• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 1 November 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Sampah Jadi Berkah, Great Bandung Dorong Warga Rajin Pilah dari Rumah

Editor
Minggu, 13 September 2026 - 08:14
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memberikan sambutan di Bazar Great Bandung, bayar pakai sampah.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memberikan sambutan di Bazar Great Bandung, bayar pakai sampah.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

BANDUNG – Pada rangkaian Hari Jadi Kota Bandung ke 216 digelar Bandung Great. Pada acara ini sampah tak lagi sekadar barang buangan. Di Great Bandung, sampah dipilah dan ditukar menjadi sesuatu yang bernilai mulai dari voucher belanja hingga layanan pemeriksaan kesehatan.

Program tersebut kembali digelar melalui kegiatan rutin belanja bazar pakai sampah dalam rangkaian Hari Jadi ke-216 Kota Bandung. Kegiatan ini menjadi contoh kolaborasi masyarakat dan pemerintah dalam mendorong pengelolaan sampah sejak dari sumbernya.

RelatedPosts

Selamatkan Ayam Piaraan, Pria ASN di Bandung Tewas di Tangan Pencuri

ASN Award 2026 Kota Bandung untuk Memacu Kinerja

Kejadian Bencana dan Penanggulannya Per Sabtu 31 Oktober 2026

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan turut memberikan contoh langsung dengan menukarkan sampah yang telah dipilah. Sebanyak 8 kilogram sampah kertas dan 0,5 kilogram sampah plastik bersih yang ditimbang menghasilkan nilai Rp22.000.

Nilai tersebut kemudian dikonversi menjadi sejumlah voucher senilai Rp5.000, ditambah bonus berupa layanan pemeriksaan kesehatan.

“Alhamdulillah, mudah-mudahan inisiatif dari warga ini bisa memberikan nilai tambah tersendiri kepada upaya kita untuk memastikan bahwa penanganan sampah adalah penanganan bersama, tidak hanya dilakukan oleh pemerintah saja,” kata Farhan saat meninjau Great Bandung yang digelar di Balai Kota Bandung, Sabtu 12 September 2026 dikutip laman Pemkot Bandung.

Menurutnya, keberadaan Great Bandung menunjukkan bahwa masyarakat dapat menjadi motor penggerak dalam menyelesaikan persoalan sampah. Pemerintah memiliki peran untuk memberikan stimulasi sekaligus ruang bagi komunitas agar terus berkreasi.

Farhan berharap gerakan Great Bandung yang selama ini telah berjalan konsisten dapat berkembang hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.

“Saya sangat berharap bahwa komunitas Great Bandung yang pencapaiannya sudah luar biasa ini bisa berkembang sampai wilayah kecamatan dan kelurahan. Itu sangat tergantung kepada teman-teman dari Great Bandung,” ujarnya.

Farhan mengatakan, Pemkot Bandung, siap memberikan dukungan dan menyediakan ruang agar kolaborasi antara komunitas, masyarakat dan pemerintah dapat terus berjalan.

“Kalau pemerintah pokoknya akan menyediakan tempat dan memberikan dukungan sebisa mungkin agar kolaborasi antara komunitas dan masyarakat dengan program pemerintah berjalan,” ucapnya.

Farhan menilai model pengelolaan sampah yang dilakukan Great Bandung juga berpotensi direplikasi di daerah lain di Jawa Barat.

Ia menyebut, bukan tidak mungkin muncul komunitas serupa di berbagai daerah, seperti Great Bogor atau Great Sukabumi.

“Kalau untuk Kota Bandung, yang pasti ini salah satu contoh bagaimana inisiatif masyarakat ini menjadi motor penggerak utama untuk penanganan sampah dari hulu,” ujarnya.

Farhan mengaku masih terdapat sejumlah tantangan dalam pengelolaan sampah di Kota Bandung. Persoalan tersebut menurutnya terbagi menjadi aspek teknis dan nonteknis.

Dari sisi teknis, Pemkot Bandung masih melakukan pembenahan manajemen serta teknologi pengangkutan sampah.

“Setelah kami melakukan evaluasi bersama Bappenas, pihak pekerjaan umum serta Kementerian Lingkungan Hidup menunjukkan bahwa kemampuan kita untuk melakukan manajemen pengangkutan sampah yang baik itu juga masih jauh tertinggal. Jadi, kita sedang akan memperbaiki salah satunya,” katanya.

Sedangkan dari sisi nonteknis, tantangan terbesar adalah membangun kesadaran masyarakat untuk memilah sampah.

Menurut Farhan, pemilahan tidak bisa hanya mengandalkan imbauan. Masyarakat membutuhkan pengetahuan dan edukasi agar memahami jenis serta nilai dari sampah yang mereka hasilkan.

“Memilah itu harus ada pengetahuan dan edukasinya. Maka, kita mulai masuk lewat edukasi dan sosialisasi. Salah satu yang dilakukan adalah dengan menggunakan Gaslah. Itu yang resmi. Yang inisiatif komunitas seperti Great Bandung ini kan memaksa orang untuk mengetahui apa dan bagaimana cara memilah,” jelasnya.

Farhan mengatakan, secanggih apa pun teknologi pengolahan sampah yang digunakan, proses pemilahan tetap menjadi fondasi utama.

“Karena dari awal yang paling penting kita semua menyadari, mau teknologinya canggih apa pun yang digunakan untuk pengelolaan sampah harus ada pemilahan. Titik,” tuturnya.

Tags: kota bandungMuhammad Farhansampah

Related Posts

Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Cimayor Sumedang

Selamatkan Ayam Piaraan, Pria ASN di Bandung Tewas di Tangan Pencuri

Editor
1 November 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Seorang pria aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, tewas di tangan pencuri saat berusaha mempertahankan ayam...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat acara Anugerah ASN Berprestasi dan ASN Teladan Tahun 2026 di Hotel Grandia, Jumat 30 Oktober 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

ASN Award 2026 Kota Bandung untuk Memacu Kinerja

Editor
1 November 2026

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memberikan penghargaan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) berprestasi melalui ajang ASN Award. Penghargaan ini...

Foto : Tim gabungan berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Jumat (30/10). (BPBD Kabupaten Sinjai)

Kejadian Bencana dan Penanggulannya Per Sabtu 31 Oktober 2026

Editor
1 November 2026

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana di berbagai wilayah Indonesia berdasarkan laporan Direktorat Koordinasi Pengendalian...

Ilustrasi pelaku kejahatan.(Foto:Istimewa).

Polda Jabar Bongkar Siaran ‘Live Pornografi’, Penyedia dan Talent Ditangkap

Editor
31 Oktober 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Barat membongkar aktivitas siaran 'live pornografi' melalui situs web ilegal. Dua pelaku terlibat, terdiri dari penyedia dan...

Petugas memeriksa TKP karhutla.(Foto: Humas Kemenhut)

Kemenhut Tetapkan 2 Korporasi Tersangka Karhutla

Editor
31 Oktober 2026

JAKARTA - Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Ditjen Gakkumhut) menetapkan dua korporasi sebagai tersangka dalam perkara dugaan...

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla).(Foto: Humas Kemenhut)

Karhutla 2026: Hotspot Nasional 160 Titik, Kalteng Masih Jadi Fokus Operasi

Editor
31 Oktober 2026

JAKARTA - Jumlah hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi (high confidence) secara nasional tercatat 160 titik berdasarkan pemantauan SiPongi Kementerian Kehutanan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.