tengah mengupayakan kerja sama dengan pihak ketiga untuk mengolahnya. Sehingga residu yang dihasilkan tidak dibawa ke TPA tapi diolah menjadi briket bahan bakar.
“Dengan siklus ini kami mendorong setinggi-tingginya agar tidak ada sampah yang dibawa ke TPA,” ungkapnya.
Lulu juga menyebut, pihaknya telah merekrut relawan. Yaitu melalui edukasi kepada jemaah untuk memilah mana yang organik, anorganik dan residu.
Selain itu ada pula program Gerakan Sedekah Sampah Indonesia (Gradasi). Para jemaah, kata Lulu, dapat menyedekahkan sampah yang mempunyai nilai jual berupa botol, kertas dan kaleng. Selain itu ada pula program Sedekah Sampah Elektronik.
“Masjid Salman ingin menjadi titik aksi gerakan dalam mengatasi permasalahan sampah salah satu yang dapat dilakukan dengan Gradasi,” ujar dia.
Ia berharap, Masjid Salman bisa menjadi contoh bagaimana nilai Islam mengenai membuang sampah pada tempatnya dan mengelolanya yang baik dapat juga diterapkan di masjid dan tempat ibadah lainnya.
“Harapannya apa yang dilakukan di Masjid Salman dapat dicontoh model-model baiknya di masjid lain dan tempat ibadah lainnya. Sehingga semua bisa bijak konsumsi dan bertanggung jawab dengan sisa konsumsinya,” katanya.
Tags: masjid salmanSedekah Sampah

Related Posts

Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung menggelar rekonstruksi kasus tabrak lari menewaskan Aiptu Asep Suhara, anggota Sat-Samapta Polrestabes Bandung.(Foto:Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung).

Mobil Mahasiswa Penabrak Anggota Polrestabes Bandung Ngebut, Pengemudi Mabuk

Editor
15 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Kasus kecelakan lalu-lintas menewaskan Aiptu Asep Suhara, anggota Polrestabes Bandung, dipastikan mobil yang menabraknya melaju dalam kecepatan tinggi. Pengemudi...

Penghargaan 9 Forest Heroes Perhutanan Sosial penerima Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional Tahun 2026 tersebut diserahkan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni bersama Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki dan Direktur Jenderal Perhutanan Sosial Catur Endah Prasetiani dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Jakarta, Kamis (13/8).(Foto: Humas Kemenhut)

9 Forest Heroes 2026 Diganjar Penghargaan Kemenhut

Editor
15 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA— 9 Forest Heroes Perhutanan Sosial penerima Penghargaan Wana Lestari Tingkat Nasional Tahun 2026 didorong menjadi pusat pembelajaran dan...

Gempa NTT Sabtu 15 Agustus 2026.(Image: BMKG)

Gempa NTT, Kemenpar Pantau Labuan Bajo

Editor
15 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Gempa NTT yang terjadi di beberapa lokasi mendorong Kementerian Pariwisata untuk terus memantau perkembangannya di wilayah Flores,...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Sabtu 15/8/2026 Antam Rp 2.675.000 Per Gram

Editor
15 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Sabtu 15/8/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.675.000 per gram...

Gempa NTT Sabtu 15 Agustus 2026.(Image: BMKG)

Gempa NTT M 7,7 Tewaskan 2 Orang

Editor
15 Agustus 2026

Gempa NTT M 7,7 tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka-luka. Dua korban meninggal dunia terdiri...

Terowongan merah putih di Cikutra Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Terowongan Merah Putih 180 Meter di Cikutra Bandung

Editor
15 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Terowongan merah putih itu digelar seiring dengan peringatan ke-81 Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dengan tema “Berdaulat, Adil,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Ahadiat Hotel & Bungalow Bandung