• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 3 Mei 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Ruang Publik Digital Didominasi Buzzer, Akademisi Indonesia Perlu Rebut Panggung Narasi

Editor
Minggu, 19 Oktober 2025 - 07:02
Smart City Garut

Digital (pexels.com)

SATUJABAR, JAKARTA – Pakar analisis media sosial menyoroti absennya peran akademisi dalam membentuk narasi di ruang publik digital Indonesia. Bahasan tersebut disampaikan oleh Ismail Fahmi, pendiri Drone Emprit dan Media Kernels Indonesia yang menjadi salah satu pembicara inti pada gelaran The 2025 International Conference on Computer, Control, Informatics and Its Application (IC3INA). Kegiatan yang dihelat di Ballroom BRIN Gatot Subroto Jakarta, Rabu (15/10) ini diprakarsai oleh Organisasi Riset Elektronika dan Informatika (OR EI) BRIN.

Dalam paparannya bertajuk “Siapa Pemilik Narasi? Data, Disinformasi, dan Hilangnya Suara Akademisi” Fahmi menekankan bahwa ranah media sosial telah menjadi medan pertempuran narasi yang didominasi oleh buzzer dan bot. Sementara suara akademisi yang berbasis data dan kebenaran justru “hilang” dan tertinggal di balik jurnal-jurnal ilmiah.

RelatedPosts

Hari Kebebasan Pers Sedunia 3 Mei, Ketua Dewan Pers: Pers Berkualitas Jadi Pilar Masa Depan yang Damai dan Adil

Harga Emas Batangan Antam Minggu 3/5/2026 Rp 2.796.000 Per Gram

Siapapun Lakukan Haji Ilegal Akan Ditindak!

Dikutip dari laman BRIN, dalam presentasinya, Ismail menjelaskan hasil analisis jaringan sosial (Social Network Analysis) yang membandingkan aktivitas digital antara Universitas-Universitas terkemuka di Amerika Serikat (AS), seperti Harvard, MIT, dan Stanford, dengan tiga universitas besar di Indonesia (UI, ITB, dan UGM).

Ditemukan adanya perbedaan aktivitas digital dari Universitas-Universitas di AS dan Indonesia. Pada Universitas di AS, jejaring akun institusi dan akademisi sangat aktif. Pembahasan yang dibangun bersifat global, mencakup isu-isu kritis seperti COVID-19, politik internasional, dan penemuan sains. Akademisi AS, seperti yang terlihat pada masa pandemi menjadi “influencer” pengetahuan yang aktif berdebat dan mengedukasi publik di media sosial.

Sedangkan Universitas Indonesia, keterlibatan di media sosial sangat minim dan cenderung bersifat institusional atau lokal. Hasil analisis Drone Emprit menunjukkan bahwa jejaring diskusi seputar Universitas Indonesia justru sangat dekat dengan isu politik. “Universitas kita tidak memiliki naratifnya sendiri di media sosial. Kita hanya ditarik oleh buzzer dan isu politik ke dalam naratif mereka,” tegas Ismail.

Ia mengakui adanya kendala yang membuat akademisi enggan bersuara, termasuk ketakutan kekerasan politik, tekanan institusional, hingga risiko hukum dan reputasi. Untuk mengatasi ini, ia menawarkan strategi komunikasi yang aman dan konstruktif bagi akademisi. Yaitu, fokus pada data bukan politik, mengadopsi jurnalisme konstruktif, dan memanfaatkan Artificial Intelligence (AI).

Fahmi menyerukan “Jika kita akademisi dan peneliti tetap menjadi penonton, maka siapa yang akan menjadi pemandu intelektual publik berbasis data? Data harus berada di ruang publik, bukan hanya di jurnal dan kelas”, ujarnya.

Ia berharap forum akademik dapat menjadi kekuatan intelektual publik dengan memastikan hasil penelitian memiliki tujuan ganda yaitu, literasi sains dan informasi real-time bagi masyarakat.

Tags: BRINRuang Publik Digital

Related Posts

Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat.(Foto: Dok. Dewan Pers)

Hari Kebebasan Pers Sedunia 3 Mei, Ketua Dewan Pers: Pers Berkualitas Jadi Pilar Masa Depan yang Damai dan Adil

Editor
3 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Peringatan World Press Freedom Day 2026 menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali peran strategis pers dalam menjaga...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Batangan Antam Minggu 3/5/2026 Rp 2.796.000 Per Gram

Editor
3 Mei 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas batangan Antam Minggu 2/5/2026 dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.796.000 per gram sebelum...

Kepala Biro Humas Kemenhaj, Moh. Hasan Afandi.(Foto: Humas Kemenhaj)

Siapapun Lakukan Haji Ilegal Akan Ditindak!

Editor
3 Mei 2026

Sejak 18 April hingga 1 Mei 2026, petugas Imigrasi RI telah mencegah keberangkatan 42 calon jemaah haji nonprosedural. SATUJABAR, JAKARTA...

Jemaah haji Indonesia di musim haji 2026.(Foto: Humas Kemenhaj)

Info Haji 2026: Kemenhaj Pastikan Bayar Dam Jalur Resmi

Editor
3 Mei 2026

Kemenhaj juga menyampaikan duka cita atas wafatnya dua jemaah di Madinah, yaitu Siti Sri Rahayu Sanusi dari kloter SOC-12 asal...

Stasiun Whoosh.(Foto: Dok. KCIC)

Penumpang Whoosh Capai 21.900 Saat Long Weekend Awal Mei

Editor
3 Mei 2026

SATUJABAR, BANDUNG - KCIC mencatat peningkatan volume penumpang Whoosh sekitar 15% dibandingkan dengan akhir pekan biasanya di saat warga menyambut...

(Foto: Diskominfo Kabupaten Sukabumi)

Hardiknas 2026: Pemkab Sukabumi Salurkan Beasiswa

Editor
3 Mei 2026

SATUJABAR, SUKABUMI - Pemerintah Kabupaten Sukabumi menyalurkan beasiswa kepada siswa berprestasi pada momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Sabtu (2/5/2026)....

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.